Fakta dan Mitos Penyakit Asma, Benarkah Hanya Terjadi Pada Anak-Anak?

Bimo Aria Fundrika | Fajar Ramadhan | Suara.com

Senin, 08 Mei 2023 | 09:34 WIB
Fakta dan Mitos Penyakit Asma, Benarkah Hanya Terjadi Pada Anak-Anak?
Ilustrasi asma kambuh (unsplash.com)

Suara.com - Mitos mengenai beberapa penyakit tertentu kerap membuat masyarakat menjadi bingung. Salah satu penyakit yang kerap terdapat mitos tertentu yaitu asma. Penyakit pernapasan satu ini kerap muncul mitos yang membuat masyarakat sering salah dalam pengobatannya.

Penyakit asma sendiri merupakan kondisi yang tidak pernah bisa sembuh. Dokter Spesialis Paru, dr. Arief Bakhtiar, Sp.P(K) mengatakan, salah satu yang bisa membuat penderita asma hidup normal yaitu dengan mencegah pemicunya.

“Orang yang menderita asma itu tidak dapat sembuh. Namun, dapat dikendalikan gejalanya agar tidak muncul dan bisa hidup normal,” kata dr. Arief dalam Webinar Peringatan Hari Asma Sedunia, beberapa waktu lalu.

Namun, sebab banyaknya mitos-mitos yang beredar di masyarakat, membuat orang-orang salah memilih pengobatan sehingga asma menjadi semakin buruk.

Untuk itu, dr. Arief menjelaskan, pentingnya masyarakat mengetahui berbagai mitos dan fakta mengenai penyakit asma. Berikut ulasannya!

Mitos: Asma adalah penyakit anak-anak dan bisa sembuh seiring bertambahnya usia

Fakta: Penyakit asma bisa dialami di semua usia tidak hanya anak-anak. Asma juga tidak bisa sembuh, tetapi dikontrol. Dengan begitu, penderita tetap dapat hidup normal.

Mitos: Beberapa orang percaya asma adalah penyakit menular

Fakta: Asma bukanlah sebuah penyakit menular. Namun, ini infeksi virus pernapasan (seperti flu biasa) dan dapat menyebabkan serangan asma.

Mitos: Penderita asma tidak boleh melakukan aktivitas fisik atau olahraga.

Fakta: Penderita asma tetap dapat lakukan aktivitas fisik ataupun olahraga. Namun, olahraga yang dilakukan juga harus dipilih dan hati-hati saat melakukannya.

Mitos: Asma hanya dapat dikontrol melalui steroid dosis tinggi.

Fakta: Asma dapat dikendalikan dengan steroid dosis rendah setiap hari.

Mitos: Asma adalah penyakit psikologi atau emosional.

Fakta:  Asma memang dapat dipicu karena depresi, kecemasan, atau stres. Namun, penyebab asma bukan hanya karena masalah psikologis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Asma Sedunia 2023 Dorong Masyarakat Ketahui Gejala, Pengobatan, Serta Cara Mencegahnya

Hari Asma Sedunia 2023 Dorong Masyarakat Ketahui Gejala, Pengobatan, Serta Cara Mencegahnya

Health | Selasa, 02 Mei 2023 | 20:15 WIB

Penderita Asma Tidak Bisa Olahraga Gegara Bikin Kambuh, Benarkah?

Penderita Asma Tidak Bisa Olahraga Gegara Bikin Kambuh, Benarkah?

Health | Selasa, 02 Mei 2023 | 15:36 WIB

5 Bahaya Makanan Mengandung Formalin yang Nyaris Disantap Jokowi dan Keluarga

5 Bahaya Makanan Mengandung Formalin yang Nyaris Disantap Jokowi dan Keluarga

Health | Kamis, 27 April 2023 | 18:45 WIB

Terkini

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB