Turunkan Kasus TBC, Kemenkes Fokus Ungkap Manfaat Integrasi dengan Penanganan Stunting

M. Reza Sulaiman, Fajar Ramadhan

Sabtu, 23 Maret 2024 | 18:55 WIB
Turunkan Kasus TBC, Kemenkes Fokus Ungkap Manfaat Integrasi dengan Penanganan Stunting
Ilustrasi tuberkulosis. (Shutterstock)

Suara.com - Tuberkulosis (TBC) pada anak kian meningkat. Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Kementerian Kesehatan dr. Imran Pambudi, MPHM., kasus TBC anak alami peningkatan hingga 2,5 kali lipat dibandingkan sejak 2021.

Tercatat pada 2023 jumlah kasus TBC anak mencapai 134.528. Padahal, pada 2021, angka kasus TBC pada anak tercatat 42.187 kasus.

Sementara itu, Imran menuturkan kalau faktor kenaikan penularan TBC pada anak ini berkaitan dengan pemenuhan gizi yang masih kurang. Ia mengatakan, kurangnya pemenuhan gizi dengan baik membuat anak rentan tertular TBC.

Ilustrasi stunting
Ilustrasi stunting

“Nutrisi kita kan memang status gizi anaknya masih tidak terlalu baik sehingga anak-anak jadi lebih rentan tertular TBC,” ucap Imran dalam temu media Hari TBC Sedunia secara daring, Jumat (22/3/2024).

Dalam penanganan hal ini, Imran mengatakan, perlu adanya integras dalam penanganan TBC dan stunting. Hal ini karena TBC anak biasanya diawali gejala dengan berat badan yang turun. Hal ini juga berkaitan dengan stunting di mana berat anak tidak sesuai dengan idealnya.

“Pada saat penimbangan di posyandu kalau ada anak yang dinilai berat badannya tidak mencapai yang diharapkan, maka nakes akan melihat penyebabnya apa. Karena mungkin bukan hanya masalah gizi. Penyakit TBC gejalanya bukan batuk, gejalanya pada anak, tetapi lebih pada berat badannya turun,” jelasnya.

Oleh sebab itu, selain dengan mengetahui gizi demi cegah stunting, hal ini akan membantu ketahui kondisi apakah anak tersebut TBC atau tidak. Jika alami TBC, hal ini akan juga membantu membuat anak mendapatkan pengobatan segera sehingga menekan angka penularan.

Cara lain yang juga dilakukan demi mengetahui apakah anak alami TBC yakni dengan investigasi kontak dari keluarga.

“Dengan melakukan investigasi kontak maka kalau misalnya ayahnya positif, anak-anaknya juga dicek dari situ ketahuan ternyata anak-anaknya juga yang positif,” ujar Imran.

baca juga

Untuk anak yang sudah positif TBC ini juga juga bisa langsung bisa diberi pengobatan segera. Oleh sebab itu, integrasi penanganan TBC dan stunting ini akan sangat membantu mengetahui dua kondisi kesehatan anak tersebut.

“Cara menanggulanginya yaitu dengan melakukan pengobatan kepada anak kita sudah menyiapkan obat-obatan TB khusus ana, kemudian kita juga melakukan pelatihan-pelatihan kepada dokter kepada dokter spesialis penyakit anak dan lain-lain. Dan juga tadi mengintegrasikan penanganan TB dengan stunting sehingga jalannya bersama-sama,” jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus TBC Pada Anak Alami Peningkatan, Pandemi Covid-19 Jadi Penyebabnya?

Kasus TBC Pada Anak Alami Peningkatan, Pandemi Covid-19 Jadi Penyebabnya?

Health | Jum'at, 22 Maret 2024 | 16:00 WIB

Kasus Korupsi APD di Kemenkes, KPK Panggil Wakil Ketua MPR Fadel Muhammad

Kasus Korupsi APD di Kemenkes, KPK Panggil Wakil Ketua MPR Fadel Muhammad

News | Selasa, 19 Maret 2024 | 13:47 WIB

Amy BMJ Khawatir Bayinya Stunting Gegara Tak Minum ASI 8 Minggu Imbas Dipisahkan Paksa Oleh Aden Wong

Amy BMJ Khawatir Bayinya Stunting Gegara Tak Minum ASI 8 Minggu Imbas Dipisahkan Paksa Oleh Aden Wong

Your Say | Sabtu, 16 Maret 2024 | 16:37 WIB

Terkini

Ulasan Guru Aini: Ketika Ketekunan Menaklukkan Ketakutan pada Matematika

Ulasan Guru Aini: Ketika Ketekunan Menaklukkan Ketakutan pada Matematika

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Refly Harun Prediksi Gibran Mengundurkan Diri dalam 1-2 Hari Usai Putusan MK

Refly Harun Prediksi Gibran Mengundurkan Diri dalam 1-2 Hari Usai Putusan MK

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 08:28 WIB

Cuaca Panas Menyengat, Warga Diminta Tak Beraktivitas di Luar, Ini Alasannya

Cuaca Panas Menyengat, Warga Diminta Tak Beraktivitas di Luar, Ini Alasannya

Jogja | Rabu, 07 Oktober 2026 | 08:18 WIB

Peneliti Meninggal Diduga Akibat Bakteri Wabah Mematikan, AS Minta Rusia Transparan

Peneliti Meninggal Diduga Akibat Bakteri Wabah Mematikan, AS Minta Rusia Transparan

Health | Rabu, 07 Oktober 2026 | 08:08 WIB

Lonjakan Jutaan Tablet Alprazolam di Sleman, Dinkes Catat Penebusan Dobel hingga Apoteker Diancam

Lonjakan Jutaan Tablet Alprazolam di Sleman, Dinkes Catat Penebusan Dobel hingga Apoteker Diancam

Jogja | Rabu, 07 Oktober 2026 | 08:04 WIB

Denny Indrayana Desak Gibran Mundur dari Wapres: Selayaknya Punya Rasa Malu!

Denny Indrayana Desak Gibran Mundur dari Wapres: Selayaknya Punya Rasa Malu!

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 08:04 WIB

Jebakan Overqualification: Ketika Gelar Sarjana Tertahan di Sektor Informal

Jebakan Overqualification: Ketika Gelar Sarjana Tertahan di Sektor Informal

Your Say | Rabu, 07 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Warga Kotabumi Geger! Buaya Mendadak Muncul di Area Permukiman

Warga Kotabumi Geger! Buaya Mendadak Muncul di Area Permukiman

Lampung | Rabu, 07 Oktober 2026 | 07:57 WIB

BI dan ASEAN Soroti Penggunaan AI , Tata Kelola dan Stabilitas Keuangan Diperkuat

BI dan ASEAN Soroti Penggunaan AI , Tata Kelola dan Stabilitas Keuangan Diperkuat

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 07:52 WIB

Sempat Teriak Minta Tolong, Nenek di Tulungagung Tewas Terpanggang di Ladang Sendiri

Sempat Teriak Minta Tolong, Nenek di Tulungagung Tewas Terpanggang di Ladang Sendiri

Jatim | Rabu, 07 Oktober 2026 | 07:52 WIB

×