Anak Gemuk Tidak Berarti Sehat, Dokter Tegaskan Tubuh Slim Justru yang Ideal

M. Reza Sulaiman, Lilis Varwati

Kamis, 10 Agustus 2023 | 10:46 WIB
Anak Gemuk Tidak Berarti Sehat, Dokter Tegaskan Tubuh Slim Justru yang Ideal
ilustrasi anak gemuk, bayi gemuk. (shutterstock)

Suara.com - Anak gemuk kerap dianggap lucu dan menggemaskan oleh orang dewasa. Tak sedikit juga masyarakat Indonesia yang menganggap wajar anak gemuk asalkan terlihat sehat dari luar. Padahal, anak sehat bukan ditandai dengan tubuh gemuk.

Dokter spesialis anak di Rumah Sakit Pondok Indah Jakarta dr. Novitria Dwinanda, Sp.A., mengakui kalau masih banyak orang tua yang membiarkan anak-anak mereka gemuk asalkan terlihat sehat. Selain itu juga membiarkan bila anak bertubuh pendek.

"Sekarang tren ada dua, gemuk itu lucu dan kedua tren gak apa-apa kalau cucu badannya pendek yang penting aktif," ungkap dokter Novitria dalam temu media di Jakarta beberapa waktu lalu.

Dia menegaskan kalau anak-anak yang sehat harus ditandai dengan pengukuran kurva tumbuh kembang yang telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan. Berat badan anak juga harus ideal, jangan sampai mereka menjadi obesitas atau kekurangan nutrisi sehingga terlalu kurus.

ilustrasi anak gemuk. (Shutterstock)
ilustrasi anak gemuk. (Shutterstock)

"Oleh karena itu kita harus sebarkan kalau anak sehat itu aktif, bisa kritis, bisa analisis, dia cerdas," jelasnya.

Sementara itu, secara fisik juga anak tidak terlihat terlalu gemuk atau pun kurus. Menurut dokter Novitria, kebanyakan dokter anak pasti akan melihat kalau anak yang sehat tubuhnya akan cenderung langsing juga sesuai dengan kurva pertumbuhan anak.

"Kalau neneknya biasanya heboh lihatnya kurus banget. Tapi kadang mata kita (dokter) memang beda lihatnya. Oleh karena itu, jadi pakai alat timbang ukur dan ploating pertumbuhannya karena IQ-nya yang akan kita pegang," ujarnya.

Makanan juga minuman yang dikonsumsi anak, terutama dua tahun usia pertamanya, sangat menentukan pertumbuhan fisik juga otaknya. Oleh sebab itu, dokter Novitria menegaskan kepada para orang tua agar betul-betul memperhatikan sumber nutrisi makanan untuk anak agar tidak kekurangan nutrisi atau malah obesitas.

"Anak itu butuhnya karbo, protein hewani, dan lemak. Kenapa bukan protein nabati? Karena protein nabati mengandung asam amino non esensial yang tubuh bisa buat sensiri. Asam amino esensial itu yang kita gak bisa buat. Itu kita butuh juga buat pertumbuhan otak," jelasnya.

Secara komposisi, makanan anak harus terdiri dari 50-60 persen karbohidrat, 10-15 persen protein hewani, dan 30-40 persen lemak. Jumlah tersebut disesuaikan dengan kebutuhan kalori per kilogram badan berat anak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Prasangka Salah pada Anak Balita, Yuk Mulai Belajar Arti Emosi si Kecil!

7 Prasangka Salah pada Anak Balita, Yuk Mulai Belajar Arti Emosi si Kecil!

Your Say | Rabu, 09 Agustus 2023 | 07:52 WIB

5 Fakta Balita Sedang Main Masak-masakan, Ditabrak Anggota DPRD Lampung hingga Tewas

5 Fakta Balita Sedang Main Masak-masakan, Ditabrak Anggota DPRD Lampung hingga Tewas

News | Kamis, 03 Agustus 2023 | 16:42 WIB

Balita Suka Menjerit Tanpa Alasan? Ini 7 Tips untuk Mengatasinya

Balita Suka Menjerit Tanpa Alasan? Ini 7 Tips untuk Mengatasinya

Your Say | Rabu, 02 Agustus 2023 | 18:42 WIB

Terkini

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Health | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:20 WIB

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:10 WIB

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 14:30 WIB

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 11:00 WIB

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:12 WIB

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:23 WIB