Riset CISDI: Cukai MBDK Diyakini Dapat Turunkan Angka Konsumsi Gula Hingga 17,5 Persen

M. Reza Sulaiman, Fajar Ramadhan

Jum'at, 15 September 2023 | 13:39 WIB
Riset CISDI: Cukai MBDK Diyakini Dapat Turunkan Angka Konsumsi Gula Hingga 17,5 Persen
Ilustrasi minuman berpemanis dalam kemasan (pexels/Breakingpic)

Suara.com - Minuman berpemanis dalam kemasan (MBDK) menjadi salah satu hal yang kerap kali dipermasalahkan. Pasalnya, kandungan gula tinggi pada minuman manis ini berisiko sebabkan berbagai masalah kesehatan yang membahayakan nyawa masyarakat.

Untuk itu, wacana mengenai penerapan cukai terhadap MBDK ini dinilai sangat ampuh untuk mengurangi jumlah konsumsinya di masyarakat. Chief Research and Policy CISDI juga mendorong penerapan cukai terhadap MBDK yang sampai saat ini masih tertunda.

Health Economics Research Associate CISDI, Muhammad Zulfiqar Firdaus mengatakan, jika penerapan cukai MBDK ini diterapkan hingga 20 persen, dapat membantu turunkan konsumsi hingga 17,5 persen.

“Dari riset yang kami lakukan, jika penerapan cukai ini dilakukan 20 persen, bisa menurunkan konsumsi hingga 17,5 persen,” ucap Zulfiqar dalam Media Briefing: Cukai MBDK Jangan Dianggap Musuh Industri, Kamis (14/9/2023).

Minuman berpemanis dalam kemasan. (Shutterstock)
Minuman berpemanis dalam kemasan. (Shutterstock)

Dengan penerapan cukai ini akan memengaruhi harga MBDK lebih mahal sehingga mengurangi konsumsi oleh masyarakat. Selain itu, penerapan ini juga bisa membantu reformulasi produk industri jadi lebih rendah gula.

Masyarakat juga jadi konsumsi minuman lebih sehat. Apalagi, berdasarkan data Riskesdas pada 2018, individu yang konsumsi MBDK sendiri bisa mencapai 3-6 kali dalam seminggu.

Chief Research and Policy CISDI, Olivia Herlinda menjelaskan, individu yang konsumsi MBDK ini sendiri juga paling banyak terjadi pada usia-anak sekitar 3-5 tahun. Padahal, jika hal tersebut dibiarkan bisa berdampak buruk bagi kesehatan orang tersebut.

“Individu yang konsumsi bisa 3 sampai 6 kali seminggu ini paling banyak pada usia anak-anak yaitu 2 sampai 5 tahun, juga ada yang 6 sampai 9 tahun juga tinggi,” ucap Olivia.

Studi meta analisis di tahun 2021 dan 2023 mengestimasi bahwa setiap konsumsi 250 mL MBDK bisa sebabkan berbagai masalah di antaranya:

baca juga
  • Risiko obesitas meningkat 2 persen.
  • Risiko diabetes tipe 2 meningkat 27 persen.
  • Risiko hipertensi meningkat 10 persen.
  • Risiko kematian karena penyakit Jantung Koroner meningkat 13 persen.
  • Risiko kematian keseluruhan meningkat 10 persen.

Risiko pada remaja dan anak

Sebab menjadi individu konsumsi terbanyak, masalah ini juga sebabkan berbagai risiko pada anak-anak dan remaja. Beberapa risiko tersebut di antaranya:

  1. Konsumsi MBDK lebih dari 4 kali per minggu diasosiasikan dengan 24 persen kemungkinan lebih tinggi untuk mengalami overweight dan obesitas masa kanak-kanak.
  2. Tingginya konsumsi MBDK diasosiasikan dengan penambahan Indeks Massa Tubuh sebesar 0.75 kg/m2 , lingkar pinggang 2,35 cm lebih besar, dan 2.47 persen persentase lemak tubuh lebih tinggi dibandingkan dengan yang sedikit mengkonsumsi MBDK.
  3. Hipertensi pada anak-anak juga 36 persen lebih mungkin terjadi pada anak-anak dan remaja yang mengkonsumsi banyak MBDK dibandingkan dengan yang tidak.
  4. Berat badan berlebih pada masa kanak-kanak lebih cenderung bertahan ke masa dewasa, meningkatkan risiko diabetes tipe II, penyakit jantung koroner, dan kanker di usia lebih muda.
  5. Berat badan berlebih juga berdampak ke psikis dan sosial anak-anak dan remaja karena weight stigma, perundungan, gangguan makan, rendahnya kepercayaan diri, kecemasan, meningkatnya risiko depresi dan performa buruk di sekolah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Jatuh dari Kamar Mandi, Eko Pasien Obesitas di Pancoran Dievakuasi Karena Tekanan Gula Darah Tinggi

Bukan Jatuh dari Kamar Mandi, Eko Pasien Obesitas di Pancoran Dievakuasi Karena Tekanan Gula Darah Tinggi

News | Kamis, 14 September 2023 | 02:55 WIB

Kesehatan Terancam! 5 Gejala Ini Bisa Jadi Tanda Kadar Gula Darah Tinggi

Kesehatan Terancam! 5 Gejala Ini Bisa Jadi Tanda Kadar Gula Darah Tinggi

Your Say | Rabu, 06 September 2023 | 14:06 WIB

Mitos atau Fakta, Gula Pasir Lebih Berbahaya Daripada MSG?

Mitos atau Fakta, Gula Pasir Lebih Berbahaya Daripada MSG?

Your Say | Sabtu, 02 September 2023 | 12:58 WIB

Terkini

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Nasib Bayi yang Ditemukan di Toilet Tol Terpeka: Sudah Boleh Pulang, 5 Keluarga Berminat Mengadopsi

Nasib Bayi yang Ditemukan di Toilet Tol Terpeka: Sudah Boleh Pulang, 5 Keluarga Berminat Mengadopsi

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:34 WIB

Bank Sumsel Babel Luncurkan Sultan Muda Corner, Perkuat Pembiayaan UMKM dan Wirausaha Muda

Bank Sumsel Babel Luncurkan Sultan Muda Corner, Perkuat Pembiayaan UMKM dan Wirausaha Muda

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:16 WIB

Dua Kata Justin Hubner Usai Jadi Algojo Penalti dan Bawa Fortuna Melaju di KNVB Cup

Dua Kata Justin Hubner Usai Jadi Algojo Penalti dan Bawa Fortuna Melaju di KNVB Cup

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:10 WIB

×