Bisa Bikin Drop, Ini Pantangan yang Harus Diwaspadai Oleh Penderita Diabetes saat Puasa Ramadan

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 26 Maret 2024 | 13:45 WIB
Bisa Bikin Drop, Ini Pantangan yang Harus Diwaspadai Oleh Penderita Diabetes saat Puasa Ramadan
ilustrasi puasa (jannoon028/Freepik)

Suara.com - Bagi pasien diabetes, salah satu hal yang paling menantang di bulan Ramadan ini adalah pola minum obat saat puasa. Apalagi jika pasien tersebut juga harus suntik insulin.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Eka Hospital Bekasi, dr. Melisa Diah Puspitasari, Sp.PD mengatakan pasien diabetes tetap boleh berpuasa jika kondisinya sudah terkontrol, bahkan meski harus minum obat sekalipun.

Namun dr. Melisa mengingatkan para diabetesi harus menyadari tanda mereka harus membatalkan puasa, yaitu saat mengalami hipoglikemia atau gula darah terlalu rendah.

"Tandanya seperti gemetar, keringat dingin, disorientasi, mengantuk dan mual, Anda harus segera membatalkan puasa. Selain itu, Anda juga harus membatalkan puasa jika dalam pengecekan didapatkan kadar gula darah, kurang dari 70 mg/dl atau lebih dari 300 mg/dl," ujar dr. Melisa melalui keterangan yang diterima suara.com, Selasa (26/3/2024).

Jika mengalami hipoglikemia, diabetesi bisa mengonsumsi minuman manis atau makanan tinggi gula sebagai pertolongan pertama.

Lebih lanjut, menurut dr. Melisa, selama berpuasa sebaiknya diabetisi berdiskusi dengan dokter terkait obat yang harus dikonsumsi. Biasanya, dokter dapat mengubah atau menggeser jadwal minum obat. Dokter juga mungkin akan melakukan penyesuaian dosis insulin saat berpuasa.

"Kondisi yang dapat memperburuk diabetes saat berpuasa, yaitu saat pola makan yang salah," paparnya.

Berikut ini adalah hal-hal yang harus diwaspadai bisa memperburuk kadar gula darah saat puasa:

1. Tidak makan sahur

baca juga

Dalam keadaan pasien diabetes tidak makan sahur, dianjurkan untuk tidak melanjutkan puasa. Terlebih jika sudah mengalami gejala-gejala hipoglikemia.

2. Berbuka puasa dengan makanan dan minuman tinggi gula

3. Tidak mengontrol kadar gula darah sebelum memasuki bulan Ramadan

4. Mengalami sakit atau infeksi lainnya.

"Apabila mengalami hiperglikemia, Anda dapat melakukan suntik insulin, minum obat sesuai anjuran dokter atau menghubungi dokter. Jika dibiarkan, hiperglikemia bisa menyebabkan komplikasi ketoasidosis diabetes yang membahayakan nyawa," pungkas dr. Melisa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Doa Puasa Hari Ke 15 dan 16 Ramadhan dan Waktu Terbaik Membacanya

Doa Puasa Hari Ke 15 dan 16 Ramadhan dan Waktu Terbaik Membacanya

Religi | Selasa, 26 Maret 2024 | 12:01 WIB

Berbuka dengan Menu Sederhana, Hidangan Nasi Nicholas Saputra Malah Disindir Netizen: Beras Bansos Bang?

Berbuka dengan Menu Sederhana, Hidangan Nasi Nicholas Saputra Malah Disindir Netizen: Beras Bansos Bang?

News | Selasa, 26 Maret 2024 | 11:31 WIB

Ini Bukti Dukungan Mikha Tambayong saat Deva Mahenra Berpuasa, Apa Itu?

Ini Bukti Dukungan Mikha Tambayong saat Deva Mahenra Berpuasa, Apa Itu?

Video | Selasa, 26 Maret 2024 | 12:05 WIB

Terkini

IHSG Merah Pada Senin Lagi, Masih Bergerak di Level 6.500

IHSG Merah Pada Senin Lagi, Masih Bergerak di Level 6.500

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 09:13 WIB

Api Tak Menunggu Kontrak Sewa: Urgensi Pesawat Amfibi bagi Negeri Kepulauan

Api Tak Menunggu Kontrak Sewa: Urgensi Pesawat Amfibi bagi Negeri Kepulauan

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 09:05 WIB

Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Lagi Anjlok Jadi Rp2.602.000/Gram

Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Lagi Anjlok Jadi Rp2.602.000/Gram

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 09:03 WIB

Terdampak Karhutla, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

Terdampak Karhutla, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

Foto | Senin, 14 September 2026 | 09:00 WIB

Bukan Jaga Malam, Pos Kamling di Kudus Malah Jadi Tempat Judi Dadu Digital

Bukan Jaga Malam, Pos Kamling di Kudus Malah Jadi Tempat Judi Dadu Digital

News | Senin, 14 September 2026 | 08:59 WIB

PTK Perkuat Bisnis Maritim, Jadi Penopang Rantai Logistik Energi

PTK Perkuat Bisnis Maritim, Jadi Penopang Rantai Logistik Energi

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 08:58 WIB

Penampakan SPBU Modular di CPI Makassar, Mulai Beroperasi Hari Ini

Penampakan SPBU Modular di CPI Makassar, Mulai Beroperasi Hari Ini

Sulsel | Senin, 14 September 2026 | 08:49 WIB

Adu Cepat di Kategori Baru 21K, 5.000 Pelari Bersaing di SiBakul Jogja Sport & Fest 2026

Adu Cepat di Kategori Baru 21K, 5.000 Pelari Bersaing di SiBakul Jogja Sport & Fest 2026

Sport | Senin, 14 September 2026 | 08:45 WIB

Minyak Dunia Menggila! Nyaris Tembus US$108 per Barel Usai Arab Saudi Diserang

Minyak Dunia Menggila! Nyaris Tembus US$108 per Barel Usai Arab Saudi Diserang

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 08:43 WIB

Touring Tanpa Pengawalan Bikers HOG Indomobil Buktikan Etika Berkendara di Jalan

Touring Tanpa Pengawalan Bikers HOG Indomobil Buktikan Etika Berkendara di Jalan

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 08:40 WIB

×