Perkiraan Gaji Dokter Asing Capai Rp 400 - Rp 600 Juta, Negara Ada Uangnya?

Vania Rossa, Lilis Varwati

Selasa, 09 Juli 2024 | 15:41 WIB
Perkiraan Gaji Dokter Asing Capai Rp 400 - Rp 600 Juta, Negara Ada Uangnya?
Ilustrasi dokter asing. (Pixabay/sammy sander)

Suara.com - Memekerjakan dokter asing di Indonesia diperkirakan akan memakan dana yang cukup besar. Sebab, gaji serta tunjangan yang diberikan bisa jadi jauh lebih tinggi dibandingkan yang didapat oleh tenaga kesehatan dalam negeri.

Ketua Klaster Kedokteran dan Kesehatan Ikatan Ilmuwan Indonesia Internasional Dr Iqbal Mochtar, Sp.OK., mengambil contoh internasional dari Amerika Serikat yang telah lebih dulu melakukan program pekerja dokter asing. Satu dokter spesialis dari luar negeri di negeri Paman Sam itu bisa digaji antara Rp400 juta sampai Rp600 juta per bulan belum termasuk tunjangan.

"Di Amerika, satu dokter jantung itu take home pay 400 sampai 600 juta per bulan di luar kesejahteraan yang lain. Kalau misalnya pemerintah mau memasukkan ribuan dokter ke Indonesia untuk menutupi kekurangan dokter ini, berapa dana yang harus disiapkan untuk menggaji dokter asing?" kata dokter Iqbal saat konferensi pers virtual, Selasa (9/7/2024).

Dokter Iqbal memperkirakan kalau pemerintah RI akan butuh ribuan dokter asing, bila tujuannya memang untuk mengisi kekurangan tenaga kerja medis di berbagai wilayah luar Jawa. Berdasarkan hitungan Kementerian Kesehatan RI, Indonesia masih kekurangan sekitar 120 ribu dokter spesialis.

Angka tersebut berdasarkan hitungan standar dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di mana rasionya 1 dokter untuk seribu orang. Sementara itu, untuk total penduduk sebanyak 270 juta, idealnya jumlah dokter spesialis di Indonesia yang terdata baru sekitar 150 ribu. Sehingga masih banyak kekurangan dokter spesialis, terutama di fasilitas layanan kesehatan di daerah terpencil.

"Kemenkes perlu mapping yang jelas dulu sebenarnya apa yang mereka butuhkan, apakah dokter umum atau dokter spesialis. Kalau dokter umum dan dokter spesialis di mana yang mereka butuhkan, apakah di Jawa atau di non Jawa, daerah mana, apa landasannya, berapa banyak yang mereka butuhkan, spesialis apa. Perlu ada mapping yang adekuat dulu sebelum mereka menjalankan program ini," tutur dokter Iqbal.

Dengan gaji mencapai setengah miliar rupiah untuk dokter asing, menurutnya nominal itu setara dengan upah untuk 4-6 dokter spesialis WNI. Sehingga, menurut dokter Iqbal, pengeluarannya tidak akan efektif secara keuangan.

Kalau pun gaji yang diberikan untuk dokter asing tidak sebanyak seperti penerapan di negara maju, dia memperkirakan kalau kualitas tenaga kerja medis dari luar negeri itu juga bukan yang terbaik di dunia.

"Walaupun katakanlah pemerintah ingin menggunakan standar gaji dokter asing yang masuk diberikan gaji yang sama dengan dokter Indonesia plus beberapa tunjangan, maka secara kemungkinan yang masuk itu bukan high quality dokter dari Kanada, Amerika. Tapi yang masuk ke Indonesia justru dokter yang berasal dari negara lain di mana standar pembayaran mereka rendah, mungkin nanti yang masuk dari India, dari Nepal, Bangladesh dari Afrika, itu mungkin," ujarnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Mencegah Cemas dan Gelisah Ala Dokter Jiwa: Jangan Lupa Belajar Santai

Cara Mencegah Cemas dan Gelisah Ala Dokter Jiwa: Jangan Lupa Belajar Santai

Health | Selasa, 09 Juli 2024 | 15:15 WIB

Negara Maju Punya Syarat Ketat Untuk Pekerjakan Dokter Asing: Lulusan Universitas Bergengsi dan Bisa Bahasa Setempat

Negara Maju Punya Syarat Ketat Untuk Pekerjakan Dokter Asing: Lulusan Universitas Bergengsi dan Bisa Bahasa Setempat

Health | Selasa, 09 Juli 2024 | 14:03 WIB

Ketua IDI Tegaskan Nakes Indonesia Tidak Anti dengan Dokter Asing, Tapi Apresiasi Dulu Tenaga Medis Dalam Negeri

Ketua IDI Tegaskan Nakes Indonesia Tidak Anti dengan Dokter Asing, Tapi Apresiasi Dulu Tenaga Medis Dalam Negeri

Health | Selasa, 09 Juli 2024 | 13:24 WIB

Terkini

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:47 WIB

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

Banten | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:37 WIB

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Jatim | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:23 WIB

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:22 WIB

×