42 Balita Keracunan Makanan Pencegah Stunting di Sulbar, Kepala BKKBN Minta Pemda Libatkan Ahli Gizi

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Selasa, 14 Mei 2024 | 13:07 WIB
42 Balita Keracunan Makanan Pencegah Stunting di Sulbar, Kepala BKKBN Minta Pemda Libatkan Ahli Gizi
Ilustrasi Anak Makan (Pixabay.com/5686750)

Suara.com - Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo menyarankan agar setiap kabupaten/kota yang memiliki program pemberian makanan tambahan di posyandu untuk juga menggaet ahli gizi. 

Tujuannya agar setiap makanan tambahan yang diberikan bisa lebih dulu dikonsultasikan kepada ahli gizi agar sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kesehatan anak-anak. 

"Saran saya di daerah itu tim percepatan penurunan stunting harus ada ahli gizi, di kecamatan juga ada ahli gizi. Saran saya konsultasi dengan ahli gizi setempat. Tim percepatan penurunan stunting harus mengawal dengan baik," kata Hasto ditemui usai Rapat Koordinasi Teknis BKKBN di Jakarta, Selasa (14/5/2024). 

Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo memberi paparan kepada wartawan, Minggu (21/8/2022) malam. [Hiskia Andika Weadcaksana / Suarajogja.id]
Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo memberi paparan kepada wartawan, Minggu (21/8/2022) malam. [Hiskia Andika Weadcaksana / Suarajogja.id]

Pernyataan itu sekaligus menanggapi kejadian keracunan makanan pada puluhan balita di Majene, Sulawesi Barat, setelah mendapatkan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) pencegah stunting dari Pemerintah Daerah (Pemda) setempat.

Menurut Hasto, saat ini memang banyak Pemda yang kian semangat membuat program penurunan angka stunting di daerahnya masing-masing. Itu sebabnya, dia menyarankan agar Pemda memperhatikan jenis makanan yang diberikan kepada anak. Kejadian di Sulawesi Barat itu juga, menurutnya, termasuk kejadian yang jarang terjadi. 

"Makanan kalau perlu diuji coba. Seluruh Indonesia sekarang marak sekali bikin makanan untuk balita dan ibu hamil. Dan ada kejadian di Sulawesi Barat, saya rasa itu satu dari sekian ribu kegiatan," ujarnya.

Sebelumnya silaporkan ada 42 balita mengalami keracunan di Majene, Sulawesi Barat, setelah mendapatkan PMT pencegah stunting. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Mamuju menemukan adanya bakteri E-Coli dari sampel makanan PMT tersebut.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin juga telah menyampaikan kalau pemberian makanan itu tidak dilakukan oleh Dinas Kesehatan. Sehingga, Budi mengimbau kepada seluruh Pemda yang ingin memberikan PMT kepada balita untuk mencegah stunting agar melibatkan Dinas Kesehatan setempat. Karena Dinkes bisa melakukan kontrol secara menyeluruh, agar makanan tersebut aman dikonsumsi.

Escherichia coli atau E.coli sendiri merupakan bakteri yang biasa hidup di usus manusia dan hewan, fungsinya sebenarnya untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan. Tetapi, ada juga jenis E. coli tertentu yang dapat menyebabkan infeksi sehingga menimbulkan gejala diare, sakit perut dan kram. 

baca juga


Dikutip dari Halodoc, jenis bakteri E. coli yang berbahaya itu menghasilkan toksin Shiga (STEC), sejenis racun yang dapat menyebabkan penyakit bawaan makanan yang parah. Racun dari bakteri E. coli tersebut dapat menular ke manusia melalui konsumsi makanan yang terkontaminasi. Seperti daging mentah atau setengah mata, susu mentah, dan sayuran mentah yang terkontaminasi.  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penghasilan Orang Stunting 22% Lebih Rendah dari yang Tidak Stunting, Indonesia Emas Bisa Gagal?

Penghasilan Orang Stunting 22% Lebih Rendah dari yang Tidak Stunting, Indonesia Emas Bisa Gagal?

Health | Kamis, 09 Mei 2024 | 15:50 WIB

Hari Posyandu Nasional, Yuk Jangan Malas Datang ke Posyandu untuk Cegah Stunting

Hari Posyandu Nasional, Yuk Jangan Malas Datang ke Posyandu untuk Cegah Stunting

Health | Selasa, 30 April 2024 | 08:15 WIB

Tak Cuma Stunting, Preisden Jokowi Soroti Masalah Angka Kematian di Indonesia yang Masih Tinggi

Tak Cuma Stunting, Preisden Jokowi Soroti Masalah Angka Kematian di Indonesia yang Masih Tinggi

Health | Jum'at, 26 April 2024 | 09:59 WIB

Terkini

Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib

Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib

News | Senin, 28 September 2026 | 12:11 WIB

Awas Jadi 'Kotak Pandora', Arie Yusuf Amir Bongkar Celah Berbahaya RUU Perampasan Aset

Awas Jadi 'Kotak Pandora', Arie Yusuf Amir Bongkar Celah Berbahaya RUU Perampasan Aset

News | Senin, 28 September 2026 | 12:10 WIB

Urutan Zodiak yang Paling Gampang Selingkuh hingga Paling Setia, Pasanganmu Termasuk?

Urutan Zodiak yang Paling Gampang Selingkuh hingga Paling Setia, Pasanganmu Termasuk?

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 12:09 WIB

Indosat 5G Bikin Aktivitas Digital di Medan Lancar

Indosat 5G Bikin Aktivitas Digital di Medan Lancar

Sumut | Senin, 28 September 2026 | 12:06 WIB

2 Tewas dalam Bentrok di Setokok Batam, Polisi Didesak Usut Dalang Kerusuhan

2 Tewas dalam Bentrok di Setokok Batam, Polisi Didesak Usut Dalang Kerusuhan

Batam | Senin, 28 September 2026 | 12:06 WIB

Coba Tanya AI Sebelum ke Dokter: Solusi Praktis atau Bumerang Buat Keselamatan Pasien?

Coba Tanya AI Sebelum ke Dokter: Solusi Praktis atau Bumerang Buat Keselamatan Pasien?

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 12:00 WIB

Timnas Indonesia vs Malaysia Dijaga Super Ketat di GBK, Ada 2.373 Personel Gabungan

Timnas Indonesia vs Malaysia Dijaga Super Ketat di GBK, Ada 2.373 Personel Gabungan

Bola | Senin, 28 September 2026 | 11:59 WIB

Ratusan UMKM Perempuan Ikuti Pelatihan Kewirausahaan di Medan

Ratusan UMKM Perempuan Ikuti Pelatihan Kewirausahaan di Medan

Sumut | Senin, 28 September 2026 | 11:58 WIB

Gara-gara Temuan Fasilitas Mewah Viral, Ferdy Sambo cs Langsung Diperiksa Petugas Lapas Cibinong

Gara-gara Temuan Fasilitas Mewah Viral, Ferdy Sambo cs Langsung Diperiksa Petugas Lapas Cibinong

News | Senin, 28 September 2026 | 11:57 WIB

Jokowi Hanya Jadi Role Model Kader PSI, Pakar: Bukan Panutan Masyarakat Luas

Jokowi Hanya Jadi Role Model Kader PSI, Pakar: Bukan Panutan Masyarakat Luas

News | Senin, 28 September 2026 | 11:56 WIB

×