Kontroversi Penanganan Zhang Zhi Jie: Apakah Ada Kelalaian Tim Medis? PB IDI Buka Suara

M. Reza Sulaiman, Fajar Ramadhan

Rabu, 03 Juli 2024 | 17:14 WIB
Kontroversi Penanganan Zhang Zhi Jie: Apakah Ada Kelalaian Tim Medis? PB IDI Buka Suara
Mendiang Zhang Zhi Jie pebulutangkis China yang meninggal saat ikuti gelaran Badminton Asia Junior Championship di GOR Amongrogo, Yogyakarta, Minggu (30/6/2024). [@craigansibin/Twitter]

Suara.com - Kasus meninggalnya pebulutangkis asal China Zhang Zhi Jie di GOR Amongrogo, Yogyakarta, pada Minggu (30/6/2024) hingga kini masih menjadi sorotan. Masyarakat sendiri menilai kalau tindakan dari tim medis yang bertugas saat pertandingan itu dinilai terlalu lama memberikan penanganan.

Terkait penanganan yang dinilai lama ini juga ditanggapi Ketua Umum PB IDI DR Dr Moh Adib Khumaidi Sp.Ot. Dalam pernyataannya, pada dasarnya setiap olahraga memiliki aturan dan standard sendiri dalam penanganan.

“Jadi sebenarnya ada persyaratan yang harus dibuat. sebenarnya di tiap penyelenggaraan event apalagi event internasional pun di ya, kalau umumnya di acara-acara olahraga ya, kayak PSSI ataupun apa, ASEAN AFF itu dia selalu punya standar sebenarnya,” kata Dr Adib saat diwawancarai di kawasan Senayan, Rabi (3/7/2024).

Ketua Umum PB IDI Adib Khumaidi di Kantor Suara.com, kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (21/12/2022). [Suara.com/Alfian Winanto].
Ketua Umum PB IDI Adib Khumaidi di Kantor Suara.com, kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (21/12/2022). [Suara.com/Alfian Winanto].

Meski demikian, menurutnya hal yang paling utama sendiri adalah penanganan untuk kondisi dalam keadaan darurat atau emergency. Dalam hal ini, menurut Dr Adib setiap penyelenggaraan harus ada tenaga medis yang bisa tangani masalah jika terjadi situasi darurat.

Bukan hanya itu, perlengkapan medis yang disiapkan juga harus lengkap agar sistem penanganannya menjadi lebih optimal, terutama dalam kondisi darurat

“Tim medis itu yang harus dipahami adalah bukan hanya berkaitan dengan masalah cedera di olahraganya saja. Tapi yang paling penting adalah dukungan terkait dengan kalau ada kondisi emergensi. Itulah kenapa kemudian harus ada alat-alat untuk yang kemudian bisa digunakan pada kondisi-kondisi emergency. Itu ada emergency kit lah yang harus dibawah. Sehingga di setiap event olahraga itu harusnya ada,” jelasnya.

Oleh sebab itu, menurutnya dokter yang menangani kasus kondisi emergency harus memiliki kualifikasi yang mumpuni. Hal ini yang kemudian diduga menjadi kendala pada saat menangani kasus meninggalnya Zhang Zhi Jie.

Dr Adib menuturkan, dugaan kiat meninggalnya Zhang Zhi Jie sendiri karena serangan jantung. Untuk itu, hal yang perlu yakni adanya kemampuan untuk lakukan pertolongan emergency dan alat kesehatan yang mumpuni.

“Sekarang kalau kemudian kita melihat apakah pada saat itu ada tim medis yang sesuai dengan kualifikasinya atau belum. Karena saat event sendiri seharusnya tenaga medis sudah terlatih dalam aspek-aspek emergensi” jelasnya.

baca juga

Meski demikian, hal ini tidak bisa menjadi patokan apakah tenaga medis di lapangan tersebut salah atau bagaimana. Menurut Dr Adib, saat ini belum ada informasi mengenai situasi di lapangan dan penyebab Zhang Zhi Jie sampai terjatuh.

Oleh sebab itu, menurutnya apakah tenaga medis tersebut sudah sesuai prosedur atau tidak, belum dapat dipastikan. Hanya saja, catatan dari Dr Adib yakni tenaga medis di lapangan harus paham prosedur saat terjadi cedera atau kondisi emergency yang sudah terkualifikasi.

“Kita kan belum tahu secara ini ya. Dari video kita hanya tahu dari video apa yang betul di sana itu kemudian ada hal-hal yang berkaitan dengan kemampuan petugas medisnya atau ketidaktersediaan alat ya untuk melakukan sebuah pertolongan gawat darurat,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kabar Atlet China Meninggal di Indonesia Sampai Telinga AC Milan, Kasus Eriksen Disinggung

Kabar Atlet China Meninggal di Indonesia Sampai Telinga AC Milan, Kasus Eriksen Disinggung

Bola | Rabu, 03 Juli 2024 | 14:55 WIB

Dokter Jantung Bicara Soal Kolapsnya Zhang Zhi Jie, Ingatkan Alat Ini Harus Ada di Tempat Umum

Dokter Jantung Bicara Soal Kolapsnya Zhang Zhi Jie, Ingatkan Alat Ini Harus Ada di Tempat Umum

Health | Rabu, 03 Juli 2024 | 08:55 WIB

Richard Lee Kecam Penanganan Zhang Zhi Jie Sebelum Meninggal: Harusnya Bisa Diselamatkan

Richard Lee Kecam Penanganan Zhang Zhi Jie Sebelum Meninggal: Harusnya Bisa Diselamatkan

Entertainment | Selasa, 02 Juli 2024 | 14:24 WIB

Terkini

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas

BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas

Jabar | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:20 WIB

×