Epy Kusnandar Positif Ganja Padahal Pernah Kena Tumor, Bikin Enak atau Malah Fatal dan Berbahaya?

M. Reza Sulaiman

Sabtu, 11 Mei 2024 | 10:44 WIB
Epy Kusnandar Positif Ganja Padahal Pernah Kena Tumor, Bikin Enak atau Malah Fatal dan Berbahaya?
Aktor Epy Kusnandar berpose saat berkunjung di kantor Redaksi Suara.com, Jakarta, Selasa (8/1). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Aktor Preman Pensiun Epu Kusnandar ditangkap karena kasus narkoba. Epy terbukti positif mengggunakan ganja berdasarkan hasil tes urine yang dilakukan polisi.

"Dua, duanya, setelah kami lakukan (tes) urine awal, positif narkoba menggunakan ganja. Dari laporan masyarakat terkait adanya penyalahgunaan narkoba. Kami melakukan penyelidikan dan menemukan kedua orang tersebut," terang AKBP Indrawienny Panjiyoga, Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, ditulis Sabtu (11/5/2024).

Penangkapan Epy Kusnandar turut menjadi perbincangan netizen. Tidak sedikit yang mengaitkan penggunaan ganja dengan riwayat penyakit tumor otak yang pernah dialaminya.

"Perasaan mang epy dulu sakit kanker atau tumor otak gitu lupa, tapi malah ngobat, mungkin itu rahasia kesembuhannya, kan harus bahagia," cyut akun Kana707 di media sosial X.

Ganja bermanfaat untuk pengobatan tumor?

Ganja, produk dari tanaman Cannabis sativa, telah lama jadi pro kontra di dunia kesehatan. Kandungan THC dan CBD pada ganja rentan menyebabkan kecanduan dan ketergantungan, membuatnya tergolong sebagai narkoba golongan 1 di Indonesia yang peredarannya dilarang.

Meski begitu melansir laman American Cancer Society, klaim manfaat ganja bagi pengobatan tumor dan kanker terus bermunculan. Studi kecil menunjukkan bahwa ganja merokok dapat membantu mengatasi mual dan muntah akibat kemoterapi serta mengurangi nyeri neuropatik (nyeri yang disebabkan oleh saraf yang rusak).

Telah ada beberapa uji klinis awal dari cannabinoid dalam mengobati kanker pada manusia dan lebih banyak studi yang direncanakan. Meskipun studi-studi sejauh ini menunjukkan bahwa cannabinoid dapat aman dalam mengobati kanker, mereka tidak menunjukkan bahwa mereka membantu mengontrol atau menyembuhkan penyakit tersebut.

Efek bahaya konsumsi ganja

baca juga

Mengandalkan ganja sendiri sebagai pengobatan sambil menghindari atau menunda perawatan medis konvensional untuk tumor dan kanker dapat memiliki konsekuensi kesehatan yang serius.

Di sisi lain, ganja juga dapat menimbulkan beberapa bahaya bagi pengguna. Efek 'tinggi' dan euforia yang dihasilkan ganja membuat penggunanya berisiko mengalami kecemasan, paranoia, hingga tidak bisa mengontrol gerakan dan disorientasi.

Merokok ganja mengirimkan THC dan cannabinoid lainnya ke tubuh, tetapi juga mengirimkan zat berbahaya kepada pengguna dan orang-orang di sekitarnya, termasuk banyak zat yang sama ditemukan dalam asap tembakau, seperti meningkatkan risiko kanker dan penyakit saluran napas lainnya.

Epy Kusnandar Pernah Divonis Usianya Tinggal 4 Bulan

Kabar tentang Epy Kusnandar yang terlibat dengan narkoba mengejutkan banyak pihak. Terutama mengingat sebelumnya, aktor yang dikenal dari perannya di "Preman Pensiun" ini telah mengalami masa sulit akibat sakit tumor otak.

Pada suatu kesempatan, Epy Kusnandar mengungkapkan pengalamannya saat didiagnosis dengan tumor otak dan diberi perkiraan usia hidup hanya 4 bulan lagi. Pengakuan ini terjadi ketika dia menjadi bintang tamu di acara FYP pada tahun 2023 lalu. Meskipun dokter memberikan perkiraan tersebut dengan nada canda, namun hal tersebut membuat Epy Kusnandar merasa terpuruk.

“Ceritanya waktu itu saya diperiksa sama dokter dokternya itu antik gak tau menghibur atau apa dia ngomongnya juga sambil bercanda. Walaupun 4 bulan lagi kayak di bercandain gitu saya bukannya terhibur tapi ngedrop,” ucap Epy Kusnandar dalam video yang diunggah kembali akun Tiktok @sigit_maulana1_.

Istri Epy, Karina Ranau, juga membagikan kisahnya tentang kondisi suaminya yang cukup serius. Dokter menyarankan agar Epy segera menjalani operasi untuk mencegah perkembangan tumor menjadi kanker. Namun, keluarga Epy memilih untuk mencari pengobatan alternatif sebagai upaya penyembuhan.

Tak hanya mengandalkan pengobatan tradisional, Epy juga mengubah gaya hidupnya. Dia berhenti merokok dan melakukan pengecekan secara rutin. Hasilnya, kondisi tumornya mulai membaik dan bahkan mengecil.

“Waktu itu sempat dokter bilang suruh operasi karena kan liat kondisi sampai dirawat waktu itu sampai muntah muntah, akhirnya dokter bilang ini harus dioperasikan karena semakin lama, ketika usianya tua makin parah bisa akan jadi kanker otak,” jelas Karina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Yogi Gamblez Bintang Serigala Terakhir 2 Ternyata Ikut Ditangkap Bareng Epy Kusnandar Terkait Narkoba

Yogi Gamblez Bintang Serigala Terakhir 2 Ternyata Ikut Ditangkap Bareng Epy Kusnandar Terkait Narkoba

Entertainment | Sabtu, 11 Mei 2024 | 08:25 WIB

Epy Kusnandar 'Kang Mus' di Preman Pensiun Ditangkap karena Narkoba

Epy Kusnandar 'Kang Mus' di Preman Pensiun Ditangkap karena Narkoba

Your Say | Sabtu, 11 Mei 2024 | 08:20 WIB

Epy Kusnandar Ditangkap, Padahal Sudah Janji Bantu Anak Promo Film Dilan 1983

Epy Kusnandar Ditangkap, Padahal Sudah Janji Bantu Anak Promo Film Dilan 1983

Entertainment | Sabtu, 11 Mei 2024 | 07:15 WIB

Terkini

Respons Krisis Bencana: Pemerintah Percepat Pemulihan 20 Mal Pelayanan Publik Terdampak Parah

Respons Krisis Bencana: Pemerintah Percepat Pemulihan 20 Mal Pelayanan Publik Terdampak Parah

News | Rabu, 16 September 2026 | 21:25 WIB

Jangan Asal Ikut Tren! Ahli Bongkar Cara Cerdas Baca Label Produk Wellness

Jangan Asal Ikut Tren! Ahli Bongkar Cara Cerdas Baca Label Produk Wellness

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 21:10 WIB

Ciri-ciri Larutan Asam dan Basa Beserta Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari

Ciri-ciri Larutan Asam dan Basa Beserta Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 21:00 WIB

Karhutla Sumsel Capai 6.552 Hektar, Kenapa Masih Ada 84 Hektar Belum Padam?

Karhutla Sumsel Capai 6.552 Hektar, Kenapa Masih Ada 84 Hektar Belum Padam?

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 20:59 WIB

Kasih Finger Heart Sembari Senyum Lebar, Bahlil Bungkam soal Fahd A Rafiq dan Nusron Wahid

Kasih Finger Heart Sembari Senyum Lebar, Bahlil Bungkam soal Fahd A Rafiq dan Nusron Wahid

News | Rabu, 16 September 2026 | 20:48 WIB

Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho

Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 20:42 WIB

Momen Prabowo dan Pramono Jajal Rute LRT Kelapa Gading-Manggarai

Momen Prabowo dan Pramono Jajal Rute LRT Kelapa Gading-Manggarai

Foto | Rabu, 16 September 2026 | 20:39 WIB

Persib Cetak Sejarah, Satu-satunya Klub Indonesia yang Menang di Korea Selatan

Persib Cetak Sejarah, Satu-satunya Klub Indonesia yang Menang di Korea Selatan

Jabar | Rabu, 16 September 2026 | 20:39 WIB

Bukan Cuma Rp13 Miliar, Begini Jejak Aliran Uang Kasus Korupsi Chromebook Muara Enim

Bukan Cuma Rp13 Miliar, Begini Jejak Aliran Uang Kasus Korupsi Chromebook Muara Enim

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 20:33 WIB

Pemusnahan Sabu Jaringan Internasional Senilai Rp68 Miliar di Bengkalis

Pemusnahan Sabu Jaringan Internasional Senilai Rp68 Miliar di Bengkalis

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 20:32 WIB

×