Dokter Jantung Bicara Soal Kolapsnya Zhang Zhi Jie, Ingatkan Alat Ini Harus Ada di Tempat Umum

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 03 Juli 2024 | 08:55 WIB
Dokter Jantung Bicara Soal Kolapsnya Zhang Zhi Jie, Ingatkan Alat Ini Harus Ada di Tempat Umum
Ilustrasi Jantung. (pixabay/johannes burtland)

Suara.com - Belajar dari tragedi kolapsnya atlet bulutangkis China, Zhang Zhi Jie di Yogyakarta, dokter spesialis jantung ingatkan pentingnya automated external defibrillator atau AED, yaitu alat kejut listrik otomatis di tempat umum untuk mengatasi kondisi henti jantung.

Dokter Spesialis Jantung, dr. Furqon Satria Prada mengatakan kondisi yang dialami Zhang Zhi Jie bukanlah serangan jantung, melainkan sudden cardiac death (SDC) atau henti jantung mendadak.

Ia menambahkan orang yang alami henti jantung mendadak tetap bisa diselamatkan dengan pertolongan pertama, seperti melakukan pijat jantung paru atau RJP.

"Apakah bisa menyelamatkan orang dengan henti jantung seperti ini? Bisa sekali dengan RJP atau pijat jantung yang membantu jantung memompa darah dari luar," ujar dr. Furqon melalui konten Instagram @furqon.satria, dikutip suara.com, Selasa (2/7/2024).

Selain RJP, bila di lokasi kejadian di dekatnya tersedia alat AED, maka kondisi tersebut akan sangat membantu, khususnya orang dengan kondisi aritmia atau gangguan irama jantung yang alami henti jantung mendadak.

"Apakah bisa menyelamatkan orang dengan henti jantung seperti ini, bisa sekali dengan RJP atau pijat jantung yang membantu jantung memompa darah dari luar," papar dr. Furqon.

Sehingga belajar dari peristiwa tersebut, dr. Furqon mengingatkan pentingnya di ruang publik termasuk di lokasi pertandingan olahraga menyediakan alat bantu AED, sebagai antisipasi sekaligus mempermudah pertolongan pertama orang dengan henti jantung mendadak.

"Jika kita masih menganggap nyawa manusia adalah hal penting, sebaiknya AED tersedia di tempat-tempat umum, terutama yang banyak visitornya. Begitu pula di sebuah turnamen yang melibatkan fisik, wajib ada," jelas Furqon.

Tanda dan Ciri Henti Jantung Mendadak

baca juga

Sebelum memberikan pertolongan pertama di atas, masyarakat juga perlu mengenali tanda dan ciri henti jantung mendadak yang bisa digunakan sebagai tolok ukur pertolongan pertama pasien.

Gejala utama serangan jantung mendadak yaitu pingsan secara tiba-tiba dan mendadak, kehilangan kesadaran total, tidak bernapas atau apnea, dan tidak ada denyut nadi yang teraba.

Selain itu penting juga mengenali tanda awal henti jantung mendadak, di antaranya sebagai berikut:

  • Pusing atau rasa ringan di kepala.
  • Lemas mendadak.
  • Nyeri dada yang terasa seperti tertekan, diremas, atau ditusuk.
  • Sesak napas yang tiba-tiba dan parah.
  • Jantung berdebar kencang atau palpitasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Richard Lee Kecam Penanganan Zhang Zhi Jie Sebelum Meninggal: Harusnya Bisa Diselamatkan

Richard Lee Kecam Penanganan Zhang Zhi Jie Sebelum Meninggal: Harusnya Bisa Diselamatkan

Entertainment | Selasa, 02 Juli 2024 | 14:24 WIB

Lambannya Tim Medis PBSI Tangani Atlet China Zhang Zhi Jie Kolaps Disorot Warganet

Lambannya Tim Medis PBSI Tangani Atlet China Zhang Zhi Jie Kolaps Disorot Warganet

Video | Senin, 01 Juli 2024 | 19:35 WIB

Apa Itu Referee, Wasit yang Diduga Lambat Beri Izin Tim Medis Menolong Zhang Zhi Jie Saat Kolaps di Lapangan

Apa Itu Referee, Wasit yang Diduga Lambat Beri Izin Tim Medis Menolong Zhang Zhi Jie Saat Kolaps di Lapangan

Lifestyle | Senin, 01 Juli 2024 | 20:53 WIB

Terkini

7 Rekomendasi Jam Tangan Casio Wanita yang Murah dan Elegan

7 Rekomendasi Jam Tangan Casio Wanita yang Murah dan Elegan

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 14:20 WIB

Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026

Mental Juara! Perjalanan Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen MotoGP 2026

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 14:20 WIB

Jabar Jadi Sorotan! Kematian Ibu dan Anak Tinggi karena Standar Kebersihan RS Buruk

Jabar Jadi Sorotan! Kematian Ibu dan Anak Tinggi karena Standar Kebersihan RS Buruk

News | Senin, 14 September 2026 | 14:17 WIB

Media Internasional: Kecelakaan Laut Sering Terjadi karena Lemahnya Standar Keselamatan di Indonesia

Media Internasional: Kecelakaan Laut Sering Terjadi karena Lemahnya Standar Keselamatan di Indonesia

News | Senin, 14 September 2026 | 14:13 WIB

Purbaya Kritik Kondisi Ekonomi era Jokowi, Dianggap Lebih Lambat Ketimbang SBY

Purbaya Kritik Kondisi Ekonomi era Jokowi, Dianggap Lebih Lambat Ketimbang SBY

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:13 WIB

Penjualan Kendaraan Elektrifikasi Toyota Meningkat, Veloz Hybrid Tuai Respon Positif

Penjualan Kendaraan Elektrifikasi Toyota Meningkat, Veloz Hybrid Tuai Respon Positif

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 14:12 WIB

Cara Menghilangkan Kutu Beras dengan Aman dan Mudah, Begini Langkah yang Tepat

Cara Menghilangkan Kutu Beras dengan Aman dan Mudah, Begini Langkah yang Tepat

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 14:10 WIB

Kalah dari Persita, Fabio Lefundes: Java United FC Masih Berproses

Kalah dari Persita, Fabio Lefundes: Java United FC Masih Berproses

Jawa Tengah | Senin, 14 September 2026 | 14:10 WIB

Pertamina Bawa Semangat Grand Prix of Indonesia 2026 ke Masyarakat

Pertamina Bawa Semangat Grand Prix of Indonesia 2026 ke Masyarakat

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:08 WIB

Rp31,1 Triliun Disiapkan, PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu Mulai 2027

Rp31,1 Triliun Disiapkan, PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu Mulai 2027

News | Senin, 14 September 2026 | 14:08 WIB

×