Mantan Direktur WHO Asia Tenggara Akui Harga Obat di India Lebih Murah, Singgung Dampak untuk Indonesia

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Kamis, 04 Juli 2024 | 08:31 WIB
Mantan Direktur WHO Asia Tenggara Akui Harga Obat di India Lebih Murah, Singgung Dampak untuk Indonesia
Ilustrai apotek, harga obat. [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Harga obat di Indonesia yang jauh lebih mahal dibandingkan dengan negara-negara tetangga seperti Malaysia dan India kembali menjadi sorotan. Sebab, harga obat yang mahal dinilai menjadi salah satu hambatan terhadap akses pelayanan kesehatan di Indonesia.

Mantan Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara, Prof Tjandra Yoga Aditama, dalam keterangannya mengungkapkan betapa perlunya langkah konkret untuk mengatasi masalah ini. Prof. Tjandra, yang bertugas di kantor WHO Asia Tenggara di New Delhi dari 2015 hingga pensiun pada tahun 2020, menceritakan pengalamannya selama berada di India.

"Saya mengkonsumsi berbagai obat rutin dan selalu membeli obat di New Delhi. Kesehatan saya terjaga dengan baik selama lima tahun di India," ujarnya. Ia juga sering membawakan obat untuk rekan-rekan dokternya di Indonesia, yang menunjukkan bahwa kualitas obat di India tidak diragukan lagi.

Karyawan apotek 24 Jam Kota Tegal menunjukkan stok sejumlah obat sirup yang dihentikan penjualannya, Jumat (21/10/2022). [Suara.com/F Firdaus]
Ilustrasi apotek, harga obat di Indonesia. [Suara.com/F Firdaus]

Prof. Tjandra menyoroti dua keuntungan utama dari sistem harga obat di India. Pertama, harga obat selalu tercetak di kemasan, sehingga masyarakat tahu persis berapa harga yang harus dibayar. Kedua, harga tersebut sama di seluruh negara karena dikontrol ketat oleh pemerintah.

Prof. Tjandra memberikan beberapa contoh konkret mengenai perbandingan harga obat antara Indonesia dan India. Misalnya, harga satu tablet Atorvastatin 20 mg di apotek di Jakarta adalah Rp. 6.160, sementara di India hanya 4,9 Indian Rupees atau sekitar Rp 1.000. Ini berarti harga obat tersebut di Indonesia enam kali lebih mahal. Contoh lainnya adalah Clopidogrel 75 mg yang di Jakarta dihargai Rp. 7.835 per tablet, sedangkan di India hanya 7,7 Indian Rupees atau sekitar Rp 1.540.

"Harga obat kita lebih dari lima kali lebih mahal dibandingkan harga di India," tegas Prof. Tjandra yang saat ini menjabat sebagai Direktur Pascasarjana Universitas YARSI.

Prof. Tjandra juga mengungkapkan bahwa tingginya harga obat di Indonesia tidak hanya berdampak pada biaya obat, tetapi juga pada harga pelayanan kesehatan secara keseluruhan. Hal ini menjadi salah satu alasan mengapa banyak masyarakat Indonesia memilih berobat ke luar negeri, di mana biaya tindakan kesehatan tertentu jauh lebih murah.

"Kita tunggu langkah konkret yang akan dilakukan pemerintah, sehingga obat yang masyarakat kita konsumsi dapat menjadi jauh lebih murah, sama seperti yang dinikmati rakyat Malaysia dan India," tutup Prof. Tjandra.

Sebelumnya Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa harga obat di Indonesia bisa tiga hingga lima kali lebih mahal dibandingkan Malaysia, salah satunya karena inefisiensi dalam perdagangan.

Pernyataan ini disampaikan setelah rapat internal dengan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, yang membahas industri alat kesehatan dan obat-obatan.

"Pajak kan gampangnya paling berapa, pajak kan 20 persen, 30 persen, nggak mungkin, bagaimana menjelaskan bedanya 300 persen, 500 persen. Sesudah kita lihat ada itu tadi, inefisiensi dalam perdagangannya, jual belinya, banyaklah masalah tata kelola, pembeliannya," ujar Menkes Budi Gunadi Sadikin seperti dikutip dari ANTARA baru-baru ini. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Bea Masuk 200 Persen, Jokowi Perintahkan Ini Soal Isu Harga Obat dan Alkes Mahal

Bukan Bea Masuk 200 Persen, Jokowi Perintahkan Ini Soal Isu Harga Obat dan Alkes Mahal

Bisnis | Rabu, 03 Juli 2024 | 17:42 WIB

Jerawat Auto Kempes! Ini 3 Rekomendasi Acne Spot dengan Harga Rp30 Ribuan

Jerawat Auto Kempes! Ini 3 Rekomendasi Acne Spot dengan Harga Rp30 Ribuan

Your Say | Rabu, 03 Juli 2024 | 12:14 WIB

Harga Alkes di Malaysia Jauh Lebih Murah dari Indonesia, Pajak Jadi Salah Satu Penyebab

Harga Alkes di Malaysia Jauh Lebih Murah dari Indonesia, Pajak Jadi Salah Satu Penyebab

Bisnis | Selasa, 02 Juli 2024 | 16:33 WIB

Terkini

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:53 WIB

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:58 WIB

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:20 WIB

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:06 WIB