Jaga Imun Tetap Baik, Boleh Gak Sih Minum Obat TB Bareng Vitamin D?

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 31 Maret 2023 | 04:05 WIB
Jaga Imun Tetap Baik, Boleh Gak Sih Minum Obat TB Bareng Vitamin D?
Ilustrasi konsep tuberkulosis (freepik.com/vectorjuice)

Suara.com - Tuberkulosis (TB) masih menjadi momok di Indonesia, tapi masih banyak yang belum tahu cara merawat pasien TB agar cepat sembuh, termasuk boleh tidaknya minum obat TBC dibarengi vitamin D.

Perlu diketahui data terbaru Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO berdasarkan Global TUberculosis Report 2022, menyebut Indonesia negara kedua dunia pasien TB terbanyak.

TB adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri mycobacterium tuberculosis di paru-paru. Kondisi ini, kadang disebut juga dengan TB paru. Bakteri tuberkulosis yang menyerang paru-paru menyebabkan gangguan pernapasan, seperti batuk kronis dan sesak napas.

Selain itu TB juga salah satu penyakit infeksi menular yang penyebarannya melalui percikan air liur saat berbicara, batuk, atau bersin. Penularan penyakit ini sering kali pada kondisi imun yang rendah.

Tenaga kesehatan sampel thorax warga saat skrining tuberkulosis di Gelanggang Olahraga Otista, Jakarta, Kamis (9/2/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]
Tenaga kesehatan sampel thorax warga saat skrining tuberkulosis di Gelanggang Olahraga Otista, Jakarta, Kamis (9/2/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Masalahnya agar bisa sembuh, pasien TB harus rutin mengonsumsi obat TB setiap hari tanpa terlewat selama minimal 6 bulan.

Dokter Spesialis Paru Konsultan, Dr. dr. Fathiyah Isbaniah, Sp.P(K) mengatakan semua vitamin, khususnya vitamin D sangat berperan meningkatkan kinerja sistem imunitas.

Khusus untuk pasien TB sejauh ini, tidak ada kontra indikasi saat minum obat TBC dan vitamin D di saat bersamaan.

"Jadi sampai saat ini tidak ada kontra indikasi, tapi dia atur saja. Obat TB dimakan sebelum makan, dan vitamin D dimakan sesudah makan," jelas dr. Fathiyah dalam keterangan PT Kalbe Farma Tbk, yang diterima suara.com, Kamis (30/3/2023).

Dr. Fathiyah mengingatkan untuk memperhatikan jumlah dosis kadar vitamin D. Umumnya orang yang kekurangan vitamin D butuh sekitar 5000 IU per hari, sedangkan yang hanya sekedar memelihara daya tahan tubuh cukup dengan 1000 IU vitamin D sehari.

baca juga

"Jadi dosisnya harus diperhatikan agar berperan membangun sistem imun, kalau sangat kurang agar kinerjanya maksimal maka butuh dosis 5000 IU," papar dokter yang juga pengurus Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) itu.

Sementara itu Brand Manager Prove D3 & Zegavit PT Kalbe Farma Tbk, Kenny Kowira mengatakan penting untik lebih dulu memeriksa kadar kebutuhan vitamin D, agar jumlah yang dikonsumsi mencukupi.

Namun Kenny menemukan meski Indonesia negara tropis dengan banyak sinar matahari, tapi kadar vitamin D dalam tubuh penduduknya cenderung rendah, dan kurang dari kadar harian yang dibutuhkan.

"Ini penelitian pada sebagian besar masyarakat Indonesia, kategori golongan ibu hamil, anak-anak, usia produksi dan lansia. Apabila bisa tambahkan suplemen vitamin D, atau memperbaiki asupan makanan bernutrisi kaya vitamin D," tutup Kenny.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia Peringkat Kedua Jumlah Kasus Tuberkulosis Terbanyak di Dunia, Biang Kerok Penularannya Apa?

Indonesia Peringkat Kedua Jumlah Kasus Tuberkulosis Terbanyak di Dunia, Biang Kerok Penularannya Apa?

Health | Jum'at, 24 Maret 2023 | 17:45 WIB

Tuberkulosis di Indonesia Tembus 969 Ribu Kasus, Prof Tjandra: Tingkatkan Upaya 5 Pedoman dari WHO

Tuberkulosis di Indonesia Tembus 969 Ribu Kasus, Prof Tjandra: Tingkatkan Upaya 5 Pedoman dari WHO

Health | Jum'at, 24 Maret 2023 | 11:15 WIB

Hari Tuberkulosis Sedunia, Yuk Kenali Gejala dan Cara Pencegahannya

Hari Tuberkulosis Sedunia, Yuk Kenali Gejala dan Cara Pencegahannya

Health | Jum'at, 24 Maret 2023 | 09:37 WIB

Terkini

Chanathip Songkrasin Bersyukur Thailand Tidak Satu Grup dengan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup

Chanathip Songkrasin Bersyukur Thailand Tidak Satu Grup dengan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup

Bola | Selasa, 22 September 2026 | 14:43 WIB

Satu Kontainer Bermuatan Minyak Mentah Terbakar, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Lakukan Penyelidikan

Satu Kontainer Bermuatan Minyak Mentah Terbakar, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Lakukan Penyelidikan

News | Selasa, 22 September 2026 | 14:43 WIB

Keluarnya RKAB BYAN Diklaim Bukan Karena Haji Isam

Keluarnya RKAB BYAN Diklaim Bukan Karena Haji Isam

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 14:42 WIB

APBD Jakarta Menyusut Rp1,7 T! Anggaran Pendidikan dan Bansos Dipastikan Tetap Aman

APBD Jakarta Menyusut Rp1,7 T! Anggaran Pendidikan dan Bansos Dipastikan Tetap Aman

News | Selasa, 22 September 2026 | 14:39 WIB

Local Pride vs Made in Vietnam: Mending Indomobil Sprinto atau VinFast Viper?

Local Pride vs Made in Vietnam: Mending Indomobil Sprinto atau VinFast Viper?

Otomotif | Selasa, 22 September 2026 | 14:39 WIB

Masalah Pedal Rem, BYD Recall Lebih dari 180 Ribu Mobil

Masalah Pedal Rem, BYD Recall Lebih dari 180 Ribu Mobil

Otomotif | Selasa, 22 September 2026 | 14:35 WIB

Polisi Makassar 'Geruduk' Balai Kota Blitar: Buru Keterangan Wawali Elim Soal Utang Pileg Rp214 Juta

Polisi Makassar 'Geruduk' Balai Kota Blitar: Buru Keterangan Wawali Elim Soal Utang Pileg Rp214 Juta

Jatim | Selasa, 22 September 2026 | 14:30 WIB

Wacana Dukungan 2 Fraksi untuk Capres, Peluang Anies Makin Berat dan Gerak Kubu Jokowi Tertutup

Wacana Dukungan 2 Fraksi untuk Capres, Peluang Anies Makin Berat dan Gerak Kubu Jokowi Tertutup

News | Selasa, 22 September 2026 | 14:30 WIB

Belajar Menjaga Sungai dari Tradisi Lubuk Larangan Malako Kociak

Belajar Menjaga Sungai dari Tradisi Lubuk Larangan Malako Kociak

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 14:30 WIB

Review Buku Nadira: Perjalanan Panjang Berdamai dengan Luka

Review Buku Nadira: Perjalanan Panjang Berdamai dengan Luka

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 14:30 WIB

×