Pengaruh Makanan Manis terhadap Kesehatan Gigi Anak, Benarkah Bisa Bikin Gigi Berlubang?

Vania Rossa | Fajar Ramadhan | Suara.com

Jum'at, 12 Januari 2024 | 20:43 WIB
Pengaruh Makanan Manis terhadap Kesehatan Gigi Anak, Benarkah Bisa Bikin Gigi Berlubang?
Ilustrasi anak makan makanan manis (Pexels/MarsBars)

Suara.com - Anak-anak seringkali alami masalah gigi berlubang atau karies. Tak hanya membuat mereka mengeluh sakit gigi, masalah gigi berlubang ini juga akan menimbulkan masalah estetika, di mana bentuk gigi anak akan terlihat buruk.

Masalah gigi berlubang biasanya sering dikaitkan dengan berbagai makanan manis seperti cokelat, permen, kue, dan lain-lain. Hal inilah yang kemudian membuat para orang tua sampai melarang tegas agar anaknya tidak mengonsumsi berbagai makanan tersebut.

Padahal, pada masa anak-anak, mereka sering memiliki keinginan untuk mencoba mengeksplor berbagai rasa makanan. Apalagi, makanan manis termasuk salah satu rasa yang sangat disenangi anak.

Lalu, benarkah makanan manis itu selalu buruk untuk gigi anak?

Menanggapi hal tersebut, Dokte Gigi sekaligus CEO Audy Dental Clinic, drg. Yulita Bong, mengatakan bahwa pada dasarnya makanan-makanan tersebut bukanlah hal yang harus sekali dilarang. Pasalnya, anak-anak memang senang mengonsumsi makanan manis.

Hanya saja, para orang tua harus bisa mengontrol anak mengonsumsi makanan tersebut. Artinya, anak boleh mengonsumsi pada jumlah tertentu dan tidak berlebihan. Jika mereka mengonsumsi dalam jumlah yang cukup lalu minum air, ini akan membuat giginya kembali bersih.

“Namanya anak-anak, pasti senang banget untuk mengonsumsi seperti permen susu dan lain. Intinya lebih kepada moderasi, maksudnya gigi itu kan rusak sebenarnya karena ekposur itu terus-terusan. Kalau misalnya dia makan coklat terus saat itu langsung minum, giginya setelahnya bersih lagi, nggak masalah,” jelas drg. Yulita saat diwawancarai di Grand Opening The New Audy Dental Clinic dan Aesthetic, Jumat (12/1/2024).

Sementara jika anak mengonsumsinya berlebihan, itu nantinya akan membuat gigi berlubang sehingga menjadi masalah untuknya.

“Tapi masalahnya, misalnya dia makan terus-terusan lagi, misalnya udah coklat lalu permen, nah itu kan permen kita emut makin lama dalam mulut, sehingga terjadinya proses gigi berlubangnya lebih cepat,” sambungnya.

Untuk itu, para orang tua harus bisa mengontrol pemberian makanan manis tersebut. Dengan mengatur makanan manis itu, maka tidak masalah jika anak mengonsumsinya.

Namun, orang tua juga memastikan anak minum air putih setelahnya serta sikat gigi dengan rutin. Hal itu akan membantu menjaga kesehatan gigi anak.

“Jadi intinya lebih kayak gimana kita ngatur porsi dan timing-nya. Kalau misalnya sesekali nggak masalah, namanya juga anak-anak. Dan pastinya juga minum air putih supaya di-flush mulutnya biar bersih, dan jangan lupa sikat gigi. Jadi bukan menjadi musuh atau halangan,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fuji Akui Kurangi Konsumsi Gula, Benarkah Makanan Manis Bisa Memperparah ADHD?

Fuji Akui Kurangi Konsumsi Gula, Benarkah Makanan Manis Bisa Memperparah ADHD?

Health | Rabu, 27 Desember 2023 | 15:21 WIB

Ini Strategi yang Perlu Dilakukan Agar Gula Darah Tak Meningkat Selama Liburan Akhir Tahun

Ini Strategi yang Perlu Dilakukan Agar Gula Darah Tak Meningkat Selama Liburan Akhir Tahun

Health | Minggu, 17 Desember 2023 | 10:55 WIB

4 Risiko Gigi Berlubang yang Berakibat Fatal, Jangan Disepelekan!

4 Risiko Gigi Berlubang yang Berakibat Fatal, Jangan Disepelekan!

Your Say | Kamis, 24 Agustus 2023 | 14:13 WIB

Terkini

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB