Jangan Sembarangan Minta Cabut Gigi, Dokter Gigi Ungkap Risiko Kecacatan Mengintai

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 16 September 2023 | 19:35 WIB
Jangan Sembarangan Minta Cabut Gigi, Dokter Gigi Ungkap Risiko Kecacatan Mengintai
Indonesia Dental Exhibition & Conference atau IDEC 2023. (Dini/Suara.com)

Suara.com - Dokter gigi ingatkan masyarakat untuk tidak sembarangan meminta cabut gigi hanya karena gigi berlubang atau sakit gigi, karena risiko efek samping yang berbahaya.

Fakta ini dijelaskan langsung Dr. Drg. Aditya Wisnu, Sp.KG(K) di sela acara Indonesia Dental Exhibition & Conference atau IDEC 2023, bahwa mencabut gigi bisa menurunkan sistem kekebalan tubuh. Ini karena tubuh menjadi cacat dan membuat fungsi kunyah makanan terganggu, yang hasilnya penyerapan gizi jadi tidak maksimal.

"Gigi itu sangat berperan penting dalam menjaga kesehatan tubuh kita. Salah satunya untuk bisa mempertahankan fungsi supaya dia bisa mengunyah makanan dengan lebih halus dan bisa memecah molekul zat gizi yang ada di makanan tersebut," ujar Dr.Drg. Aditya kepada suara.com setelah jadi pembicara di Main Lecture IDEC di Jakarta Convention Center (JCC), Sabtu (16/9/2023).

Sehingga dokter gigi yang bergelut di bidang Microscopic Conservative Dentistry Specialist Lecturer ini mengatakan, saat ini mayoritas dokter gigi akan berusaha semaksimal mungkin mempertahankan dan memperbaiki gigi daripada mencabutnya.

Apalagi dengan mempertahankan keberadaan gigi, fungsi ludah untuk memecah gizi dalam makanan bisa maksimal. Ini karena semakin halus makanan yang kunyah gigi, maka semakin mudah kinerja lambung dan jadi tidak mudah sakit.

"Ketika masuk dalam sistem pencernaan, kerjanya tidak terlalu berat, tetapi zat gizi banyak yang bisa lebih diserap. Sehingga konsep sekarang dengan membuang gigi, maka potensi kita untuk dapat gizi yang cukup itu jauh lebih berkurang," papar Dr. Aditya.

Di sisi lain, beberapa cara yang akan diusahakan dokter gigi sebelum putuskan gigi dicabut, yaitu melakukan perawatan akal, tambal gigi, restorasi atau perbaikan agar pasien tidak merasakan nyeri karena gigi berlubang atau gusi bengkak.

Dr. Drg. Aditya Wisnu, Sp.KG(K) di sela acara Indonesia Dental Exhibition & Conference atau IDEC 2023. (Dini/Suara.com)
Dr. Drg. Aditya Wisnu, Sp.KG(K) di sela acara Indonesia Dental Exhibition & Conference atau IDEC 2023. (Dini/Suara.com)

Sehingga dengan memperhatikan gigi dengan perawatan saluran akar, dengan penambalan dan restorasi crone dan sebagainya itu untuk mengembalikan fungsi kunyah kita sehingga kita bisa mempertahankan kesehatan tubuh kita jadi lebih baik.

"Di awal jika pasien merasa sakit, maka di awal kita lakukan sebelum pasien memutuskan cabut, hilangkan dulu rasa nyerinya. Kita bersihkan kasih obat dan sebagainya, kita kontrol, agar pasien bisa merasakan. Oh iya enak ya dok, saya jadi mempertahankan gigi," pungkas dr. Aditya.

baca juga

Sementara itu, saat dr. Aditya menjadi pembicara dirinya secara mendalam memberikan edukasi dan seminar tentang perawatan akar gigi, hingga metode kuratif atau pengobatan jika bakteri masuk hingga di bagian akar gigi atau bahkan sampai ke tulang.

Dalam acara IDEC 2023 yang berlangsung sejak 15 hingga 17 September ini, terlihat ribuan dokter gigi di dalam dan luar negeri datang untuk saling berdiskusi dan bertemu untuk melayani pasien dengan gigi bermasalah.

Menariknya acara ini tidak hanya mendatangkan narasumber dokter dalam negeri. Tapi ada juga dokter luar negeri yang berbagi teknik dan teknologi maju di negaranya, seperti dokter gigi asal Jepang, Mesir, India, hingga Amerika Serikat.

Bahkan tidak hanya sebatas kuratif atau pengobatan penyakit gigi, acara ini juga membagikan pengetahuan metode estetik alias perawatan gigi dengan tujuan kecantikan atau perbaikan penampilan.

Tidak hanya seminar, ajang bergengsi untuk seluruh dokter gigi Indonesia ini juga menghadirkan berbagai alat dan teknologi pengobatan gigi, dari yang masih jadi andalan hingga teknologi mutakhir sekaligus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

70 Persen Alat Kesehatan di Indonesia Masih Impor, IDEC Digelar Untuk Dukung Kemandirian Farmasi dan Kedokteran Gigi

70 Persen Alat Kesehatan di Indonesia Masih Impor, IDEC Digelar Untuk Dukung Kemandirian Farmasi dan Kedokteran Gigi

Health | Jum'at, 15 September 2023 | 19:27 WIB

Perkiraan Biaya Perawatan Gigi Lengkap dengan Behel, Siapkan Uang Segini

Perkiraan Biaya Perawatan Gigi Lengkap dengan Behel, Siapkan Uang Segini

Health | Selasa, 12 September 2023 | 16:41 WIB

Polisi Tangkap 1 Pencuri Alat-alat Dokter Gigi di Medan, Dua Pelaku Masih Berkeliaran

Polisi Tangkap 1 Pencuri Alat-alat Dokter Gigi di Medan, Dua Pelaku Masih Berkeliaran

Sumut | Jum'at, 08 September 2023 | 14:44 WIB

Terkini

Jelang Muktamar Ke-35, KH Miftachul Ahyar Tinjau Kesiapan di Tambakberas

Jelang Muktamar Ke-35, KH Miftachul Ahyar Tinjau Kesiapan di Tambakberas

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:20 WIB

Bagaimana Cara Kerja Magnet dan Sifat-sifatnya? Ini Penjelasannya

Bagaimana Cara Kerja Magnet dan Sifat-sifatnya? Ini Penjelasannya

Tekno | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:20 WIB

Hadapi Badai Efisiensi, Local Media Community Makassar Dorong Diversifikasi Bisnis

Hadapi Badai Efisiensi, Local Media Community Makassar Dorong Diversifikasi Bisnis

Foto | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:12 WIB

Ritual Berujung Petaka di Bone: ASN Ngamuk Ngaku Arung Palakka Terpaksa Diikat di Pohon

Ritual Berujung Petaka di Bone: ASN Ngamuk Ngaku Arung Palakka Terpaksa Diikat di Pohon

Sulsel | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:11 WIB

Harga Rice Cooker Miyako Kapasitas 0,6 Liter, Hemat Listrik untuk Anak Kos

Harga Rice Cooker Miyako Kapasitas 0,6 Liter, Hemat Listrik untuk Anak Kos

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:10 WIB

Surat untuk Hari yang Telah Berlalu

Surat untuk Hari yang Telah Berlalu

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:09 WIB

TPNPB-OPM Akui Tembak TNI dan Intel di Tolikara, Ada Korban Jiwa

TPNPB-OPM Akui Tembak TNI dan Intel di Tolikara, Ada Korban Jiwa

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:02 WIB

Hamsad Rangkuti dan Kisah Perjuangan Melawan Tentara NICA dalam BukuKereta Pagi Jam 5

Hamsad Rangkuti dan Kisah Perjuangan Melawan Tentara NICA dalam BukuKereta Pagi Jam 5

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Bukan Pengangkatan Otomatis, Begini Skema Guru PPPK Jadi PNS pada 2027

Bukan Pengangkatan Otomatis, Begini Skema Guru PPPK Jadi PNS pada 2027

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:56 WIB

Riset CORE Ungkap Trik Pemerintah Sembunyikan Utang, Dari Whoosh hingga Burden Sharing BI

Riset CORE Ungkap Trik Pemerintah Sembunyikan Utang, Dari Whoosh hingga Burden Sharing BI

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:55 WIB

×