Mitos dan Fakta Susu UHT: Sering Dianggap Tak Sehat, Padahal...

Vania Rossa

Rabu, 31 Juli 2024 | 10:19 WIB
Mitos dan Fakta Susu UHT: Sering Dianggap Tak Sehat, Padahal...
Ilustrasi Susu UHT (Pexels)

Suara.com - Susu UHT (Ultra High Temperature) merupakan salah satu jenis olahan susu yang populer dan mudah ditemukan di pasaran. Karena kemasannya yang praktis, serta memiliki pilihan rasa yang beragam dan enak, susu UHT disukai tak hanya oleh anak-anak tapi juga orang dewasa.

Meski demikian, masih banyak mitos yang beredar mengenai susu jenis ini. Salah satu yang paling sering didengar adalah anggapan bahwa susu UHT tidak menyehatkan. Mari kita bedah satu per satu mitos dan fakta susu UHT berdasarkan paparan dari Prof. Dr. Irma Isnafia Arief, Guru Besar Bidang Mikrobiologi Hasil Ternak, IPB University, dikutip dari YouTube IPB TV, Rabu (31/7/2024).

1. Susu UHT mengandung pengawet

Dikatakan Prof. Irma, susu UHT telah melewati ultra high temperature process, yaitu proses pemanasan pada suhu tinggi dalam waktu singkat. Proses ini telah terbukti dapat membunuh kuman dan bakteri di dalam susu, sehingga membuat susu UHT lebih awet dan dapat disimpan dalam waktu yang cukup lama tanpa diberi zat pengawet tambahan. Namun, jika kemasannya sudah dibuka, susu UHT harus cepat dihabiskan.

2. Susu UHT tidak bergizi

Mitos ini muncul karena proses pemanasan yang dilewati susu UHT dianggap dapat menyebabkan gizi yang terkandung pada susu menjadi rusak. Namun menurut Prof Irma, pada kenyataannya, proses pemanasan pada susu UHT tidak menghilangkan kandungan nutrisi pada susu. Bahkan, produsen susu UHT seringkali melakukan fortifikasi atau menambahkan nutrisi pada produknya agar nutrisi yang terkandung pada susu UHT semakin tinggi.

3. Ibu hamil dan balita tidak boleh minum susu UHT

Banyak orang beranggapan bahwa susu UHT tidak boleh dikonsumsi oleh ibu hamil dan anak-anak. Padahal, susu UHT bisa dikonsumsi oleh siapa pun, termasuk anak di atas usia 1 tahun. Susu UHT, meskipun diproses dengan pemanasan bersuhu tinggi, tapi prosesnya short time atau singkat, yaitu sekitar 1-2 detik.

"Sehingga pada teknologi yang sekarang, kandungan nutrisinya tidak hilang sampai 100 persen. Bahkan kehilangan nutrisi sangat sedikit kecil. Teknologi saat ini semakin berkembang di bidang teknologi pangan," kata Prof. Irma.

baca juga

4. Susu UHT menyebabkan diare

Anggapan ini bisa benar ataupun salah, tergantung pada kondisi individu yang mengkonsumsi susu UHT. Konsumsi susu dapat menyebabkan diare, kram perut, dan juga kembung pada individu yang memiliki kondisi intoleransi laktosa, yaitu sebuah gangguan pencernaan di mana tubuh seseorang tidak bisa mencerna laktosa.

"Jadi, laktosa itu harus dicerna oleh enzim laktase. Namun, tidak semua orang mempunyai enzim itu di dalam tubuhnya. Sehingga, sebagian orang itu akan mempunyai kondisi lactose intolerance, yaitu tidak toleran terhadap laktosa. Itulah yang menyebabkan diare," kata Prof. Irma.

Demikian penjelasan mitos dan fakta susu UHT. Jadi, tidak perlu khawatir lagi saat mengkonsumsi susu UHT, ya. Karena yang terpenting, jangan berlebihan mengonsumsinya, terutama susu UHT dengan perasa yang tinggi gula.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dokter Ungkap Cara Aman Anak Konsumsi Susu UHT Agar Tak Ganggu Kesehatan

Dokter Ungkap Cara Aman Anak Konsumsi Susu UHT Agar Tak Ganggu Kesehatan

Health | Rabu, 31 Juli 2024 | 09:50 WIB

Real Food Vs Susu UHT, Mana yang Lebih Baik untuk Anak? Ini Kata IDAI

Real Food Vs Susu UHT, Mana yang Lebih Baik untuk Anak? Ini Kata IDAI

Video | Kamis, 25 Juli 2024 | 08:05 WIB

Diabetes Anak Meroket 70 Kali Lipat! IDAI: Perbanyak Real Food

Diabetes Anak Meroket 70 Kali Lipat! IDAI: Perbanyak Real Food

News | Selasa, 23 Juli 2024 | 13:30 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×