7 Cara Mengatasi Kutu Rambut Beserta Telurnya, Efektif dan Cepat Hilang

Vania Rossa | Suara.com

Selasa, 27 Agustus 2024 | 14:08 WIB
7 Cara Mengatasi Kutu Rambut Beserta Telurnya, Efektif dan Cepat Hilang
Ilustrasi Cara Mengatasi Kutu Rambut (Freepik)

Suara.com - Kutu rambut adalah serangga parasit yang hidup di kulit kepala akibat kurangnya menjaga kebersihan rambut. Selama ini, kutu rambut lebih sering ditemukan pada anak-anak. Namun, parasit berukuran kecil ini juga bisa menular, sehingga juga ditemukan pada orang dewasa. Untuk mencegah terkena parasit ini, pastikan kamu tahu bagaimana cara mengatasi kutu rambut.

Kutu rambut hidup dengan cara memakan darah di kulit kepala manusia. Lendir yang dihasilkan kutu usai menghisap kulit kepala inilah yang akhirnya membuat kepala terasa gatal. Meski tidak berbahaya, jika tak segera ditangani, kutu rambut dapat menyebabkan rasa tidak nyaman dan iritasi pada penderitanya usai menggaruk kulit kepala yang gatal.

Penyebab Kutu Rambut

Proses penularan dan penyebaran hewan kecil satu ini paling sering terjadi melalui kontak langsung dari kepala ke kepala, ataupun karena menggunakan barang pribadi milik si pengidap. Namun, kutu sebenarnya jarang menyebar tanpa adanya kontak langsung.

Sedangkan, barang-barang pribadi yang berpotensi menularkan kutu antara lain jilbab, topi, sisir, aksesori rambut, earphone, bantal, baju, hingga handuk. Faktanya, hewan peliharaan, seperti anjing atau kucing, tidak berperan dalam menyebarkan kutu di kepala karena jenis kutu di badan mereka berbeda dengan jenis kutu yang menginfeksi manusia.

Cara Mengatasi Kutu Rambut

Terdapat berbagai cara membasmi kutu rambut dan telurnya yang mudah dilakukan, mulai dari menggunakan minyak nabati, minyak esensial, campuran cuka dan garam, hingga mengaplikasikan obat penghilang kutu rambut. Berikut penjelasan lengkapnya.

1. Menggunakan Minyak Jelantah

Minyak jelantah adalah minyak goreng yang sudah digunakan berulang kali. Meski beraroma tengik dan berwarna keruh, minyak jelantah bisa dimanfaatkan untuk membasmi kutu dan telurnya di kulit kepala. Biasanya, kutu rambut bisa mati ketika terpapar oleh minyak jelantah.

Cara memakainnya pun terbilang praktis, cukup oleskam secara merata pada rambut dan kulit kepala. Diamkam selama 10-15 menit, kemudian sisir rambut menggunakan sisir serit untuk membasmi kutu rambut dan telurnya.

2. Menggunakan Minyak Nabati

Apabila merasa tidak nyaman dengan bau minyak jelantah, kamu bisa menggunakan minyak nabati, seperti minyak kelapa, minyak kemiri, minyak zaitun, maupun minyak almond untuk mengatasi kutu rambut beserta telurnya. Sebab, minyak nabati dipercaya dapat memudahkan proses pengeluaran kutu dan telurnya pada rambut atau kulit kepala. Tak hanya itu, minyak nabati diketahui juga mengandung asam laurat yang bisa membasmi kutu rambut.

3. Cuka dan garam

Cara mengatasi kutu rambut juga dapat menggunakan kombinasi bahan alami seperti cuka dan garam. Kamu bisa mencampurkan kedua bahan tersebut ke dalam botol plastik, kemudian kocok agar tercampur rata.

Langkah berikutnya, semprotkan campuran garam dan cuka ke kulit kepala merata. Tunggu selama 5 sampai 10 menit, lalu sisir rambut dan cuci sampai bersih.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Cara Sederhana Menghilangkan Kutu Rambut yang Dapat Kamu Coba

4 Cara Sederhana Menghilangkan Kutu Rambut yang Dapat Kamu Coba

Your Say | Minggu, 09 Juli 2023 | 14:51 WIB

Tidak Perlu Panik, Begini 5 Langkah dan Cara Membasmi Kutu Rambut

Tidak Perlu Panik, Begini 5 Langkah dan Cara Membasmi Kutu Rambut

Your Say | Rabu, 31 Mei 2023 | 14:08 WIB

3 Cara Alami Basmi Kutu Rambut, Aman dan Tanpa Efek Samping

3 Cara Alami Basmi Kutu Rambut, Aman dan Tanpa Efek Samping

Your Say | Jum'at, 03 Maret 2023 | 15:34 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB