Heboh Pemecatan Dekan FK Unai, Menkes Budi Gunadi Sadikin Akhirnya Blak-Blakan Bilang Begini

Bimo Aria Fundrika Suara.Com
Selasa, 09 Juli 2024 | 11:29 WIB
Heboh Pemecatan Dekan FK Unai, Menkes Budi Gunadi Sadikin Akhirnya Blak-Blakan Bilang Begini
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin. (Suara.com/Dea)

Suara.com - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan bahwa pemberhentian Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair), Prof. dr. Budi Santoso, adalah wewenang rektor, bukan kementerian.

"Kita juga tidak tahu pertimbangannya apa, mengapa diberhentikan, saya juga tidak ada komunikasi sama rektor," kata Budi seperti dikutip dari ANTARA. 

Budi menegaskan bahwa dia tidak mempermasalahkan komentar Budi Santoso. Dia juga menjelaskan bahwa secara hukum, keberadaan dokter asing diperbolehkan oleh Undang-Undang dan telah disetujui oleh pemerintah dan wakil rakyat, sehingga tidak perlu ada lagi perdebatan mengenai hal tersebut.

Prof. Dr. Budi Santoso, dr., Sp.OG (K) adalah Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Airlangga (UNAIR) (Dok. Unair)
Prof. Dr. Budi Santoso, dr., Sp.OG (K) adalah Dekan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Airlangga (UNAIR) (Dok. Unair)

Menkes menjelaskan bahwa dokter asing didatangkan untuk menyelamatkan nyawa ribuan warga Indonesia dan mempercepat transfer ilmu, seperti bedah toraks kardiovaskuler, kepada dokter lokal. Hal ini bukan untuk menyaingi dokter lokal.

"Bukan masalah saing-saingan, ini masalah menyelamatkan nyawa 300 ribu orang Indonesia yang kena stroke, 250 ribu yang kena serangan jantung, 6.000 bayi yang kemungkinan besar meninggal tiap tahun," kata Budi

Sebelumnya, Prof. dr. Budi Santoso diberhentikan dari posisinya sebagai Dekan FK Unair. Kabar ini muncul setelah dia berpamitan di grup WhatsApp dosen FK Unair yang beranggotakan sekitar 300 orang. Saat dikonfirmasi, dia mengatakan pemberhentian itu terkait dengan penolakannya terhadap program Kementerian Kesehatan yang mendatangkan dokter asing.

Budi Santoso meyakini bahwa 92 Fakultas Kedokteran di Indonesia mampu menghasilkan dokter-dokter berkualitas setara dengan dokter asing.

"Karena rektor pimpinan saya dan saya ada perbedaan pendapat, dan saya dinyatakan berbeda ya keputusan beliau ya diterima. Tapi, kalau saya menyuarakan hati nurani, saya pikir kalau semua dokter ditanya, apa rela ada dokter asing? Saya yakin jawabannya tidak," katanya.

Rektor Unair, Prof. Mohammad Nasih, enggan berkomentar mengenai pemberhentian tersebut.

Baca Juga: 5 Poin Pernyataan Sikap AIPKA Atas Pemecatan Dekan FK UNAIR, Rektor Diminta Kaji Ulang Keputusannya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Benar-benar Asli Orang Jogja atau Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI