Alergi Susu Sapi Masih TInggi pada Anak Indonesia, Orangtua Harus Tahu Cara Cegahnya Pakai AI

Bimo Aria Fundrika

Minggu, 23 Juni 2024 | 10:51 WIB
Alergi Susu Sapi Masih TInggi pada Anak Indonesia, Orangtua Harus Tahu Cara Cegahnya Pakai AI
Ilustrasi susu (Pixabay.com/Imoflow)

Suara.com - Alergi terhadap protein susu sapi adalah masalah yang sering dialami anak-anak di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Menurut data Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), prevalensi alergi protein susu sapi pada anak di bawah usia lima tahun di Indonesia berkisar antara 2% hingga 7,5%. Artinya, lebih dari 1,6 juta anak di Indonesia berisiko mengalami alergi susu sapi.

Kondisi ini perlu mendapat perhatian serius dari orang tua karena jika tidak ditangani dengan tepat, dapat menghambat tumbuh kembang optimal anak. Penelitian menunjukkan bahwa 1 dari 4 anak dengan alergi susu sapi berisiko mengalami gangguan pertumbuhan jika tidak mendapat penanganan yang tepat.

"Alergi protein susu sapi terjadi karena sistem kekebalan tubuh bereaksi tidak normal terhadap protein susu sapi, menyebabkan beberapa gejala termasuk gangguan pada saluran cerna yang dapat menghambat penyerapan nutrisi penting. Susu adalah salah satu sumber protein utama yang mendukung tumbuh kembang anak, termasuk dalam pencegahan stunting," ujar Dokter Anak Spesialis Konsultan Alergi & Imunologi, Dr. dr. Zahrah Hikmah, Sp.A(K), dalam keterangannya. 

Jangan minum susu mentah yang baru diperas dari sapi, ini bahayanya. (Shutterstock)
Jangan minum susu mentah yang baru diperas dari sapi, ini bahayanya. (Shutterstock)

Oleh karena itu, peran orang tua, terutama ibu, sangat penting dalam mencegah dan menangani kondisi alergi ini dengan memberikan nutrisi yang tepat. Namun, banyak orang tua masih kurang memahami cara mengenali gejala alergi susu sapi dan sering menyepelekan kondisi ini, tidak segera berkonsultasi ke dokter, atau bahkan tetap memberikan susu sapi kepada anak meskipun sudah muncul gejala.

Oleh karena itu, edukasi yang komprehensif dan mudah dipahami dari sumber yang terpercaya sangat diperlukan agar orang tua dapat mengenali gejala alergi dan segera mendapatkan diagnosis serta penanganan yang tepat dari dokter anak.

Brand Manager SGM Eksplor ISOPRO SOY, Claresta Constantine mengatakan dalam rangka memperingati Pekan Alergi Sedunia, pihaknya meluncurkan platform edukasi digital "Soya Generasi Maju". Platform ini adalah website pertama dan satu-satunya di Indonesia yang menyediakan informasi lengkap dan tervalidasi mengenai kondisi tidak cocok susu sapi, serta layanan tanya jawab berbasis AI dengan sumber yang telah tervalidasi oleh pakar. Hal ini memungkinkan para orang tua untuk lebih mengenali gejala dan penanganan alergi agar anak-anak dapat tumbuh optimal.

"Platform ini menyediakan panduan lengkap tentang kondisi tidak cocok susu sapi, termasuk sesi tanya jawab berbasis AI dan akses ke berbagai konten edukasi yang terus diperbarui," ujar

Bagi anak yang tidak cocok dengan susu sapi, penting untuk memberikan alternatif nutrisi yang tepat dan aman sesuai rekomendasi tenaga kesehatan. Formula berbasis isolat protein kedelai atau soya yang telah difortifikasi untuk anak di atas satu tahun dapat menjadi pilihan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Boiyen Ngaku Suka Kopi Susu Berbahan Dasar Oat, Ternyata Ini Manfaatnya

Boiyen Ngaku Suka Kopi Susu Berbahan Dasar Oat, Ternyata Ini Manfaatnya

Lifestyle | Jum'at, 21 Juni 2024 | 13:06 WIB

Jangan Asal Oles! Ini 4 Kesalahan Pakai Pelembap yang Bikin Iritasi Makin Parah

Jangan Asal Oles! Ini 4 Kesalahan Pakai Pelembap yang Bikin Iritasi Makin Parah

Lifestyle | Selasa, 18 Juni 2024 | 08:05 WIB

3 Makanan yang Bisa Berisiko Menimbulkan Jerawat pada Kulit dan Wajah

3 Makanan yang Bisa Berisiko Menimbulkan Jerawat pada Kulit dan Wajah

Your Say | Kamis, 06 Juni 2024 | 15:24 WIB

Terkini

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB