Jangan Sepelekan! Ini Dampak Buruk Jarang Periksa Gigi Setiap 6 Bulan Sekali

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Selasa, 25 Juni 2024 | 15:24 WIB
Jangan Sepelekan! Ini Dampak Buruk Jarang Periksa Gigi Setiap 6 Bulan Sekali
Ilustrasi seseorang menjalani pemeriksaan gigi. [Dok.Antara/Pexels/Arvind Philomin]

Suara.com - Menjaga kesehatan gigi dan mulut bukan hanya soal menghindari sakit gigi, tetapi juga tentang menjaga kualitas hidup kita secara keseluruhan. Banyak orang menganggap sepele kunjungan rutin ke dokter gigi, padahal pemeriksaan gigi setiap enam bulan sekali bisa memberikan banyak manfaat yang tak terduga.

Hal ini dibenarkan oleh drg. Kim Seong Seon, Dental Technician dan Pendiri Arirang Dental Clinic. Ia mengatakan pemeriksaan gigi baiknya dilakukan setiap 6 bulan sekali.

"Sebagai dokter tentunya saya ingin memberikan kontribusi yang lebih untuk masyarakat dengan memberikan banyak informasi yang bermanfaat dan fokusnya di kesehatan gigi. Kalau Kesehatan gigi terganggu tentunya akan berdampak pada banyak hal di hidup kita. Jadi, jangan lupa untuk kontrol gigi minimal 6 bulan sekali, untuk menjaga kesehatan gigimu agar terhindar dari penyakit gigi," kata drg. Kim Seong Seon, dalam konferensi pers program Hidup Sehat tvOne, baru-baru ini.

Sementara itu mengutip laman WebMD, survei di Inggris menyebut anak-anak yang rutin pergi ke dokter gigi untuk memeriksakan giginya memiliki risiko lebih rendah gigi bolong dan melakukan operasi gigi, dibandingkan dengan anak-anak yang ke dokter gigi saat sakit.

drg. Kim Seong Seon, Dental Technician dan Pendiri Arirang Dental Clinic. (Dok. Istimewa)
drg. Kim Seong Seon, Dental Technician dan Pendiri Arirang Dental Clinic. (Dok. Istimewa)

Survei lainnya menyebut orang yang jarang memeriksakan gigi memiliki lebih banyak gigi ompong, membuat penampilan tidak menarik dan rasa percaya diri yang rendah.

Berikut tiga alasan kuat mengapa kamu harus rutin periksa gigi setiap enam bulan sekali:

1. Deteksi Dini Masalah Kesehatan Gigi

Pemeriksaan gigi rutin memungkinkan dokter gigi untuk mendeteksi masalah sejak dini, bahkan sebelum kamu merasakan gejala apapun. Lubang kecil pada gigi, misalnya, bisa segera ditemukan dan ditangani sebelum berkembang menjadi kerusakan yang lebih besar dan menyakitkan. Selain itu, pemeriksaan rutin juga bisa mendeteksi masalah lain seperti penyakit gusi, infeksi, dan bahkan tanda-tanda awal kanker mulut. Dengan deteksi dini, penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan efektif, sehingga kamu terhindar dari prosedur yang lebih rumit dan mahal di masa depan.

2. Membersihkan Plak dan Karang Gigi

Tidak peduli seberapa rajin kamu menyikat gigi dan menggunakan benang gigi, selalu ada area yang sulit dijangkau yang bisa menjadi tempat menumpuknya plak dan karang gigi. Jika dibiarkan, plak dan karang ini bisa menyebabkan kerusakan gigi dan penyakit gusi. Saat kamu periksa ke dokter gigi setiap enam bulan, kamu akan mendapatkan pembersihan profesional yang bisa menghilangkan plak dan karang gigi tersebut. Pembersihan ini membantu menjaga gigi tetap bersih, sehat, dan bebas dari kerusakan yang disebabkan oleh penumpukan plak.

3. Meningkatkan Kesehatan Mulut dan Keseluruhan

Kesehatan mulut yang buruk tidak hanya mempengaruhi mulut, tetapi juga bisa berdampak pada kesehatan tubuh secara keseluruhan. Infeksi gusi, misalnya, bisa menyebabkan masalah serius seperti penyakit jantung, diabetes, dan komplikasi kehamilan. Dengan rutin memeriksakan gigi, dokter gigi bisa memastikan mulut kamu tetap sehat dan bebas dari infeksi. Selain itu, dokter gigi juga bisa memberikan saran tentang cara merawat gigi dan gusi dengan lebih baik di rumah, termasuk teknik menyikat gigi yang benar dan pemilihan produk perawatan gigi yang sesuai.

drg. Kim Seong Seon akan menjadi pengisi acara program Hidup Sehat di tvOne setiap Rabu pukul 09.30 WIB. Program ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut dengan menghadirkan dokter gigi yang ahli dibidangnya.

"Ini hal yang baik ya, dengan adanya kerjasama atau kolaborasi bersama dokter yang berpengalaman apalagi sudah puluhan tahun di program tvOne, tentunya bisa menjadi nilai tambah. Pastinya informasi yang disampaikan menjadi lebih valid dengan penyampaian yang mudah dipahami. Semoga program Hidup Sehat terus menjadi referensi acara kesehatan favorit bagi masyarakat," Kata Maria Goretti Limi, Direktur Bisnis, Marketing Sales dan Programing tvOne.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menaikan Tekstur MPASI Harus Tunggu Gigi Anak Tumbuh? Begini Penjelasan Dokter

Menaikan Tekstur MPASI Harus Tunggu Gigi Anak Tumbuh? Begini Penjelasan Dokter

Health | Selasa, 25 Juni 2024 | 08:23 WIB

Nagita Slavina Ngeluh Capek Saat Sa'i, Raffi Ahmad Tetap Fokus Ibadah

Nagita Slavina Ngeluh Capek Saat Sa'i, Raffi Ahmad Tetap Fokus Ibadah

Entertainment | Selasa, 18 Juni 2024 | 18:15 WIB

Abaya Nagita Slavina saat Wukuf Curi Perhatian, Harganya Nggak Sampai Sejutaan

Abaya Nagita Slavina saat Wukuf Curi Perhatian, Harganya Nggak Sampai Sejutaan

Entertainment | Senin, 17 Juni 2024 | 07:15 WIB

Terkini

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB