Risiko Perokok Sakit Jantung Koroner Setara dengan Penderita Hipertensi

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 01 Juni 2023 | 15:09 WIB
Risiko Perokok Sakit Jantung Koroner Setara dengan Penderita Hipertensi
Ilustrasi rokok - alasan harga rokok naik (Pexels)

Suara.com - Penelitian terbaru menunjukan merokok setara dengan hipertensi yang menyebabkan penyakit jantung koroner (PJK). Bahkan peluang sakit ini meningkat hingga 50 persen bila menggunakan produk tembakau.

Ketua Umum Yayasan Jantung Indonesia, Esti Nurjadin mengatakan sakit jantung koroner karena merokok jadi penyebab kematian yang bisa dicegah di seluruh dunia. 

"Tembakau sebagai bahan utama dari rokok dikaitkan dengan beberapa masalah kesehatan termasuk penyakit jantung dan kardiovaskular dan banyak penyakit berbahaya lainnya," ujar Esti melalui keterangan yang diterima suara.com, Rabu (31/5/2023).

Penyakit jantung koroner adalah gangguan fungsi jantung akibat otot jantung kekurangan darah, karena penyumbatan atau penyempitan pada pembuluh darah koroner akibat kerusakan lapisan dinding pembuluh darah.

Ilustrasi rokok. (Pixabay/@realworkhard)
Ilustrasi rokok. (Pixabay/@realworkhard)

Menariknya kata Esti, saat seseorang putuskan berhenti merokok dalam satu tahun pertama risiko sakit jantung koroner menurun hingga 50 persen.

Selanjutnya, jika ingin benar-benar pulih dari sakit jantung koroner atau menurunkan risiko jatuh sakit, perubahan pola hidup sehat harus dilakukan, khususnya pola makan dan aktivitas fisik sehari-hari.

“Pola makan yang sehat dapat mengurangi banyak risiko penyakit kronis juga dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh kita dan meningkatkan kesehatan mental kita. Diet seimbang mencakup berbagai buah-buahan, sayuran, biji-bijian, protein tanpa lemak, dan lemak sehat”, papar Esti.

Pernyataan ini juga diperkuat dengan pendapat Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, dr. Ario Soeryo Kuncoro, SpJP(K), FIHA, FAsCC yang mengatakan rokok jadi faktor utama penyebab sakit jantung koroner setara dengan obesitas, hipertensi, kolesterol tinggi dan diabetes.

“Ini penyebab tersering yang kita bisa ubah. Yang tidak bisa diubah yaitu genetik. Periksakan tekanan darah Anda secara rutin. Semakin dini hipertensi diketahui dan diatasi serta menghindari penyebabnya, maka semakin rendah resiko komplikasi yang akan terjadi”, tutup dr. Ario.

baca juga

Sementara itu melansir situs Kementerian Kesehatan, merokok terbukti jadi faktor risiko terbesar untuk kematian mendadak. Risiko penyakit jantung koroner meningkat 2 hingga 4 kali pada perokok dibandingkan dengan yang bukan perokok. Risiko ini meningkat seiring pertambahan usia dan jumlah rokok yang dihisap.

Di sisi lain Indonesia merupakan negara keempat dengan konsumsi rokok terbesar di dunia setelah China, Amerika Serikat dan Rusia . Jumlah batang rokok yang dikonsumsi cenderung meningkat dari 182 miliar batang pada tahun 2001 menjadi 260,8 miliar  batang pada tahun 2009 di Indonesia. 

Total kematian akibat konsumsi rokok mencapai 190.260 orang, 100.680 laki-laki dan 50.520 perempuan. Sehingga 12,7% dari total kematian pada tahun 2010 di Indonesia disebabkan karena rokok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hati-hati! Rokok Bisa Membuat Ukuran Mr.P Jadi Mengecil

Hati-hati! Rokok Bisa Membuat Ukuran Mr.P Jadi Mengecil

Poptren | Rabu, 31 Mei 2023 | 21:21 WIB

Ingin Ukuran Mr.P Besar, Hindari Rokok, Ini Penjelasan Dokter Boyke Soal Hubungan Rokok dan Mr.P

Ingin Ukuran Mr.P Besar, Hindari Rokok, Ini Penjelasan Dokter Boyke Soal Hubungan Rokok dan Mr.P

Bandungbarat | Rabu, 31 Mei 2023 | 20:17 WIB

Dinkes Sleman Catat Ada Peningkatan Perokok Pemula, Terutama Rokok Elektrik

Dinkes Sleman Catat Ada Peningkatan Perokok Pemula, Terutama Rokok Elektrik

Jogja | Rabu, 31 Mei 2023 | 13:01 WIB

Terkini

Ubek-ubek Kantor BPN Mojokerto, KPK Amankan Gepokan Amplop Berisi Uang Pemohon Tanah

Ubek-ubek Kantor BPN Mojokerto, KPK Amankan Gepokan Amplop Berisi Uang Pemohon Tanah

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 16:46 WIB

Jelang Timnas Indonesia vs Singapura Besok, Gavin Lee Tak Ciut Hadapi Tekanan Suporter Garuda

Jelang Timnas Indonesia vs Singapura Besok, Gavin Lee Tak Ciut Hadapi Tekanan Suporter Garuda

Bola | Kamis, 24 September 2026 | 16:45 WIB

Menkeu, Gubernur BI hingga Danantara Kumpul di DPR, Dasco: Satukan Arah Kebijakan

Menkeu, Gubernur BI hingga Danantara Kumpul di DPR, Dasco: Satukan Arah Kebijakan

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 16:42 WIB

Jaksa Tuntut Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto 5,5 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Nikel

Jaksa Tuntut Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto 5,5 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Nikel

News | Kamis, 24 September 2026 | 16:42 WIB

3 Buku Parenting Rekomendasi Nikita Willy, Sukses Didik Anak Tumbuh Optimal

3 Buku Parenting Rekomendasi Nikita Willy, Sukses Didik Anak Tumbuh Optimal

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 16:40 WIB

Pelatih Bangladesh Blak-blakan Jelang Lawan Timnas Indonesia: Suporter Jangan Banyak Berharap

Pelatih Bangladesh Blak-blakan Jelang Lawan Timnas Indonesia: Suporter Jangan Banyak Berharap

Bola | Kamis, 24 September 2026 | 16:38 WIB

Pertamini dan Pengecer BBM di Kendari Dibongkar Petugas

Pertamini dan Pengecer BBM di Kendari Dibongkar Petugas

Sulsel | Kamis, 24 September 2026 | 16:37 WIB

Soal Gugatan Ijazah Gibran di MK, Ganjar: Kita Tunggu Saja Prosesnya

Soal Gugatan Ijazah Gibran di MK, Ganjar: Kita Tunggu Saja Prosesnya

News | Kamis, 24 September 2026 | 16:35 WIB

Menengok Gemasnya Kamar Hotel Bertema Aminasi 'JUMBO', Seru untuk Liburan Keluarga

Menengok Gemasnya Kamar Hotel Bertema Aminasi 'JUMBO', Seru untuk Liburan Keluarga

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 16:34 WIB

Cerita Ngeri Kapten Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Diberondong 4 Peluru Koma 3 Hari

Cerita Ngeri Kapten Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026: Diberondong 4 Peluru Koma 3 Hari

Bola | Kamis, 24 September 2026 | 16:33 WIB

×