Cara Tepat Menjaga Kebersihan Alat Makan Anak, Jangan Pakai Sembarang Sabun!

M. Reza Sulaiman

Senin, 12 Agustus 2024 | 16:50 WIB
Cara Tepat Menjaga Kebersihan Alat Makan Anak, Jangan Pakai Sembarang Sabun!
alat makan anak. (Shutterstock)

Suara.com - Menjaga kebersihan alat makan anak adalah langkah penting untuk melindungi kesehatan mereka. Alat makan yang kotor bisa menjadi sarang kuman dan bakteri yang berbahaya bagi si kecil.

Dokter Spesialis Anak, dr. Miza Afrizal, Sp.A. menjelaskan jika menjaga kebersihan alat makan anak sangat penting karena berhubungan dengan tumbuh kembangnya. Lalu, bagaimana cara melakukannya yang tepat?

1. Cuci dengan Pembersih yang Tepat

Pastikan Anda selalu mencuci peralatan makan anak dengan pembersih yang bagus. Mulai dari piring, sendok, spatula, hingga spons cuci piring harus dibersihkan dengan baik. Jangan lupa untuk mengganti spons cuci secara berkala, karena spons yang digunakan terlalu lama bisa menjadi tempat berkembang biaknya bakteri.

2. Perhatikan Penggunaan Sabun dengan Bahan Kimia

Ketika memilih sabun pencuci, pastikan sabun tersebut memiliki bahan kimia yang food-grade. Sabun dengan bahan kimia food-grade lebih mudah dibersihkan dan residunya dapat hilang sempurna setelah dibilas. Sebaliknya, sabun dengan bahan non-food-grade membutuhkan waktu lebih lama untuk membersihkan residu dari peralatan makan. Pastikan Anda membilas peralatan makan anak dengan air yang bersih hingga tidak ada sisa sabun yang tertinggal.

3. Bersihkan Sisa Makanan Segera

Jangan biarkan sisa makanan menempel terlalu lama di alat makan anak. Semakin lama sisa makanan dibiarkan, semakin besar kemungkinan bakteri berkembang biak. Residu makanan yang tertinggal di piring atau peralatan makan lainnya bisa menjadi makanan bagi virus dan bakteri. Oleh karena itu, segera bersihkan alat makan setelah digunakan untuk mencegah pertumbuhan kuman.

4. Bahaya yang Mengintai Jika Kebersihan Tidak Dijaga

baca juga

Jika kuman, virus, atau bakteri masuk ke tubuh anak melalui alat makan yang tidak bersih, dampaknya bisa cukup serius. Dalam jangka pendek, anak bisa mengalami masalah pencernaan seperti diare, muntah-muntah, sembelit, atau sakit perut. Demam juga bisa muncul sebagai gejala infeksi.

Namun, dalam jangka panjang, jika anak terus-menerus terpapar bakteri dari alat makan yang tidak bersih, ini bisa membunuh bakteri baik di usus mereka. Padahal, bakteri baik di usus memiliki peran penting dalam proses pencernaan dan penyerapan nutrisi. Akibatnya, anak bisa mengalami masalah gizi seperti obesitas, kurang gizi, atau bahkan stunting.

Menjaga kebersihan alat makan anak bukan hanya tentang menghindari kuman, tetapi juga tentang melindungi kesehatan anak dalam jangka panjang. Dengan membersihkan alat makan dengan sabun yang tepat, segera membersihkan sisa makanan, dan mengganti spons cuci secara berkala, Anda bisa memastikan alat makan anak tetap aman dan bebas dari bakteri berbahaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

156 Orang Meninggal Akibat Wabah Kolera di Nigeria

156 Orang Meninggal Akibat Wabah Kolera di Nigeria

News | Kamis, 01 Agustus 2024 | 15:18 WIB

Mengerikan! Pria Ini Kehilangan Mata Gara-gara Tepuk Lalat di Wajah

Mengerikan! Pria Ini Kehilangan Mata Gara-gara Tepuk Lalat di Wajah

News | Senin, 29 Juli 2024 | 14:58 WIB

Bahaya Anak Konsumsi Makanan Olahan Ultra, Ini Penjelasan Dokter

Bahaya Anak Konsumsi Makanan Olahan Ultra, Ini Penjelasan Dokter

Health | Kamis, 18 Juli 2024 | 06:35 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×