Praktik Dokter Spesialis Tidak Merata di Indonesia Telah Terjadi Selama Hampir 80 Tahun, Apa Solusi Pemerintah?

M. Reza Sulaiman, Lilis Varwati

Selasa, 07 Mei 2024 | 22:17 WIB
Praktik Dokter Spesialis Tidak Merata di Indonesia Telah Terjadi Selama Hampir 80 Tahun, Apa Solusi Pemerintah?
Ilustrasi dokter spesialis. (Freepik/pressfoto)

Suara.com - Kurangnya dokter spesialis masih jadi salah satu persoalan kesehatan di Indonesia. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mencatat kalau rasio dokter dibanding penduduk Indonesia tergolong sangat rendah, yakni 0,47 per 1.000 penduduk. Padahal menurut Bappenas, rasio ideal dokter spesialis, yakni 0,28 per 1.000 penduduk.

Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah luncurkan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Berbasis Rumah Sakit Pendidikan (hospital based) yang diresmikan secara langsung oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

"Oleh sebab itu, saat ini harus ada terobosan, kita harus membuat terobosan, kita harus berani memulai. Dengan 24 fakultas kedokteran yang dapat menyelenggarakan pendidikan dokter spesialis dan 420 rumah sakit dari 3.000 RS di Indonesia berpotensi menjadi Rumah Sakit Pendidikan, ini harus dijalankan bersama-sama agar segera menghasilkan dokter spesialis yang sebanyak-banyaknya dengan standar Internasional," tutur Jokowi dalam siaran persnya, Selasa (7/5/2024).

Ilustrasi dokter spesialis bedah sedang melakukan operasi (pixabay.com/sasint)
Ilustrasi dokter spesialis bedah sedang melakukan operasi (pixabay.com/sasint)

Saat ini, jumlah dokter umum di Indonesia tercatat ada 156.310 dokter. Padahal pemerintah menarget satu dokter umum per 1.000 penduduk, sehingga Indonesia masih kekurangan 124.294 dokter umum. Sementara rata-rata terdapat sekitar 12.000 lulusan setiap tahun dari 117 fakultas kedokteran (FK) di Indonesia.

Sedangkan jumlah dokter spesialis di Indonesia baru ada 49.670. Dengan demikian, Indonesia masih kekurangan 29.179 dokter spesialis. Sementara rata-rata, terdapat sekitar 2.700 lulusan setiap tahun dari 24 fakultas kedokteran penyelenggara pendidikan dokter spesialis saat ini. Tak hanya itu, distribusi dokter spesialis juga tidak merata. Sekitar 59 persen dokter spesialis masih terkonsentrasi di Pulau Jawa.

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa masalah distribusi dokter yanh tidak merata di Indonesia telah terjadi selama 79 tahun. Oleh sebab itu, harus bisa diselesaikan saat ini.

Saat ini, dengan hanya 2.700 lulusan per tahun, butuh lebih dari 10 tahun untuk memenuhi kebutuhan dokter spesialis. Karenanya, dengan adanya hospital base diharapkan bisa mempercepat pemenuhan dokter spesialis dari 10 tahun menjadi sekitar 5 tahun.

"Kita perlu mendistribusikan sekitar 29.000 dokter spesialis sampai ke level kabupaten/kota dan ini akan secara dinamis kita lakukan," kata Budi.

Dari sisi kualitas, dokter spesialis lulusan program berbasis rumah sakit ini setara dengan dokter spesialis lulusan program pendidikan di dunia. Pasalnya, Kemenkes melibatkan seluruh kolegium di Indonesia dan kolegium dari luar negeri serta Accreditation Council for Graduate Medical Education (ACGME) sebagai organisasi akreditasi yang menetapkan standar pendidikan rumah sakit dari rumah sakit pendidikan terkemuka seperti Mayo Clinic dan Johns Hopkins Hospital.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenkes Akan Bikin Aturan Pelarangan Lemak Trans di Makanan Indonesia, Bakal Berimbas ke UMKM Juga?

Kemenkes Akan Bikin Aturan Pelarangan Lemak Trans di Makanan Indonesia, Bakal Berimbas ke UMKM Juga?

Health | Selasa, 07 Mei 2024 | 17:31 WIB

Jokowi Setuju  dengan Pesan Luhut ke Prabowo: Jangan Bawa Orang Toxic ke Pemerintahan!

Jokowi Setuju dengan Pesan Luhut ke Prabowo: Jangan Bawa Orang Toxic ke Pemerintahan!

Video | Selasa, 07 Mei 2024 | 16:00 WIB

Ditanya Apa Betul jadi Pendorong Pertemuan Megawati-Prabowo, Begini Reaksi Jokowi

Ditanya Apa Betul jadi Pendorong Pertemuan Megawati-Prabowo, Begini Reaksi Jokowi

Video | Selasa, 07 Mei 2024 | 11:40 WIB

Terkini

4 Pore Tightening Toner Atasi Tekstur Kasar dan Bruntusan Kulit Berminyak

4 Pore Tightening Toner Atasi Tekstur Kasar dan Bruntusan Kulit Berminyak

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 19:35 WIB

Demi Penuhi Standar, Kendal Tornado FC Bantu Lampu Stadion Sriwedari Rp 1 Miliar

Demi Penuhi Standar, Kendal Tornado FC Bantu Lampu Stadion Sriwedari Rp 1 Miliar

Surakarta | Sabtu, 26 September 2026 | 19:34 WIB

Dari Kuliner hingga Hiburan, Travel Agent Bandung Mulai Lirik Kawasan Wisata Ini di Ibu Kota

Dari Kuliner hingga Hiburan, Travel Agent Bandung Mulai Lirik Kawasan Wisata Ini di Ibu Kota

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 19:13 WIB

Akademisi Diajak Kontribusikan Gagasan untuk Jakarta Vision

Akademisi Diajak Kontribusikan Gagasan untuk Jakarta Vision

Bisnis | Sabtu, 26 September 2026 | 19:06 WIB

Ada Perbaikan Jalan, Akses Jalan Kunir Kota Tua Ditutup Mulai Minggu Malam! Ini Rute Alternatifnya

Ada Perbaikan Jalan, Akses Jalan Kunir Kota Tua Ditutup Mulai Minggu Malam! Ini Rute Alternatifnya

News | Sabtu, 26 September 2026 | 19:05 WIB

Buku All The Bright Places, Meruntuhkan Stigma Negatif Isu Mental Health

Buku All The Bright Places, Meruntuhkan Stigma Negatif Isu Mental Health

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 19:00 WIB

Bebas Bersyarat Bechi Dinilai Janggal, Komnas Perempuan Desak Transparansi Data

Bebas Bersyarat Bechi Dinilai Janggal, Komnas Perempuan Desak Transparansi Data

Video | Sabtu, 26 September 2026 | 19:00 WIB

Buntut 198 Siswa dan Guru Tumbang Usai Santap MBG, SPPG di Tulungagung Disetop 20 Hari

Buntut 198 Siswa dan Guru Tumbang Usai Santap MBG, SPPG di Tulungagung Disetop 20 Hari

Jatim | Sabtu, 26 September 2026 | 18:59 WIB

Ketika Data PISA Berbicara, Narasi Keberhasilan Pendidikan Dipertanyakan

Ketika Data PISA Berbicara, Narasi Keberhasilan Pendidikan Dipertanyakan

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 18:55 WIB

Sinopsis Between Steps: Cinta di Tengah Dunia Robotika, Tayang 5 Oktober

Sinopsis Between Steps: Cinta di Tengah Dunia Robotika, Tayang 5 Oktober

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 18:50 WIB

×