Beragam Manfaat Konsumsi Susu Kambing, Salah Satunya Dapat Mengatasi Gangguan Pernapasan

Iman Firmansyah | Suara.com

Senin, 15 Januari 2024 | 09:00 WIB
Beragam Manfaat Konsumsi Susu Kambing, Salah Satunya Dapat Mengatasi Gangguan Pernapasan
Ilustrasi minum susu. (Shutterstock)

Suara.com - Gangguan pernapasan merupakan kondisi ketika seseorang mengalami kesulitan bernapas, dada terasa seperti diikat, atau leher terasa seperti tercekik. Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai hal, seperti penyakit saluran pernapasan, atau gangguan pada organ lain, seperti jantung atau ginjal.

Penyakit yang menyerang saluran pernapasan, antara lain: asma, pneumonia, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), emboli paru, tekanan darah tinggi pada pembuluh darah di paru-paru (hipertensi pulmonal), batuk rejan, tuberkulosis (TBC), dan kanker paru-paru.

Jika gangguan pernapasan berat tidak segera ditangani, gangguan tersebut dapat menyebabkan tubuh kekurangan oksigen dan berakibat fatal. Salah satu pengobatan alami yang sering diterapkan yaitu dengan mengkonsumsi susu kambing etawa.

Susu kambing etawa kaya akan nutrisi penting seperti protein, kalsium, dan vitamin D, serta mengandung antioksidan dan nutrisi penting lainnya yang dapat mendukung kesehatan paru-paru dan sistem pernapasan.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal "Frontiers in Pharmacology" menunjukkan bahwa protein yang terdapat dalam susu kambing memiliki sifat antiinflamasi dan dapat membantu mengurangi peradangan pada saluran pernapasan.

Ketika memilih susu kambing etawa untuk mengatasi gangguan pernafasan, penting untuk memperhatikan kualitas produk yang dikonsumsi.

Berikut ini adalah urutan merk susu kambing etawa terbaik untuk mengatasi gangguan pelanggan menurut data review pelanggan:

1.      Etawanesia / Etawa Biru

Pertama yaitu Susu Etawanesia atau Etawa Biru yang merupakan merk susu kambing etawa untuk mengatasi masalah persendian dan gangguan pernafasan. Susu Etawanesia terbuat dari susu kambing etawa premium (80%) dan ekstrak daun kelor. Kombinasi 2 bahan ini memiliki kandungan gizi yang tinggi dan sifat anti-inflamasi yang dapat membantu meredakan peradangan pada saluran pernafasan sehingga layak menjadi pilihan cerdas bagi Anda yang mencari alternatif alami dalam mengatasi gangguan pernafasan. Daun kelor juga sudah diketahui kaya antioksidan dan mampu menurunkan kadar kolesterol pada susu kambing. Sehingga Susu Etawanesia ini sangat baik jika dikonsumsi rutin setiap hari. Meskipun susu Etawanesia ini terbuat dari susu kambing etawa, namun untuk aromanya sendiri tidak ada bau prengus ataupun amis.

Susu Etawanesia juga memiliki rasa yang pas dan gurih. Bagi Anda yang tertarik membeli susu Etawanesia dapat membelinya di e-commerce seperti Shopee, Tokopedia, Tiktok Shop, dan Lazada dengan harga normal untuk 1 box 200 gram Susu Etawanesia sendiri adalah Rp. 85.000 per box.

2.      Etawaku Platinum

Selanjutnya yaitu Susu Etawaku Platinum. Etawaku platinum adalah susu terapi kesehatan yang terbuat dari susu kambing etawa (80%) dan krim bubuk rasa original. Susu Etawaku Platinum bermanfaat untuk mengatasi masalah pernapasan seperti sesak napas, batuk, flu, asma, hingga TBC karena memiliki kandungan zat selenium. Susu ini memiliki rasa yang manis dan aroma seperti susu pada umumnya yang tidak bau prengus. Etawaku platinum dapat ditemukan di e-commerce dengan harga Rp. 95.000 per box dengan ukuran 200 gram.

3.      Walatra Etaku Goat Milk

Walatra Etaku Susu Kambing terbuat dari susu kambing etawa 50%, albumin ikan gabus 20%, ekstrak kedelai 29%, dan pegagan 1%. Walatra Etaku memiliki banyak manfaat bagi kesehatan seperti menjaga kesehatan tulang dan gigi, mengobati penyakit pernafasan, serta mencegah penyakit seperti diabetes dan anemia.

Sayangnya persentase susu kambing etawa pada Susu Walatra Etaku lebih sedikit jika dibandingkan pada merk susu kambing etawa yang dijelaskan sebelumnya. Meskipun begitu, Anda masih bisa mendapatkan manfaat dari bahan tambahan lainnya. Walatra Etaku Susu Kambing dapat dijumpai di berbagai e-commerce dengan harga Rp. 80.000 per box berukuran 200 gram.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Baik untuk Kesehatan Jantung, Berikut 3 Manfaat Mengonsumsi Kedelai Hitam

Baik untuk Kesehatan Jantung, Berikut 3 Manfaat Mengonsumsi Kedelai Hitam

Your Say | Selasa, 16 Januari 2024 | 11:00 WIB

Peringati Hari Ibu, Pegadaian Syariah Gelar Edukasi Kesehatan Wanita

Peringati Hari Ibu, Pegadaian Syariah Gelar Edukasi Kesehatan Wanita

Bisnis | Senin, 15 Januari 2024 | 18:14 WIB

Dapat Menangkal Alergi, Ini 3 Khasiat Mengonsumsi Bawang Merah untuk Kesehatan

Dapat Menangkal Alergi, Ini 3 Khasiat Mengonsumsi Bawang Merah untuk Kesehatan

Your Say | Minggu, 14 Januari 2024 | 15:10 WIB

Review Anime 'Wonder Egg Priority', Mengangkat Tema Kesehatan Mental

Review Anime 'Wonder Egg Priority', Mengangkat Tema Kesehatan Mental

Your Say | Minggu, 14 Januari 2024 | 14:37 WIB

9 Karakteristik Gangguan Kepribadian NPD, Kurangnya Empati

9 Karakteristik Gangguan Kepribadian NPD, Kurangnya Empati

Your Say | Sabtu, 13 Januari 2024 | 19:30 WIB

Pengaruh Makanan Manis terhadap Kesehatan Gigi Anak, Benarkah Bisa Bikin Gigi Berlubang?

Pengaruh Makanan Manis terhadap Kesehatan Gigi Anak, Benarkah Bisa Bikin Gigi Berlubang?

Health | Jum'at, 12 Januari 2024 | 20:43 WIB

Terkini

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB