Pemerintah Targetkan 90 Persen Masyarakat Indonesia Lakukan Skrining Penyakit Kanker

Risna Halidi

Minggu, 03 Maret 2024 | 17:56 WIB
Pemerintah Targetkan 90 Persen Masyarakat Indonesia Lakukan Skrining Penyakit Kanker
Ilustrasi kanker (Pixabay/PDpics)

Suara.com - Kanker merupakan salah satu penyakit kronis yang paling ditakuti di dunia. Deteksi dini kanker melalui skrining terbukti dapat meningkatkan peluang kesembuhan secara signifikan.

Skrining kanker sendiri merupakan pemeriksaan yang dilakukan untuk menemukan kanker pada orang yang tidak memiliki gejala.

Ilustrasi sakit perut (pixabay.com/derneuemann)
Ilustrasi sakit (pixabay.com/derneuemann)

Skrining dapat membantu menemukan kanker pada tahap awal, ketika pengobatan lebih mudah dan lebih efektif.

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Maxi Rein Rondonuwu mengatakan, kanker telah menjadi salah satu masalah kesehatan tertinggi di dunia.

"Trennya terus meningkat sejak tahun 2008, dan diperkirakan pada tahun 2040 akan ada 29,5 juta kasus baru dan 16,3 juta kematian akibat kanker," katanya dikutip Suara.com dari rilis Hari Kanker Sedunia dari AstraZeneca, Minggu (2/3/2024).

Ia menyebut bagaimana sebagian besar pasien baru mencari pertolongan medis ketika kanker sudah mencapai stadium lanjut.

5K Amazing Run: Ambil Kendali dan Lakukan Skrining Kanker (Dok. Astrazeneca)
5K Amazing Run: Ambil Kendali dan Lakukan Skrining Kanker (Dok. Astrazeneca)

Akibatnya, 90 persen penderita kanker tidak mendapatkan pengobatan optimal yang kemudian dapat berujung pada kematian.

"Apabila kanker dapat dideteksi pada stadium awal, tingkat kesembuhan pasien dapat jauh lebih tinggi dibandingkan stadium lanjut,"  tambah Maxi.

Sementara itu, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan, Eva Susanti menambahkan, pemerintah bersama organisasi serta elemen peduli kanker mengajak masyarakat untuk memiliki kesadaran mendeteksi kanker lebih dini.

baca juga

"Tahun ini targetnya adalah 90 persen masyarakat Indonesia melakukan skrining akan penyakit kanker. Sebagai contoh, untuk kanker paru-paru target skriningnya adalah 12 juta orang melakukan deteksi dini,” ujar Eva usai mengikuti World Cancer Day 5K Amazing Run di Jakarta beberapa waktu lau.

Kegiatan 5K Amazing Run: Ambil Kendali dan Lakukan Skrining Kanker diselenggarakan pada momen car-free day di jalanan utama Sudirman Jakarta.

Dalam acara yang digelar pada 25 Februari lalu itu, peserta mengikuti ragam olahraga ringan sekaligus menyimak edukasi mengenai kanker paru-paru, kanker payudara, dan juga kanker prostat.

Peserta juga dapat melakukan skrining beragam kondisi kanker untuk mencari tahu apakah mereka termasuk ke dalam kelompok orang yang berisiko tinggi terhadap kanker sehingga dapat segera melakukan langkah yang tepat.

Pada kesempatan tersebut, AstraZeneca bekerja sama dengan Yayasan Kanker Indonesia meluncurkan ANITA, program navigator pasien yang dirancang untuk mendampingi dan membimbing pasien dalam perjalanan layanan kesehatannya.

"ANITA adalah program baru yang kami luncurkan untuk membantu menavigasi dan mendampingi pasien dalam proses pendaftaran program pengujian diagnostik berdasarkan permintaan dokter, serta membantu pasien untuk melakukan konsultasi lanjutan dengan dokternya setelah hasil tes diagnostik tersedia,” jelas Hoerry Satrio, Head of Corporate Affairs AstraZeneca Indonesia.

Bersama ANITA, pihaknya mengaku setia pada misi untuk memberikan kesehatan bagi pasien dan melahirkan inovasi untuk Indonesia, termasuk membantu pasien mengakses program bantuan pasien berdasarkan pengobatan yang ditentukan dari dokter dengan landasan perkembangan ilmiah terkini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Sebab Deteksi Dini Pada Kanker Payudara Masih Relatif Rendah

Ini Sebab Deteksi Dini Pada Kanker Payudara Masih Relatif Rendah

Health | Minggu, 03 Maret 2024 | 08:02 WIB

Waspada Gejala Kanker Sejak Dini pada Anak

Waspada Gejala Kanker Sejak Dini pada Anak

Health | Kamis, 29 Februari 2024 | 18:15 WIB

Kanker Serviks di Indonesia Masih Tinggi, Ini Pentingnya Deteksi Dini Dengan Gynaecologic Oncology Center

Kanker Serviks di Indonesia Masih Tinggi, Ini Pentingnya Deteksi Dini Dengan Gynaecologic Oncology Center

Health | Minggu, 25 Februari 2024 | 11:39 WIB

Terkini

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB