Angka Kanker Paru-Paru di Indonesia Masih Tinggi, Paling Banyak Terjadi Pada Usia Muda?

Bimo Aria Fundrika, Fajar Ramadhan

Rabu, 31 Mei 2023 | 16:32 WIB
Angka Kanker Paru-Paru di Indonesia Masih Tinggi, Paling Banyak Terjadi Pada Usia Muda?
Ilustrasi Kanker Paru-Paru (Freepik/user17432319)

Suara.com - Kanker paru-paru hingga kini masih terbilang cukup tinggi. Berdasarkan data Globocan 2020, penyakit kanker paru-paru berada pada urutan ketiga tertinggi setelah kanker payudara dan kanker serviks.

Lebih parahnya, di Indonesia sendiri justru kanker paru-paru lebih banyak terjadi pada usia muda. Hal ini disampaikan langsung oleh Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK UI) dr Sita Andarini PhD, SpP (K).

Berdasarkan keterangan dr Sita, dibandingkan luar negeri, kasus kanker paru-paru di Indonesia justru lebih banyak terjadi pada usia muda.

Kanker Paru-Paru (pexels.com)
Kanker Paru-Paru (pexels.com)

“Usia kanker paru di Indonesia lebih muda. Iya betul. Kalau kita lihat data di luar negeri, kanker paru itu umurnya 68.  Data di Indonesia, 10 tahun lebih muda, median usia tengah dari penderita kanker yaitu 58 tahun,” jelas dr Sita media gathering Memperingati World No Tobacco Day, Rabu (31/5/2023).

Alasan banyaknya kasus usia muda alami kanker paru-paru karena kebiasaan merokok. Hal ini karena usia muda di Indonesia sudah mulai merokok. Sementara dampak jangka panjang dari merokok itu adalah bisa sebabkan kanker paru-paru.

“Kenapa? Karena mulai merokok di Indonesia, lebih muda dibandingkan luar negeri.  Satu itu, usianya lebih muda,” sambungnya.

Tidak hanya itu, kasus kanker paru-paru juga lebih banyak menyerang perempuan dibanding laki-laki. Tingginya angka kanker paru-paru ini karena untuk melakukan pemeriksaan dini cukup sulit. Pasalnya, dibanding kanker payudara yang bisa diketahui secara fisik, kanker paru-paru justru sulit.

“Kedua, adalah selain usia lebih muda, perempuan lebih banyak. Sementara  kalau payudara mungkin setiap orang sadari atau periksa payudara sendiri. Kalau kanker paru, awarnessnya meningkat karena covid,” ujar dr Sita.

Meski demikian, bukan berarti tidak ada upaya yang dapat dilakukan untuk skrining dan deteksi dini kanker paru-paru. Berdasarkan keterangan dr Sita, seseorang bisa mencegah dengan berhenti merokok serta pola hidup sehat. Penting juga lakukan skrining dan deteksi dini khususnya pada orang dengan risiko tinggi.

baca juga

“Pencegahannya tentu saja merokok dll dihindari.  Selain itu skrining dan deteksi dini. Skrining sebelum gejala muncul pada orang yang risiko tinggi, deteksi dini kalau muncul gejala.  Apa gejalanya? Empat, batuk, batuk darah, nyeri dada dan sesak nafas,” pungkas dr Sita.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aldi Taher Makin Kocak setelah Jadi Penyintas Kanker: Aku Begini biar Happy Terus, Nggak Boleh Sedih

Aldi Taher Makin Kocak setelah Jadi Penyintas Kanker: Aku Begini biar Happy Terus, Nggak Boleh Sedih

Lifestyle | Rabu, 31 Mei 2023 | 14:26 WIB

Catat ! Deretan Gejala dan Faktor Penyebab Kanker Mulut

Catat ! Deretan Gejala dan Faktor Penyebab Kanker Mulut

Poptren | Selasa, 30 Mei 2023 | 09:02 WIB

Tidak Bergejala, Ini Cara Deteksi Kanker Ovarium: Salah Satu Kematian Terbesar Perempuan!

Tidak Bergejala, Ini Cara Deteksi Kanker Ovarium: Salah Satu Kematian Terbesar Perempuan!

Health | Minggu, 28 Mei 2023 | 09:41 WIB

Terkini

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:40 WIB

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:14 WIB

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

Pakar Geopolitik: Konser Andrea Bocelli di Borobudur Harus Jadi Pesan Perdamaian Dunia

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:04 WIB

×