Berkaca dari Fajri yang Bobotnya 300 Kg, Dokter Ingatkan Risiko Serangan Jantung dan Gagal Jantung Pada Obesitas

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 14 Juni 2023 | 17:04 WIB
Berkaca dari Fajri yang Bobotnya 300 Kg, Dokter Ingatkan Risiko Serangan Jantung dan Gagal Jantung Pada Obesitas
Moch Fajri (27), pria obesitas yang memiliki bobot tubuh 300 kilogram dievakuasi menggunakan forklift dan bak terbuka ke RSUD Kota Tangerang. [Dok. Istimewa]

Suara.com - Dokter spesialis jantung mengingatkan risiko gagal jantung dan serangan jantung pada kasus obesitas parah seperti yang dialami Muhammad Fajri dengan bobot tubuh 300 kilogram.

Obesitas adalah penumpukan lemak yang berlebihan akibat ketidakseimbangan asupan energi (energy intake) dengan energi yang digunakan (energy expenditure) dalam waktu lama.

Cardiovascular Imaging RS Abdi Waluyo, dr. Prasetyo Andriono, Sp.JP menjelaskan semakin banyak lemak di tubuh, meningkatkan peradangan di pembuluh darah yang akhirnya bisa menyebabkan sumbatan.

Kondisi ini menyebabkan tidak semua bagian tubuh mendapat asupan makanan berupa oksigen dalam darah yang cukup, bagian organ yang tidak mendapat darah pada akhirnya akan meradang.

Muhammad Fajri pria berbobot 300 kilogram terbaring di rumah sakit. (RSUD Kota Tangerang/Wawan Kurniawan)
Muhammad Fajri pria berbobot 300 kilogram terbaring di rumah sakit. (RSUD Kota Tangerang/Wawan Kurniawan)

"Nah, perubahan bedanya antara yang dapat makan dan tidak dapat makanan itu sudah bikin kekurangan oksigen pada daerah yang nggak dikasih makanan, itu saja sudah bikin radang. Makanya makin tebal perut maka makin gampang serangan jantung," jelas dr. Prasetyo.

Dokter yang juga spesialis pembuluh darah ini menjelaskan, lemak yang banyak membuat jantung harus bekerja ekstra untuk memompa darah, karena semakin banyak sel yang harus diberi makan termasuk sel lemak sekalipun.

"Jadi kalau lemaknya semakin banyak, otomatis darah yang luas area untuk diberikan pompa darah lebih banyak. Ibaratnya satu kilometer dengan satu meter, kalau makin banyak lemaknya, jantung harus pompa lebih banyak lagi," sambung dr. Prasetyo.

Hasilnya, kata dr. Prasetyo ini juga jadi alasan lingkar perut salah satu pemeriksaan kesehatan, untuk melihat risiko sakit jantung pada seorang pasien.

"Ini juga radang bikin sumbatan, jadi makanya lemak di perut ada parameter yang selalu kita cek. Apakah pasien ini berisiko atau tidak," tutup dr. Prasetyo.

baca juga

Sebelumnya viral, kisah pilu lelaki berusia 27 tahun Muhammad Fajri yang mengalami obesitas karena punya bobot 300 kilogram hingga harus dirawat di RSCM Jakarta Pusat.

Proses pemindahan tubuh Fajri juga berlangsung dramatis, karena sampai harus membongkar pintu rumah dan dibawa dengan kendaraan pemindah barang yakni forklift untuk menyangga tubuhnya.

Tubuh Fajri juga sampai harus dipindahkan menggunakan mobil pick up dan, butuh puluhan orang untuk membopongnya hingga sampai di RSCM untuk mendapat perawatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kondisi Obesitas Fajri 300 kg Jadi Kasus Langka di Indonesia, Bisa Sembuh?

Kondisi Obesitas Fajri 300 kg Jadi Kasus Langka di Indonesia, Bisa Sembuh?

Health | Rabu, 14 Juni 2023 | 14:30 WIB

RSCM Ungkap Kondisi Pasien Obesitas Fajri 300 kg, Tidak Bisa Tidur Telentang Sampai Makan Pakai Selang

RSCM Ungkap Kondisi Pasien Obesitas Fajri 300 kg, Tidak Bisa Tidur Telentang Sampai Makan Pakai Selang

Health | Rabu, 14 Juni 2023 | 14:04 WIB

Berbobot 300 Kg, RSCM Modif Ranjang Pasien hingga Bongkar Pintu Demi Rawat Fajri Pria Obesitas Asal Tangerang

Berbobot 300 Kg, RSCM Modif Ranjang Pasien hingga Bongkar Pintu Demi Rawat Fajri Pria Obesitas Asal Tangerang

News | Rabu, 14 Juni 2023 | 13:31 WIB

Terkini

Tips Mengelola Keuangan Secara Cerdas dengan Aplikasi Digital

Tips Mengelola Keuangan Secara Cerdas dengan Aplikasi Digital

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Warna dan Motif Makin Berani, Gaya Fashion Kini Jadi Ruang Ekspresi Personal

Warna dan Motif Makin Berani, Gaya Fashion Kini Jadi Ruang Ekspresi Personal

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Mencetak Tak Lagi Cuma di Kertas, Tapi Juga Kemasan Estetik hingga Fashion Kustom

Mencetak Tak Lagi Cuma di Kertas, Tapi Juga Kemasan Estetik hingga Fashion Kustom

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:51 WIB

Belanja di Frestive Lebih Hemat dengan Cashback Rp100 Ribu dari BRI

Belanja di Frestive Lebih Hemat dengan Cashback Rp100 Ribu dari BRI

Bri | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:19 WIB

6 Bulan PP Tunas, Menkomdigi Ungkap Jutaan Akun Anak Sudah Ditindak

6 Bulan PP Tunas, Menkomdigi Ungkap Jutaan Akun Anak Sudah Ditindak

Video | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Semarak Oishi Matsuri 2026: Kuliner, Perencanaan Finansial, dan Privilese Spesial Barca BRI

Semarak Oishi Matsuri 2026: Kuliner, Perencanaan Finansial, dan Privilese Spesial Barca BRI

Bri | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Kematian Sutrimo Disebut Bukan Tindak Pidana, Pengacara Febrie: Jangan Ada Spekulasi

Kematian Sutrimo Disebut Bukan Tindak Pidana, Pengacara Febrie: Jangan Ada Spekulasi

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Cara Pre-Order iPhone 18 Series Ekstra Hemat Pakai BRImo

Cara Pre-Order iPhone 18 Series Ekstra Hemat Pakai BRImo

Bri | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:58 WIB

Pilihan Skincare Lokal Makin Beragam di Tengah Tren Beauty

Pilihan Skincare Lokal Makin Beragam di Tengah Tren Beauty

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:48 WIB

Beauty Routine Makin Personal, 100 Skincare hingga Fragrance Jadi Pilihan Konsumen 2026

Beauty Routine Makin Personal, 100 Skincare hingga Fragrance Jadi Pilihan Konsumen 2026

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:36 WIB

×