Indonesia Peringkat Kedua Jumlah Kasus Tuberkulosis Terbanyak di Dunia, Biang Kerok Penularannya Apa?

M. Reza Sulaiman, Fajar Ramadhan

Jum'at, 24 Maret 2023 | 17:45 WIB
Indonesia Peringkat Kedua Jumlah Kasus Tuberkulosis Terbanyak di Dunia, Biang Kerok Penularannya Apa?
Tenaga kesehatan melakukan skrining tuberkulosis terhadap warga di Gelanggang Olahraga Otista, Jakarta, Kamis (9/2/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Kasus penyakit tuberkulosis (TB) di Indonesia masih cukup tinggi. Bahkan, angka kasusnya di Indonesia masih cukup jauh dari capaian yang ditargetkan pada 2030 mendatang.

Ketua Umum Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Agus Dwi Susanto mengatakan, berdasarkan data Global Tuberculosis Report 2022, Indonesia menempati peringkat kedua di dunia setelah China. Dikatakan, hingga saat ini terdapat sebanyak 969 kasus.

“Berdasarkan data TB Report 2022, Indonesia menduduki peringkat kedua sebagai jumlah kasus TB terbanyak setelah China, jumlahnya kalau tidak salah 969 ribu jiwa atau 1 orang setiap 33 detik terkena TB,” ucap Agus dalam konferensi pers peringatan Hari Tuberkulosis Sedunia 2023, Jumat (24/3/2023).

Dokter spesialis paru dan Pokja Infeksi Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI), dr. Tutik Kusmiati, SpP (K) menjelaskan, pada dasarnya penularan TB ini juga terbilang mudah. Pasalnya, kuman TB akan dengan mudah menyerang masyarakat yang memiliki daya tahan tubuh atau imun rendah.

Tenaga kesehatan melakukan skrining tuberkulosis terhadap warga di Gelanggang Olahraga Otista, Jakarta, Kamis (9/2/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]
Tenaga kesehatan melakukan skrining tuberkulosis terhadap warga di Gelanggang Olahraga Otista, Jakarta, Kamis (9/2/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

“Jadi untuk kuman TB ini sangat mudah menginfeksi mereka-mereka yang imunnya rendah. Imun rendah ini bisa karena dia ada sakit imun, seperti TBC, kemudian diabet juga imunnya bisa menurun,” jelas dr. Tutik.

Sementara itu, TB juga mudah menyerang bagi pasien-pasien yang alami kanker atau sedang jalani cuci darah. Dr. Tutik menjelaskan, penyakit ini juga mudah menyerang bayi karena sistem imunnya belum sempurna.

“Kemudian pasien-pasien dengan penyakit imun lainnya, kanker, kemudian menjalani cuci darah, kemudian balita, balita itu imunnya masih belum sempurna, jadi dia orang-orang yang rentan alami TB,” sambung dr. Tutik.

Selain karena sistem imun, keluarga yang melakukan kontak erat dengan penderita juga berisiko tinggi. Apalagi, jika rumah penderita tersebut tidak memiliki ventilasi yang baik. Pasalnya, kuman TB sangat mudah bertahan lama pada situasi yang lembab.

“Selain itu, kontak erat serumah perlu diwaspadai karena mereka kumpul setiap hari dengan pasien-pasien TB. Otomatis lebih mudah terhirup dropletnya ya, apalagi kalau ventilasi di rumah tidak bagus, kuman TB bisa bertahan lama pada situasi yang lembab, gelap, dia bisa hidup lama, berbulan-bulan, bertahun-tahun,” jelasnya.

baca juga

Untuk itu, penting bagi penderita TB memiliki rumah dengan ventilasi yang baik. Hal tersebut akan mencegah risiko penularan kepada anggota keluarganya.

“Berbeda kalau ventilasinya baik, sirkulasinya baik, sinar matahari bisa masuk ke dalam rumah, itu bisa menurunkan konsentrasi. Kalau jendelanya kebuka kan bisa tidak terhirup, otomatis akan nyebar bisa ke luar tidak terhirup dengan anggota keluarga,” ujarnya.

Bukan hanya itu, dr. Tutik menegaskan, asupan nutrisi yang dikonsumsi juga menjadi faktor seseorang dapat tertular TB. Pasalnya, nutrisi yang masuk akan sangat berpengaruh pada imunitas tubuh. Untuk itu, dr. Tutik menyarankan agar mengonsumsi makanan-makanan yang bergizi.

“Kemudian nutrisi, untuk meningkatkan imun tentunya tidak terlepas dengan nutrisi. Nutrisinya harus yang bergizi. Kalau nutrisinya sudah rendah, kemudian ventilasi enggak bagus, lalu ada pasien TB yang tinggal serumah, itu akan semakin mempercepat terjadinya penularan,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tuberkulosis di Indonesia Tembus 969 Ribu Kasus, Prof Tjandra: Tingkatkan Upaya 5 Pedoman dari WHO

Tuberkulosis di Indonesia Tembus 969 Ribu Kasus, Prof Tjandra: Tingkatkan Upaya 5 Pedoman dari WHO

Health | Jum'at, 24 Maret 2023 | 11:15 WIB

Hari Tuberkulosis Sedunia, Yuk Kenali Gejala dan Cara Pencegahannya

Hari Tuberkulosis Sedunia, Yuk Kenali Gejala dan Cara Pencegahannya

Health | Jum'at, 24 Maret 2023 | 09:37 WIB

Tuberkulosis Anak Melonjak Dua Kali Lipat, Waspadai Gejala dan Cari Tahu Pencegahannya

Tuberkulosis Anak Melonjak Dua Kali Lipat, Waspadai Gejala dan Cari Tahu Pencegahannya

Health | Selasa, 21 Maret 2023 | 09:45 WIB

Terkini

Penyebab Harga Emas Pegadaian Hari Ini Gagal Penuhi Ekspektasi Melesat

Penyebab Harga Emas Pegadaian Hari Ini Gagal Penuhi Ekspektasi Melesat

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 10:10 WIB

Wujudkan Layanan Digital Setara, Menteri PANRB Gaungkan Konsep One Nation, One Experience

Wujudkan Layanan Digital Setara, Menteri PANRB Gaungkan Konsep One Nation, One Experience

News | Jum'at, 25 September 2026 | 10:08 WIB

Terus Memperkuat Sinergi, Telkom Akses Dorong Penguatan dan Penataan Infrastruktur Digital

Terus Memperkuat Sinergi, Telkom Akses Dorong Penguatan dan Penataan Infrastruktur Digital

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 10:05 WIB

Harga Pangan Nasional Kembali Naik, Cabai Keriting Tembus Rp105 Ribu

Harga Pangan Nasional Kembali Naik, Cabai Keriting Tembus Rp105 Ribu

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 10:04 WIB

Resolusi Hentikan Perang AS - Iran Ditolak Senat Amerika Serikat

Resolusi Hentikan Perang AS - Iran Ditolak Senat Amerika Serikat

News | Jum'at, 25 September 2026 | 10:03 WIB

3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review

3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 10:03 WIB

Daniel and the Fiery Furnace: Rahasia Iman dan Api Pembuangan di Babilonia!

Daniel and the Fiery Furnace: Rahasia Iman dan Api Pembuangan di Babilonia!

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 10:00 WIB

Visual Tumpah-tumpah! Potret Memesona Yeji ITZY Saat Hadir di Jakarta

Visual Tumpah-tumpah! Potret Memesona Yeji ITZY Saat Hadir di Jakarta

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 10:00 WIB

5 Cara Membersihkan Sepatu Suede yang Terkena Lumpur Tanpa Merusak Teksturnya

5 Cara Membersihkan Sepatu Suede yang Terkena Lumpur Tanpa Merusak Teksturnya

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 09:59 WIB

BI dan Hong Kong Sepakati Kerja Sama Pembayaran Lintas Negara Berbasis QR

BI dan Hong Kong Sepakati Kerja Sama Pembayaran Lintas Negara Berbasis QR

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 09:59 WIB

×