Rahasia Mengapa Berolahraga di Malam Hari Bisa Jadi Awal Mula Gaya Hidup Sehat, Baik atau Buruk Sih?

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Kamis, 01 Juni 2023 | 08:54 WIB
Rahasia Mengapa Berolahraga di Malam Hari Bisa Jadi Awal Mula Gaya Hidup Sehat, Baik atau Buruk Sih?
Tren olahraga di malam hari. (Shutterstock)

Suara.com - Olahraga di malam hari semakin populer sebagai gaya hidup sehat di kalangan masyarakat perkotaan. Meskipun demikian, masih ada beberapa persepsi yang perlu diperbaiki terkait kebiasaan "asal sehat" yang sering terjadi.

Banyak orang memilih untuk berolahraga di malam hari karena jadwal yang padat di siang hari dan sebagai cara untuk bersantai dan merilekskan diri. Meski begitu, olahraga di malam hari memiliki kekurangannya juga. Yuk simak.

Kelebihan Melakukan Olahraga di Malam Hari:

Menghilangkan Kepenatan

Setelah seharian bekerja, kita pasti ingin melepaskan rasa lelah dan stres. Berolahraga seperti berlari, angkat beban, bersepeda, atau olahraga lain yang disukai dapat membantu menghilangkan kepenatan tersebut.

Ilustrasi Olahraga Malam Hari. (pexels/rosemary ketchum)
Ilustrasi Olahraga Malam Hari. (pexels/rosemary ketchum)

Performa Terbaik

Jumlah kalori yang terbakar saat berolahraga di pagi hari bisa sama dengan saat berolahraga di malam hari. Hal ini tergantung pada kebiasaan energi tubuh dalam sehari. Jika kita merasa memiliki energi yang lebih tinggi pada malam hari, kita akan lebih maksimal dalam berolahraga pada waktu tersebut.

Tidak Diburu oleh Waktu

Saat berolahraga di malam hari, kita tidak akan terburu-buru oleh aktivitas lain. Ini memberi kita waktu untuk lebih fokus pada olahraga dan menjalankannya dengan lebih baik.

Kekurangan Melakukan Olahraga di Malam Hari:

Kesempatan Bersosialisasi Berkurang

Setelah sibuk bekerja, kita mungkin ingin berkumpul dengan teman-teman. Namun, hal tersebut bisa tertunda karena fokus pada program diet dan olahraga yang sedang dijalani.

Gangguan Pola Tidur

Olahraga di malam hari dapat meningkatkan metabolisme tubuh, sehingga sulit untuk tidur. Hal ini terjadi jika jarak antara waktu olahraga dan tidur malam terlalu dekat. Tingkat hormon adrenalin dan hormon stres juga meningkat saat berolahraga.

Kehabisan Energi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

FIFA Match Day Indonesia Vs Argentina, Bukan Sekedar Laga Persahabatan

FIFA Match Day Indonesia Vs Argentina, Bukan Sekedar Laga Persahabatan

Your Say | Rabu, 31 Mei 2023 | 08:59 WIB

Guru Olahraga di Kabupaten Pinrang Cabuli 12 Murid Sekolah Dasar

Guru Olahraga di Kabupaten Pinrang Cabuli 12 Murid Sekolah Dasar

Sulsel | Rabu, 31 Mei 2023 | 07:06 WIB

Tiga Ketua Cabor Diperiksa Kasus Dana Hibah KONI Sumsel Rp 37 Miliar

Tiga Ketua Cabor Diperiksa Kasus Dana Hibah KONI Sumsel Rp 37 Miliar

Sumsel | Selasa, 30 Mei 2023 | 13:59 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB