Lawan Polusi dan ISPA dengan Hijaukan Lingkungan! Ini Peran Penting Pohon untuk Paru-Paru

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Rabu, 02 Oktober 2024 | 10:24 WIB
Lawan Polusi dan ISPA dengan Hijaukan Lingkungan! Ini Peran Penting Pohon untuk Paru-Paru
Ilustrasi Hutan Hujan, menanam pohon. (unsplash/german rodriguez)

Suara.com - Krisis iklim dan kesehatan manusia saling terkait erat, dan perubahan iklim mempengaruhi berbagai aspek lingkungan yang pada akhirnya berdampak langsung pada kesehatan masyarakat. Peran pohon dalam menjaga keseimbangan iklim dan meningkatkan kesehatan masyarakat sangatlah penting.

Menurut data Kementerian Kesehatan dan Litbang Kompas, lebih dari 187 ribu kematian di Indonesia setiap tahun disebabkan oleh gangguan pernapasan. Di kawasan Jabodetabek, kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) mengalami lonjakan 360% antara 2021 dan 2023. Ini menjadikan ISPA salah satu dari lima penyakit dengan klaim asuransi terbanyak di Indonesia.

Ilustrasi menanam pohon (Pexels.com/Alex Mazmuder)
Ilustrasi menanam pohon (Pexels.com/Alex Mazmuder)

Peran Pohon dalam Kesehatan dan Krisis Iklim

Pohon, meskipun sering dianggap biasa, memiliki peran krusial dalam menjaga kesehatan masyarakat dan membantu menanggulangi krisis iklim. Berikut adalah beberapa alasan mengapa keberadaan pohon sangat penting:

Produsen Oksigen Terbaik

Pohon menghasilkan oksigen melalui fotosintesis yang sangat penting untuk metabolisme tubuh dan kesehatan organ vital. Udara yang kaya oksigen membantu meningkatkan fungsi paru-paru, mengurangi risiko penyakit pernapasan, dan memberikan energi yang lebih baik bagi tubuh.

Penyerap Karbon Dioksida

Pohon menyerap karbon dioksida, salah satu gas rumah kaca utama yang menyebabkan pemanasan global. Dengan berkurangnya karbon dioksida di atmosfer, pohon membantu menjaga stabilitas iklim dan mengurangi dampak perubahan iklim seperti kenaikan suhu global dan cuaca ekstrem.

Penyerap Polutan Udara

Daun pohon bertindak sebagai filter alami, menyerap polutan udara seperti debu, asap, dan gas beracun. Udara yang bersih dan bebas polusi mengurangi risiko penyakit seperti asma, alergi, dan kanker paru-paru.

Pengatur Suhu Lingkungan

Pohon memberikan keteduhan dan menjaga kelembaban alami, membantu menurunkan suhu lingkungan. Ini penting untuk mengurangi risiko heatstroke, dehidrasi, dan gangguan kesehatan lainnya yang terkait dengan suhu panas.

Penahan Erosi

Akar pohon membantu mengikat tanah dan mencegah erosi, menjaga kesuburan tanah serta melindungi sumber air. Ini juga membantu mencegah bencana alam seperti banjir dan tanah longsor.

Meningkatkan Kualitas Hidup

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Manfaat Menanam Pohon Bakau di Kawasan Pesisir, Salah Satunya Mencegah Bencana Alam

Manfaat Menanam Pohon Bakau di Kawasan Pesisir, Salah Satunya Mencegah Bencana Alam

Lifestyle | Selasa, 01 Oktober 2024 | 12:53 WIB

Caravan Epson: Dorong Edukasi Printer Perkanotran Ramah Lingkungan dengan Mobilitas Maksimal

Caravan Epson: Dorong Edukasi Printer Perkanotran Ramah Lingkungan dengan Mobilitas Maksimal

Bisnis | Senin, 30 September 2024 | 13:14 WIB

Serasa Lagi di Jepang! Tengok Keindahan Bunga Tabebuya Bermekaran di Jakarta

Serasa Lagi di Jepang! Tengok Keindahan Bunga Tabebuya Bermekaran di Jakarta

Foto | Jum'at, 27 September 2024 | 18:15 WIB

Terkini

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB