Mengenal Sindrom Tourette yang Diidap Tora Sudiro, Ditandai dengan Gejala Tic

Yasinta Rahmawati Suara.Com
Kamis, 01 Februari 2024 | 15:27 WIB
Mengenal Sindrom Tourette yang Diidap Tora Sudiro, Ditandai dengan Gejala Tic
Potret Tora Sudiro. (Instagram/ t_orasudi_ro)

Suara.com - Aktor Tora Sudiro ternyata masih masih berjuang melawan sindrom Tourette yang diidapnya sejak 2015. Sindrom tersebut membuat kepalanya bergerak di luar kontrol.

Dalam jumpa pers film Kang Mak di kawasan Duren Tiga, Jakarta, Rabu (31/1/2024), Tora mengaku sindrom Tourette yang ia idap kambuh sejak dua hari lalu.

"Gue sih trigger-nya mungkin dari kecapekan kali ya, banyak pikiran juga. Soalnya kemarin pas nganggur lama, nggak keluar gitu. Cuma masa iya gue harus nganggur terus?" ujar Tora Sudiro.

Mengikuti kata dokter, ia menyebut sindrom Tourette tidak bisa disembuhkan. Karenanya Tora Sudiro cuma disarankan minum obat penenang saat kambuh.

Namun Tora Sudiro memilih melawan gejala sindrom Tourette itu dengan tak terus-menerus minum obat.

"Nggak pinter-pinter nanti syuting kalau pakai obat penenang terus," ujar Tora Sudiro.

Tora Sudiro dalam jumpa pers  film Kang Mak di kantor Falcon Pictures di kawasan Duren Tiga, Jakarta, Rabu (31/1/2024) [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]
Tora Sudiro dalam jumpa pers film Kang Mak di kantor Falcon Pictures di kawasan Duren Tiga, Jakarta, Rabu (31/1/2024) [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]

Mengenal Sindrom Tourette

Dikutip dari Hello Sehat, sindrom tourette adalah kelainan bawaan sejak bayi baru lahir yang menyerang sistem saraf.

Sindrom tourette ditandai dengan tic, yaitu gerakan atau ucapan berulang yang tidak terkendali. Berbeda dengan latah yang biasanya karena reaksi terkejut, gejala tic pada sindrom tourette terjadi secara spontan.

Baca Juga: Nabila Sudiro Dilamar Pacar, Tora Sudiro Diwanti-wanti: Awas Banjir Air Mata

Penyebab sindrom tourette hingga kini masih belum diketahui. Namun, ada dugaan bahwa sindrom Tourette terkait dengan beberapa kondisi seperti kelainan gen, kelainan pada zat kimia otak (neurotransmitter) dan struktur atau fungsi basal ganglia, maupun gangguan yang dialami ibu selama kehamilan.

Sindrom tourette menjadi kondisi kronis yang tidak bisa disembuhkan. Pengobatan yang diberikan adalah untuk mengendalikan serangan tics yang menganggu aktivitas sehari-hari.

Sementara jika gejala tics termasuk tidak parah, biasanya pengobatan tidak diperlukan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI