Maraknya Bencana Alam Hingga Wabah di Indonesia, Kemenkes Harap TCK Jadi Garda Pembantu Penanganan Kesehatan

M. Reza Sulaiman, Fajar Ramadhan

Selasa, 05 Desember 2023 | 19:35 WIB
Maraknya Bencana Alam Hingga Wabah di Indonesia, Kemenkes Harap TCK Jadi Garda Pembantu Penanganan Kesehatan
Gladi Nasional Tenaga Cadangan Kesehatan, Selasa (5/12/2023). (Fajar/Suara.com)

Suara.com - Bencana alam hingga wabah penyakit yang akhir-akhir ini terjadi di Indonesia menjadi sorotan. Pasalnya, jika hal ini terjadi, diperlukan penanganan kesehatan cepat bagi orang-orang yang terdampak.

Namun, untuk adanya penanganan ini juga diperlukan sumber daya manusia yang terlatih sehingga dapat membantu para korban yang terdampak dari bencana. Sebab hal tersebut, Kementerian Kesehatan menginisiasi adanya Tenaga Cadangan Kesehatan atau TCK.

TCK sendiri merupakan tenaga kesehatan inti tapi dicadangkan di tempat lain saat terjadi bencana. Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin mengatakan, TCK yang merupakan tim dari TNI, Polri, Kemenkes, dan rumah sakit ini akan dilatih untuk memiliki kemampuan membantu para korban jika bencana terjadi.

Bencana yang terjadi dalam hal ini tidak hanya berhubungan dengan alam, tetapi juga manusia (seperti peperangan), atau wabah maupun penyakit (seperti pandemi Covid-19).

Gladi Nasional Tenaga Cadangan Kesehatan, Selasa (5/12/2023). (Fajar/Suara.com)
Gladi Nasional Tenaga Cadangan Kesehatan, Selasa (5/12/2023). (Fajar/Suara.com)

“Tenaga kesehatan itu menghadapi bencana atau kita sebut perang, baik terhadap alam, wabah penyakit, juga manusia. Nah setiap perang itu butuh nakes untuk membantu menghadapi berbagai situasi perang yang jadi tenaga kesehatan cadangan,” ucap Budi Gunadi Sadikin dalam Gladi Nasional Tenaga Cadangan Kesehatan, Selasa (5/12/2023).

Sementara itu, Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes, Dr. Sumarjaya, SKM, MM,MFP, C.F.A mengatakan, TCK ini juga menjadi salah satu langkah kesiapsiagaan menghadapi berbagai situasi, khususnya yang terjadi di Indonesia saat ini.

Nantinya TCK akan dikerahkan pada berbagai kondisi gawat darurat dan membutuhkan bantuan. Misalnya, TCK juga sudah dikirimkan untuk membantu kasus erupsi Gunung Marapi di Tanah Datar Sumatera Barat.

“Jadi bencana kan ada levelnya, ada level kabupaten, provinsi dan juga nasional. Ketika kabupaten kewenangannya kabUPATEN, tapi ketika urgency atau gawat darurat kita dibutuhkan tetap dikirimkan. Contohnya di Tanah Datar ada erupsi, kita sudah kirimkan, di Aceh Selatan juga sudah dikirimkan dinas kesehatan,” kata Sumarjaya.

Sumarjaya berharap, dengan adanya TCK ini, akan membantu mengurangi dampak bencana baik alam, wabah ataupun penyakit, hingga konflik sosial yang terjadi di Indonesia.

baca juga

“Harapannya kedepan karena kita indo merupakan negara rawan bencana baik bencana alam, non alam maupun konflik sosial. Ini salah satu langkah kesiapsiagaan kita dalam menghadapi bencana dan risiko dampaknya,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wabah Pneumonia Anak Misterius di China, Kemenkes Sebut Tak Ada Pembatasan Perjalanan dan Isolasi

Wabah Pneumonia Anak Misterius di China, Kemenkes Sebut Tak Ada Pembatasan Perjalanan dan Isolasi

Health | Rabu, 29 November 2023 | 16:09 WIB

Heboh Pneumonia Mycoplasma Anak di China Meningkat, Kemenkes Minta Petugas Waspada

Heboh Pneumonia Mycoplasma Anak di China Meningkat, Kemenkes Minta Petugas Waspada

Health | Rabu, 29 November 2023 | 14:45 WIB

Harapan Bagi Pasien Kanker Paru, Deteksi Dini Imunohistokimia Tersedia di RSUP Persahabatan: Sudah Dibiayai BPJS?

Harapan Bagi Pasien Kanker Paru, Deteksi Dini Imunohistokimia Tersedia di RSUP Persahabatan: Sudah Dibiayai BPJS?

Health | Rabu, 29 November 2023 | 13:03 WIB

Terkini

Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan

Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 00:00 WIB

Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri

Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri

Banten | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:55 WIB

Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain

Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain

Bogor | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:45 WIB

Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam

Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam

Jabar | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:04 WIB

Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU

Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 23:03 WIB

Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?

Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:59 WIB

Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah

Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:57 WIB

Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi

Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi

Bogor | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:56 WIB

Terima Bos Blueray Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Ogah Ajukan Banding

Terima Bos Blueray Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Ogah Ajukan Banding

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:45 WIB

IPC TPK Catat Arus Peti Kemas Tumbuh 7 Persen Sepanjang Semester I 2026

IPC TPK Catat Arus Peti Kemas Tumbuh 7 Persen Sepanjang Semester I 2026

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 22:37 WIB

×