Pakar Sebut Label Potensi Bahaya Kemasan Justru Ciptakan Gizi Buruk, Kenapa?

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 05 April 2023 | 15:00 WIB
Pakar Sebut Label Potensi Bahaya Kemasan Justru Ciptakan Gizi Buruk, Kenapa?
Ilustrasi malnutrisi, gizi buruk. (Shutterstock)

Suara.com - Guru Besar Bidang Keamanan Pangan & Gizi di Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) Institut Pertanian Bogor (IPB), Ahmad Sulaeman, mengkhawatirkan pelabelan potensi bahaya kemasan yang belum jelas justru akan memperburuk gizi masyarakat.

Menurut Ahmad, hal itu menimbulkan ketakutan masyarakat untuk mengkonsumsi produk yang sebetulnya sangat dibutuhkan tubuh manusia. Masyarakat justru beralih ke produk-produk lain yang justru belum bisa terjamin kualitas dan kandungan gizi produknya.

Kebijakan pangan yang seolah ingin mengatasi sebuah masalah malah bisa menimbulkan masalah baru yang lebih besar.Dia mencontohkan seperti wacana pelabelan potensi bahaya Bisfenol A (BPA) dari kemasan galon guna ulang yang meskipun belum terbukti secara ilmiah.

Ilustrasi peneliti kesehatan. (Shutterstock)
Ilustrasi peneliti kesehatan. (Shutterstock)

Menurutnya, saat dilakukan pelabelan itu, masyarakat bisa dipastikan khawatir untuk meminum semua jenis yang namanya air minum dalam kemasan termasuk yang non BPA. Hal itu mengingat kemasan yang non BPA atau kemasan botol dan galon sekali pakai juga memiliki zat-zat kimia berbahaya.

“Pasti akan berimbas juga. Karena masyarakat taunya kan air minum dalam kemasan,” ujarnya.

Sementara, kata Sulaeman, air yang layak untuk diminum itu tidak banyak tersedia di masyarakat. Akhirnya, lanjutnya, masyarakat akan lebih baik untuk menahan tidak minum karena ada ketakutan untuk membeli air minum dalam kemasan.

“Akibat menahan haus, itu dampaknya jadi ke dehidrasi dan mungkin mengakibatkan munculnya berbagai penyakit lain. Kecuali pemerintah bisa menyediakan air minum secara gratis dan ada dimana-mana,” tukasnya.

Dengan ketakutan masyarakat untuk mengkonsumsi air minum kemasan itu, Sulaeman juga khawatir masyarakat akan banyak yang menggunakan air sumur sebagai air minum yang kualitasnya belum bisa dijamin baik untuk kesehatan.

“Jadi, jangan sampai hanya untuk menghindari satu bahaya yang belum terbukti kebenarannya tapi muncul bahaya baru. Kita menghindari bahaya dari kimia, tapi akhirnya muncul bahaya yang lain misalnya dari mikrobiologi,” tukasnya.

baca juga

Dia mengutarakan kalau dilihat dari aspek gizi, air adalah sumber kehidupan. Air menjadi gizi utama tubuh yaitu sekitar dua pertiga ukuran tubuh. Menurutnya, manusia bisa menahan lapar lebih dari 100 jam, Tapi, lanjutnya, kalau tidak minum lebih dari 100 jam atau beberapa jam saja, manusia itu akan mengalami dehidrasi.

“Apalagi sekarang sudah banyak masyarakat yang mengalami dehidrasi karena kekurangan air minum. Jadi, kalau kemudian masyarakat hanya karena gara-gara isu yang belum jelas nggak minum, ini kan sangat berbahaya dan berdampak bagi kesehatannya,” tuturnya.

Dia menjelaskan dampak dari kekurangan air minum itu bisa mengganggu metabolisme tubuh. Dehidrasi juga menimbulkan berbagai penyakit lainnya seperti darah tinggi, pusing, mual, darah menjadi kental, dan lain-lain. “Jadi sangat beresiko untuk kesehatan kita,” ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Cara Ibu Menyusui Cukup Minum dan Gizi Ketika Berpuasa, Kejar Pahala Sambil MengASIhi

4 Cara Ibu Menyusui Cukup Minum dan Gizi Ketika Berpuasa, Kejar Pahala Sambil MengASIhi

Health | Selasa, 04 April 2023 | 08:39 WIB

Bukti Belum Kuat, Pakar Gizi Pangan IPB Pertanyakan Urgensi Pelabelan BPA Galon

Bukti Belum Kuat, Pakar Gizi Pangan IPB Pertanyakan Urgensi Pelabelan BPA Galon

Health | Selasa, 14 Maret 2023 | 09:14 WIB

Orangtua Mesti Tahu, Ini Asupan Gizi Saat Sarapan yang Dibutuhkan Anak

Orangtua Mesti Tahu, Ini Asupan Gizi Saat Sarapan yang Dibutuhkan Anak

Health | Senin, 13 Maret 2023 | 09:24 WIB

Terkini

Kedubes AS di Arab Saudi: Warga Amerika Jangan ke Perbatasan Yaman, Risiko Terorisme

Kedubes AS di Arab Saudi: Warga Amerika Jangan ke Perbatasan Yaman, Risiko Terorisme

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:10 WIB

Kepergok Curi Sawit-Bacok Warga, Pria Ini Ditangkap saat Sembunyi Bersama Istri Siri

Kepergok Curi Sawit-Bacok Warga, Pria Ini Ditangkap saat Sembunyi Bersama Istri Siri

Sumut | Rabu, 16 September 2026 | 16:10 WIB

Peneliti Ubah Kotoran Sapi Menjadi Bahan Baku Lilin: Bagaimana Caranya?

Peneliti Ubah Kotoran Sapi Menjadi Bahan Baku Lilin: Bagaimana Caranya?

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 16:10 WIB

Prabowo: Kalau Tak Kuat Jadi Petugas Rakyat, Harus Minggir

Prabowo: Kalau Tak Kuat Jadi Petugas Rakyat, Harus Minggir

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:09 WIB

Bisnis Waralaba RI Tembus Rp143 Triliun, Tumbuh 10-15% per Tahun

Bisnis Waralaba RI Tembus Rp143 Triliun, Tumbuh 10-15% per Tahun

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 16:06 WIB

Tas Multifungsi Jadi Andalan, Siluet Clean dengan Material Leather Kian Diminati

Tas Multifungsi Jadi Andalan, Siluet Clean dengan Material Leather Kian Diminati

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 16:05 WIB

Menjemput Rezeki dari Balik Layar Gadget hingga Ujung Canting, Kisah Difabel Bertahan Hidup di Jogja

Menjemput Rezeki dari Balik Layar Gadget hingga Ujung Canting, Kisah Difabel Bertahan Hidup di Jogja

Jogja | Rabu, 16 September 2026 | 16:04 WIB

Tidak Semua Harus Dibagikan, Ini Alasan Pentingnya Membangun Batas Privasi di Dunia Maya

Tidak Semua Harus Dibagikan, Ini Alasan Pentingnya Membangun Batas Privasi di Dunia Maya

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 16:04 WIB

5 Bedak Padat yang Tahan Lama dan Glowing Sesuai Klaim dan Review Pengguna

5 Bedak Padat yang Tahan Lama dan Glowing Sesuai Klaim dan Review Pengguna

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 16:03 WIB

Perusahaan Diminta Tak Cuma Andalkan Awareness untuk Hadapi Serangan Siber

Perusahaan Diminta Tak Cuma Andalkan Awareness untuk Hadapi Serangan Siber

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 16:02 WIB

×