Mengandung Banyak Vitamin dan Mineral, Benarkah Air Kelapa Bisa Membantu Menurunkan Kolesterol Tinggi?

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Senin, 10 Juni 2024 | 19:42 WIB
Mengandung Banyak Vitamin dan Mineral, Benarkah Air Kelapa Bisa Membantu Menurunkan Kolesterol Tinggi?
Ilustrasi air kelapa (Pixabay.com/InstagramFOTOGRAFIN)

Suara.com - Selain menyegarkan, air kelapa muda diketahui memiliki kandungan elektrolit, mineral, dan vitamin. Karenanya, tak heran bila air kelapa muda punya sejumlah manfaat kesehatan untuk tubuh, salah satunya dipercaya dapat menurunkan kolesterol.

Beberapa studi menunjukkan bahwa konsumsi air kelapa bisa bermanfaat untuk menurunkan kolesterol tinggi. Seperti melansir dari laman Healthline, dalam studi pada 2008 para peneliti memberi makan tikus dengan makanan yang kaya lemak dan kolesterol.

Kemudian dalam satu kelompok tikus yang lain, diberi air kelapa dosis tinggi, yaitu 4 ml per 100 gram berat badan tikus. Setelah 45 hari ditemukan bahwa kelompok tikus yang diberi air kelapa mengalami penurunan kadar kolesterol dan trigliserida.

Efek air kelapa tersebut serupa dengan obat statin, yang umum digunakan untuk menurunkan kolesterol tinggi. Namun perlu digarisbawahi bahwa artinya perlu dosis air kelapa yang tinggi bila ingin merasakan manfaat penurunan kolesterol.

Ilustrasi air kelapa (unsplash.com/Towfiqu barbhuiya)
Ilustrasi air kelapa (unsplash.com/Towfiqu barbhuiya)

Jika ditujukan untuk manusia, itu setara dengan orang seberat 68 kg yang mengkonsumsi 2,7 liter air kelapa per hari.

Sehingga meski ada beberapa bukti bahwa air kelapa bermanfaat untuk menurunkan kolesterol, penelitian lebih lanjut yang berpusat pada manusia tetap diperlukan.

Tapi mengingat air kelapa kaya akan vitamin dan mineral seperti vitamin C, asam nikotinat, asam pantotenat, biotin, riboflavin, asam folat dan lainnya, maka tak ada salahnya untuk mengonsumsinya setiap hari.

Namun penting untuk minum air kelapa yang murni saja, tanpa menggunakan gula tambahan.

Untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah, para ahli merekomendasikan diet sehat seperti mengurangi asupan makanan yang tinggi lemak seperti kuning telur, susu, daging olahan, gorengan, dan lain sebagainya.

Tak cuma mengatur pola makan lebih sehat dan seimbang, berolahraga juga berada di urutan teratas sebagai cara untuk menurunkan kolesterol. Dianjurkan untuk tetap aktif bergerak dengan olahraga minimal dua setengah jam seminggu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mitos Atau Fakta: Air Kelapa Lebih Baik daripada Pain Killer untuk Nyeri Haid?

Mitos Atau Fakta: Air Kelapa Lebih Baik daripada Pain Killer untuk Nyeri Haid?

Health | Kamis, 06 Juni 2024 | 20:28 WIB

Seberapa Penting Angka Trigliserida dan Apa Risikonya Terhadap Kesehatan

Seberapa Penting Angka Trigliserida dan Apa Risikonya Terhadap Kesehatan

Health | Selasa, 28 Mei 2024 | 11:56 WIB

Gejala Kolesterol Naik karena Kebanyakan Makan Saat Lebaran, Bisa Sesak Napas?

Gejala Kolesterol Naik karena Kebanyakan Makan Saat Lebaran, Bisa Sesak Napas?

Health | Jum'at, 12 April 2024 | 13:53 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB