Tak Selalu Merugikan, Ini 5 Manfaat Sinar UV Bagi Kehidupan

Rifan Aditya | Suara.com

Kamis, 27 April 2023 | 19:02 WIB
Tak Selalu Merugikan, Ini 5 Manfaat Sinar UV Bagi Kehidupan
Ilustrasi paparan sinar UV. (Shutterstock) - Tak Selalu Merugikan, Ini 5 Manfaat Sinar UV Bagi Kehidupan

Suara.com - Teriknya sinar matahari kerap disebut sebagai hal yang merugikan karena kandungan sinar ultraviolet. Padahal, ada juga lho, manfaat sinar UV. Berikut beberapa di antaranya.

Merangkum berbagai sumber, sinat UV bisa dikategorikan menjadi 5 berdasarkan angka indeksnya, yaitu:

  • Sinar UV kategori extreme: 11 indeks UV ke atas
  • Sinar UV kategori very high risk: 8 - 10 indeks UV
  • Sinar UV kategori high: 6 - 7 indek UV
  • Sinar UV kategori moderate: 3 - 5 indeks UV
  • Sinar UV kategori low: 0 - 2 indeks UV.

Masing kategori sinar UV di atas bisa diurutkan memiliki risiko bahaya sangat ekstrem hingga rendah. Di Indonesia sendiri, ititik tertinggi ada di indeks UV very high, yaitu antara jam 8 pagi hingga jam 2 siang.

Manfaat Sinar UV

Setidaknya ada lima manfaat sinar UV bagi kehidupan sehari-hari, seperti yang disebutkan di bawah ini.

1. Meningkatkan Kualitas Udara

Sinar  UV meningkatkan kualitas udara dengan membunuh iritan yang menyebabkan penyakit seperti radang saluran sinus. Sinar UV melawan kontaminanl dari unit penanganan udara, insulasi fiberglass, dan jamur di udara. 

Selain itu, sinar UV juga menghilangkan bakteri yang resistan terhadap obat di rumah sakit lebih dari 97 persen. Jadi, siapa bilang sinar UV selamanya merugikan?

2. Mencegah Penyakit

Seperti yang disebutkan di atas, sinar UV membantu mengurangi atau bahkan menghilangkan penumpukan organik pada pendingin ruangan sehingga membunuh patogen dan mikroorganisme.

Umumnya, kasus ini ditemui pada sistem HVAC yang mengedarkan udara ke seluruh ruangan rumah atau gedung. Jadi jika seseorang sakit, kumannya menyebarkan virus dan bakteri di udara ke anggota keluarga atau rekan kerja yang sehat. 

3. Membasmi Jamur

Kontaminasi jamur di ruangan berAC adalah masalah umum yang tidak dapat diabaikan. Ini bisa menyebarkan rinitis alergi, penyakit menular dan organisme penyebab asma serta penyakit lainnya. 

Sinar UV membantu sistem pemurnian udara yang di rumah dengan menghilangkan jamur, kuman, bakteri, patogen, dan virus.

4. Memperkuat Sistem Imun Tubuh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sinar UV Ekstrem Melanda Indonesia, Ini 5 Bahayanya bagi Kesehatan Kulit

Sinar UV Ekstrem Melanda Indonesia, Ini 5 Bahayanya bagi Kesehatan Kulit

Your Say | Kamis, 27 April 2023 | 16:47 WIB

Cara Mengatasi Paparan Sinar Ultraviolet, Tak Cukup Pakai Sunscreen

Cara Mengatasi Paparan Sinar Ultraviolet, Tak Cukup Pakai Sunscreen

Health | Kamis, 27 April 2023 | 11:31 WIB

Suhu Panas dan Sinar UV Ekstrem Terjadi di Indonesia, BMKG Ungkap Penyebabnya

Suhu Panas dan Sinar UV Ekstrem Terjadi di Indonesia, BMKG Ungkap Penyebabnya

| Rabu, 26 April 2023 | 15:06 WIB

Indeks Sinar UV Sangat Tinggi, Begini Imbauan BMKG

Indeks Sinar UV Sangat Tinggi, Begini Imbauan BMKG

| Rabu, 26 April 2023 | 09:53 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB