Orangtua Wajib Waspada! Polusi Udara di Jakarta Bisa Sebabkan Anak Stunting

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 18 Agustus 2023 | 16:05 WIB
Orangtua Wajib Waspada! Polusi Udara di Jakarta Bisa Sebabkan Anak Stunting
Suasana Jakarta yang terlihat samar karena polusi udara difoto dari atas Gedung Perpustakaan Nasional (Perpusnas), Jakarta, Selasa (25/7/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Belajar dari kasus anak Tasya Kamila hingga cucu Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi jatuh sakit karena polusi udara di Jakarta, dokter spesialis paru mengingatkan dampak polusi udara pada anak bisa menyebabkan stunting.

Kenyataan ini dibenarkan Dokter Spesialis Paru , Dr. dr. Feni Fitriani Taufik yang menjelaskan organ tubuh anak belum berkembang sempurna, seperti para yang belum berfungsi masimal yang akhirnya akan menganggu sistem kekebalan tubuh anak.

"Anak-anak rentan terhadap polusi karena sistem imunitasnya masih belum sempurna. Kondisi pajanan polusi itu bisa jadi kendala di masa hidup selanjutnya. Sakin dini dia terpajan polutan, ISPA (infeksi saluran pernapasan atas)nya makin seirng inflamasi akan ganggu daya tahan tubuh perkembangan," ujar Dr. Feni saat konferensi pers dengan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), Jumat (18/8/2023).

Kondisi inilah yang akhirnya anak berisiko stunting, karena penyerapan gizinya tidak maksimal akibat kekebalan tubuhnya terganggu. Terlebih dengan anak punya riwayat alergi bisa meningkatkan risiko sakit asma.

Kabut polusi udara di Jakarta pada Rabu (16/82023). [Suara.com/Chandra]
Kabut polusi udara di Jakarta pada Rabu (16/82023). [Suara.com/Chandra]

"Jadi anak-anak yang terkena polusi udara tidak selesai pada saat itu anak sembuh ISPA. Bisa berpengaruh saat dewasa muda hingga lansia lalu risiko asma meningkat. Bahkan jika dibiarkan dan diabaikan bisa jadi berkembang ke penyakit paru kronik," jelas Dr. Feni.

"Polusi udara ini dikaitkan dengan keterlambatan pertumbuhan dan stunting, inflamasi yang terjadi akan berkelanjutan, dan menganggu tumbuh kembang menyebabkan masalah pada anak, dan itu jadi PR apalagi untuk masa depan selanjutnya," sambung Dr. Feni.

Stuntung adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, yang ditandai dengan panjang atau tinggi badannya berada di bawah standar.

Sehingga Dokter Spesialis Paru dr. Nuryunita Nainggolan memberikan beberapa tips agar anak terhindar dari paparan polusi udara yang berbahaya untuk masa depan anak, salah satunya rutin memeriksa atau mengecek kualitas udara yang sedang beredar di luar rumah.

Koalisi Ibu Kota menggelar aksi damai di depan Balai Kota DKI Jakarta soal polusi udara. (Suara.com/Dea)
Koalisi Ibu Kota menggelar aksi damai di depan Balai Kota DKI Jakarta soal polusi udara. (Suara.com/Dea)

"Saya berikan saran ornagtua untuk cek keadaan kualitas udara, dari internet dan aplikasi kan ada pemantauan kualitas udara. Sehingga mengetahui apa yang harus dihindari, kalau sekolah bisa negosiasi dengan sekolahnya, karena anak tetap harus sekolah," jelas dr. Nuryunita.

baca juga

Negosiasi kepada sekolah ini dilakukan hanya jika kualitas udara memang masuk kategori berbahaya. Bisa juga ditambah dengan upaya lain berupa pakai masker di perjalanan, hingga air purifier atau alat filter udara di dalam ruangan.

"Ventilasi bisa ditutup, mencegah udara dari luar tidak masuk, tapi sebagai catatan itu dilakukan jika kualitas indeksnya tidak sehat, kalau bagus tidak masalah (anak keluar rumah)," pungkas dr. Nuryunita.

Adapun polusi udara dikatakan berbahaya jika masuk kategori PM 10, yaitu partikel udara berukuran 10 mikrometer atau lebih kecil, polusi ini sering ditemukan pada debu dan asap. Tidak kalah berbahaya, polusi udara PM 2.5 yakni partikel berukuran 2,5 mikron alias mikrometer.

Kedua partikel ini disebut berbahaya, karena berukuran lebih kecil dari diameter rambut manusia yang berukuran 50 hingga 70 mikrometer.

Pada 15 Agustus 2023 lalu laman IQAir menyebut indeks kualitas udara kota Jakarta berada di angka 162 dengan jenis polutan utama PM 2.5, serta nilai konsentrasi 76 mikrogram per meter kubik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Tips Ampuh Membersihkan Udara Kotor di Lingkungan Sekitar Rumah

6 Tips Ampuh Membersihkan Udara Kotor di Lingkungan Sekitar Rumah

Your Say | Jum'at, 18 Agustus 2023 | 13:14 WIB

Tak Setuju Rencana 4 in 1 untuk Atasi Polusi Udara Jakarta, PDIP: Tidak Efektif

Tak Setuju Rencana 4 in 1 untuk Atasi Polusi Udara Jakarta, PDIP: Tidak Efektif

News | Jum'at, 18 Agustus 2023 | 12:42 WIB

4 Cara Aman Berolahraga di Lingkungan yang Terpapar Polusi Udara

4 Cara Aman Berolahraga di Lingkungan yang Terpapar Polusi Udara

Your Say | Jum'at, 18 Agustus 2023 | 12:34 WIB

Terkini

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

Sumsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United

Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United

Bola | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA

Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:15 WIB

KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub

KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub

Sumsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:07 WIB

×