Iduladha Jangan Incar Jeroan Hewan Kurban: Bisa Merusak Ginjal!

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Senin, 17 Juni 2024 | 11:25 WIB
Iduladha Jangan Incar Jeroan Hewan Kurban: Bisa Merusak Ginjal!
Ilustrasi jeroan (Pexels)

Suara.com - Momen Iduladha identik dengan berbagai hidangan lezat dari daging hewan kurban. Tak hanya daging, jeroan seperti hati, limpa, dan ginjal juga menjadi favorit banyak orang.

Namun, tahukah Anda bahwa konsumsi jeroan berlebihan dapat membahayakan kesehatan, khususnya ginjal?

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Endokrinologi Metabolik dan Diabetes Dr. dr. Hans Tandra, Sp.PD-KEMD, Ph.D blak-blakan menyebut jeroan sebagai makanan sampah yang harus dibuang. Ini karena efek buruknya lebih banyak daripada manfaatnya untuk kesehatan.

"Protein tinggi, hati-hati pada ginjal. Lemaknya jahat dan kotor lagi ya," ujar Dr. Hans dalam konten edukasi Good Talk TV, dikutip suara.com, Senin (17/6/2024).

Menurut Dr. Hans, jeroan di antaranya yaitu usus, hati, paru, otak, kikil, buntut, babat, cingur, brutu, lidah, ginjaran, pelo, limpo, jantung, cece, hingga sumsum.

Dokter yang juga motivator kesehatan ini mengakui jeroan merupakan makanan tinggi protein, namun Dr. Hans mengatakan yang harus digarisbawahi dari jeroan yaitu kadar lemaknya yang tinggi alias mengandung lemak jahat. Inilah sebabnya ia menamai jeroan sebagai makanan sampah.

Dokter lulusan pendidikan spesialis penyakit dalam di Universitas Airlangga itu menjamin jika makanan jeroan akan mendatangkan asam urat, dengan lonjakan yang cukup tinggi.

"Makanan jeroan pasti LDL atau lemak jahat, makanan jeroan, kalori besar, gulanya tinggi. Jadi bagi lemak, gula, asam urat, semuanya naik, ginjal pun bisa rusak," pungkas Dr. Hans.

Bahaya Ginjal Rusak pada Manusia

Ginjal yang rusak atau tidak berfungsi dengan baik dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan yang serius. Ini karena ginjal merupakan organ vital tubuh yang bertugas menyaring darah, sebelum akhirnya darah diedarkan ke seluruh tubuh.

Ginjal rusak bisa menyebabkan penumpukan limbah di tubuh, sehingga ginjal tidak bisa lagi menyaring limbah dan racun yang menumpuk di tubuh.

Ginjal yang rusak dapat menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit, seperti kadar kalium, natrium, dan kalsium yang tidak normal. Ketidakseimbangan ini dapat mengakibatkan masalah jantung, kelemahan otot, dan kejang.

Bahkan ginjal yang rusak bisa memicu penyakit hipertensi yaitu tekanan darah tinggi, yang akhirnya memicu siklus berbahaya.

Beberapa tanda ginjal rusak diantaranya yaitu kelelahan, kelemahan, pembengkakan di kaki, tangan, sesak napas, nafsu makan berkurang, mual muntah, kram otot, kulit gatal, nyeri dada hingga jumlah buang air kecil berubah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masjid Istiqlal Terima 62 Hewan Kurban, Ada dari Megawati hingga Gereja Katedral

Masjid Istiqlal Terima 62 Hewan Kurban, Ada dari Megawati hingga Gereja Katedral

News | Senin, 17 Juni 2024 | 10:16 WIB

Panduan Lengkap Pembagian Daging Kurban Idul Adha Menurut Islam: Siapa yang Berhak dan Berapa Banyak?

Panduan Lengkap Pembagian Daging Kurban Idul Adha Menurut Islam: Siapa yang Berhak dan Berapa Banyak?

Lifestyle | Senin, 17 Juni 2024 | 10:14 WIB

Bolehkah Non Muslim Diberi Daging Hewan Kurban?

Bolehkah Non Muslim Diberi Daging Hewan Kurban?

Lifestyle | Senin, 17 Juni 2024 | 10:50 WIB

Terkini

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB