6 Susu Penggemuk Terbaik untuk Menambah Berat Badan

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Sabtu, 24 Februari 2024 | 12:18 WIB
6 Susu Penggemuk Terbaik untuk Menambah Berat Badan
Ilustrasi minum susu. (Shutterstock)

Anda juga dapat menggunakan Wookey sebagai susu penambah berat badan. Susu penggemuk badan ini telah terbukti membantu banyak orang menambah berat badan dan meningkatkan nafsu makan mereka. Selain itu, Wookey dapat meningkatkan semangat.

Susu ini memiliki kandungan utama susu kambing etawa yang dapat memperbaiki pencernaan dan memiliki banyak nutrisi alami dan kalori yang tinggi, sehingga dapat menambah berat badan.

Selain itu, ada ekstrak biji gandum, yang kaya akan serat yang akan menjaga kesehatan usus dan meningkatkan metabolisme tubuh. Mengandung jahe, sehingga dapat meningkatkan nafsu makan dan menambah berat badan.

5.    Weight Herba

Susu Weight Herba.
Susu Weight Herba.

Anda juga dapat mencoba Weight Herba Formula, yang dibuat dari kombinasi ramuan kuat dan bahan-bahan yang sehat. Susu herbal ini bertujuan untuk meningkatkan nafsu makan dan membantu dalam proses menambah berat badan secara berkelanjutan dan sehat.

Dilengkapi dengan vitamin, mineral, kalsium, dan zat besi yang bergizi, ini tidak hanya meningkatkan nafsu makan Anda tetapi juga meningkatkan kesehatan Anda secara keseluruhan. Susu ini terbuat dari susu kambing etawa dan memiliki kandungan protein dua kali lipat dari susu sapi.

Selain itu, susu ini juga diperkaya dengan ekstrak Curcuma xanthorrhiza rhizome (Temulawak) dan ekstrak Moringa oleifera folium (Daun kelor) untuk menurunkan tekanan darah dan tingkat gula dalam darah. Dengan demikian, makan banyak tidak akan menyebabkan kenaikan gula dan kolesterol.

6.    Genory

Susu dengan rasa coklat ini dapat dikonsumsi oleh oramg dewasa dan remaja mulai dari usia 12 tahun ke atas. Susu penambah berat badan ini mengandung empat bahan aktif: protein keju, albumin telur, ekstrak temulawak, dan ekstrak kunyit.

Kombinasi bahan-bahan ini dipercaya lebih efektif dalam meningkatkan nafsu makan, menambah berat badan secara permanen, dan membuat Anda tampak lebih segar dan bertenaga.

Untuk mempercepat prosesnya, susu ini dapat diminum satu kali sehari, yaitu pagi atau malam setelah makan, atau dua kali sehari, yaitu pagi dan malam setelah makan. Selain itu, susu ini aman untuk ihu hamil dan ibu menyusui.

Itulah 6 rekomendasi susu penggemuk terbaik yang sudah kami seleksi. Ingatlah bahwa selain mengonsumsi susu atau suplemen, penting juga untuk memperhatikan pola makan secara keseluruhan.

Pastikan asupan kalori Anda cukup untuk mencapai tujuan penambahan berat badan tanpa mengabaikan kesehatan secara umum. Selalu konsultasikan dengan profesional kesehatan sebelum membuat perubahan signifikan dalam pola makan atau mengonsumsi suplemen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nagita Slavina Akui Beri Susu Kepada Anak Untuk Pemenuhan Gizi, Memangnya Sepenting Apa Manfaatnya?

Nagita Slavina Akui Beri Susu Kepada Anak Untuk Pemenuhan Gizi, Memangnya Sepenting Apa Manfaatnya?

Lifestyle | Jum'at, 23 Februari 2024 | 06:35 WIB

Turun Berat Badan Instan, Ini Bedanya Sedot Lemak vs Pembekuan Lemak: Mana Lebih Berisiko?

Turun Berat Badan Instan, Ini Bedanya Sedot Lemak vs Pembekuan Lemak: Mana Lebih Berisiko?

Health | Kamis, 22 Februari 2024 | 10:10 WIB

Dokter Ungkap 4 Kriteria Penting dalam Pemilihan Susu Anak: Apa yang Harus Diperhatikan?

Dokter Ungkap 4 Kriteria Penting dalam Pemilihan Susu Anak: Apa yang Harus Diperhatikan?

Health | Senin, 19 Februari 2024 | 18:52 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:53 WIB

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:58 WIB

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:20 WIB

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:06 WIB

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 12:19 WIB