Bayi Lahir Kuning Gegara Kista Duktus Koledokus? Ini Penjelasan Dokter

Riki Chandra

Rabu, 14 Agustus 2024 | 19:09 WIB
Bayi Lahir Kuning Gegara Kista Duktus Koledokus? Ini Penjelasan Dokter
Ilustrasi bayi. [Dok.Antara]

Suara.com - Salah satu penyebab utama bayi lahir kuning ternyata bisa disebabkan oleh kelainan bawaan langka pada saluran empedu, yakni kista duktus koledokus.

Hal itu dinyatakan dokter spesialis bedah pediatri dari Rumah Sakit Umum Pusat Nasional dr. Cipto Mangunkusumo, Dr. Kshetra Rinaldhy, Rabu (14/8/2024).

"Kista duktus koledokus adalah penyakit bawaan yang bersifat kongenital, dimana terjadi pelebaran berbentuk kistik pada duktus bilier di saluran empedu," katanya.

Menurutnya, semua bayi memiliki saluran empedu, namun pada proses pembentukan janin, kelainan ini dapat terjadi, sehingga menimbulkan kista pada saluran empedu.

Kshetra menjelaskan bahwa kulit kuning pada bayi umumnya dapat muncul pada hari ketiga setelah kelahiran. Biasanya, kulit kuning ini akan hilang dalam waktu satu minggu dengan bantuan terapi sinar biru atau paparan sinar matahari.

Namun, pada bayi dengan kista duktus koledokus, kulit kuning bisa bertahan hingga dua minggu setelah kelahiran dan disertai gejala lain seperti benjolan pada perut kanan atas akibat pembesaran kista serta infeksi.

Kshetra mengatakan, bahwa kelainan posisi saluran empedu dan pankreas pada janin dapat menyebabkan enzim pankreas masuk ke dalam saluran empedu, memicu terbentuknya kista duktus koledokus.

"Hingga kini, penyebab pasti kelainan ini belum diketahui, sehingga tidak ada langkah pencegahan spesifik. Namun, yang penting adalah penanganan medis yang tepat," katanya.

Untuk mencegah keparahan, Kshetra menyarankan agar kista duktus koledokus dapat dideteksi lebih awal melalui pemeriksaan USG pada trimester ketiga kehamilan.

"Pemeriksaan USG memungkinkan dokter untuk menemukan kista pada perut bayi sejak dini," jelasnya.

Setelah bayi lahir, kista duktus koledokus dapat diatasi dengan operasi kecil laparoskopi untuk mengangkat kista.

"Operasi sebaiknya dilakukan saat kista masih kecil untuk mencegah komplikasi di masa depan. Operasi laparoskopi lebih mudah dan tidak memerlukan sayatan besar," ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa jika dibiarkan, kista bisa membesar, menjadikannya lebih sulit untuk diangkat dan dapat menempel sehingga operasi menjadi lebih rumit.

"Pengangkatan kista yang tepat waktu akan meningkatkan kualitas hidup anak dan mengurangi risiko komplikasi lainnya seperti kerusakan hati di kemudian hari," tutupnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Derita Lahir di Balik Jeruji: Film Invisible Hopes Jadi Pengingat di Momen International Womens Day

Derita Lahir di Balik Jeruji: Film Invisible Hopes Jadi Pengingat di Momen International Womens Day

Your Say | Minggu, 08 Maret 2026 | 12:22 WIB

Bukan Cuma Flu Biasa, Virus RSV Bisa Jadi 'Pembunuh' Senyap bagi Bayi Prematur

Bukan Cuma Flu Biasa, Virus RSV Bisa Jadi 'Pembunuh' Senyap bagi Bayi Prematur

Your Say | Minggu, 23 November 2025 | 10:26 WIB

Kesehatan Perempuan dan Bayi jadi Kunci Masa Depan yang Lebih Terjamin

Kesehatan Perempuan dan Bayi jadi Kunci Masa Depan yang Lebih Terjamin

Health | Selasa, 11 November 2025 | 19:21 WIB

Nyesek! Bayi Baru Lahir di Indonesia Langsung Punya Utang Rp32 Juta, Belanja Popok Kena Pajak

Nyesek! Bayi Baru Lahir di Indonesia Langsung Punya Utang Rp32 Juta, Belanja Popok Kena Pajak

News | Sabtu, 23 Agustus 2025 | 16:42 WIB

Mengenal Dampak Kelahiran Caesar pada Imunitas Anak dan Pentingnya Nutrisi Sehat

Mengenal Dampak Kelahiran Caesar pada Imunitas Anak dan Pentingnya Nutrisi Sehat

Lifestyle | Minggu, 29 Desember 2024 | 20:29 WIB

Bahaya PCOS dan Obesitas saat Hamil: Bayi Berisiko Lahir dengan Berat Badan Rendah!

Bahaya PCOS dan Obesitas saat Hamil: Bayi Berisiko Lahir dengan Berat Badan Rendah!

Health | Kamis, 07 November 2024 | 07:15 WIB

Bayi Via Vallen Peroleh Kolostrum Cairan Ajaib Dahsyat, Manfaatnya Tak Main-main!

Bayi Via Vallen Peroleh Kolostrum Cairan Ajaib Dahsyat, Manfaatnya Tak Main-main!

Lifestyle | Selasa, 09 Juli 2024 | 15:06 WIB

Selamat, Bayi-bayi Ini Lahir di Tahun Kabisat

Selamat, Bayi-bayi Ini Lahir di Tahun Kabisat

Foto | Kamis, 29 Februari 2024 | 19:03 WIB

5 Penyebab Bayi Kuning pada Bayi yang Baru Lahir, Sudah Tahu?

5 Penyebab Bayi Kuning pada Bayi yang Baru Lahir, Sudah Tahu?

Your Say | Kamis, 05 Oktober 2023 | 12:10 WIB

3 Cara Mengurus BPJS Kesehatan untuk Bayi Baru Lahir

3 Cara Mengurus BPJS Kesehatan untuk Bayi Baru Lahir

News | Jum'at, 21 Juli 2023 | 16:22 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×