Berkat Instrumen Laboratorium Canggih, Pengembangan Metode Uji Kandungan Makanan Kini Lebih Cepat dan Akurat

Vania Rossa

Kamis, 24 Oktober 2024 | 12:28 WIB
Berkat Instrumen Laboratorium Canggih, Pengembangan Metode Uji Kandungan Makanan Kini Lebih Cepat dan Akurat
Ilustrasi Uji Kandungan Makanan di Laboratorium (Unsplash)

Suara.com - Uji kandungan makanan merupakan langkah krusial dalam memastikan keamanan dan kualitas produk pangan yang kita konsumsi. Seiring dengan perkembangan teknologi, metode uji pun terus mengalami inovasi. Tujuannya adalah untuk memberikan hasil yang lebih akurat, cepat, dan efisien.

Mengapa metode uji yang cepat dan akurat menjadi penting? Hal ini sangat berkaitan dengan keamanan pangan, kebutuhan kontrol kualitas produk, serta inovasi produk.

C.Gerhardt GmbH, manufaktur terkemuka dari Jerman untuk produk-produk laboratorium, khususnya untuk pengujian proksimat, dalam perayaan ulang tahunnya ke-10, meluncurkan produk terbaru N-Realyzer. Ini merupakan sebuah instrument laboratorium yang digunakan untuk menganalisis kandungan nitrogen atau protein pada suatu sampel.

Sampel yang diuji tidak hanya terbatas pada kandungan protein pada bahan pangan maupun pakan, tetapi juga kandungan nitrogen pada sampel lingkungan.

“Alat ini menawarkan metode yang modern, hemat biaya, waktu dan tentunya ramah dari limbah bahan-bahan kimia yang umum ditemui di laboratorium pengujian,” ujar Dr. Lukas Brieger, International Customer & Application Support C.Gerhardt GmbH.

N-Realyzer untuk analisis kandungan nitrogen atau protein. (C.Gerhardt GmbH)
N-Realyzer untuk analisis kandungan nitrogen atau protein. (C.Gerhardt GmbH)

N-Realyzer menggunakan metode Dumas, dimana sampel dibakar hingga suhu 900 °C dengan bantuan gas oksigen. Proses pembakaran ini menyebabkan penguraian gas karbon dioksida, nitrogen, dan uap air. Gas-gas tersebut kemudian dilewatkan melalui kolom khusus, dengan detektor konduktivitas termal pada ujung kolom. Sinyal terukur dari detektor konduktivitas termal untuk sampel yang tidak diketahui kemudian dapat diubah menjadi kandungan nitrogen.

Metode Dumas memiliki kelebihan, yaitu mudah digunakan dan fully automated dalam pengoperasiannya. Metode ini telah dikembangkan menjadi metode yang jauh lebih cepat dibandingkan metode Kjeldahl, dengan hanya memerlukan waktu 5 menit untuk setiap pengukuran, dibandingkan metode Kjeldahl yang membutuhkan waktu satu jam atau lebih hingga nilai kandungan nitrogen/protein keluar.

Dampak dari pengembangan metode uji ini di antaranya adalah peningkatan efisiensi, sehingga memungkinkan pengujian lebih banyak sampel dalam waktu yang lebih singkat. Kemudian juga membantu mengurangi biaya operasional, serta memberikan hasil yang lebih akurat dan terpercaya.

Dalam industri pangan sendiri, pengembangan metode uji ini dapat mendukung inovasi produk, di mana data yang dihasilkan dari uji kandungan dapat digunakan untuk mengembangkan produk makanan baru yang lebih sehat dan bergizi.

baca juga

Kelebihan lainn dari N-Realyzer adalah tidak menggunakan bahan kimia atau katalis beracun, yang tentunya membuat pengguna laboratorium lebih aman dari efek terpapar bahan-bahan kimia untuk jangka waktu yang lama.

Terakhir, Prof. Dr. Didah Nur Faridah, STP, MSi. dari IPB University yang dihadirkan sebagai narasumber menyebut bahwa perkembangan teknologi dari C.Gerhardt ini menjadi suatu kemajuan yang terutama dirasakan oleh para pelaku industri makanan, pakan, dan lingkungan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pusat Pengujian dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor di Bekasi Akan Diluncurkan September

Pusat Pengujian dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor di Bekasi Akan Diluncurkan September

Otomotif | Jum'at, 14 Juni 2024 | 20:56 WIB

Giliran Honda dan Mazda Ikut-ikutan Palsukan Hasil Tes Emisi, Industri Otomotif Jepang Bak Kebakaran

Giliran Honda dan Mazda Ikut-ikutan Palsukan Hasil Tes Emisi, Industri Otomotif Jepang Bak Kebakaran

Otomotif | Senin, 03 Juni 2024 | 18:40 WIB

Samsung Galaxy F15 5G Lolos Pengujian di Geekbench, Kapan Akan Rilis?

Samsung Galaxy F15 5G Lolos Pengujian di Geekbench, Kapan Akan Rilis?

Tekno | Kamis, 15 Februari 2024 | 15:36 WIB

Terkini

Ulasan Film Khadam: Sajian Horor Lintas Negara dengan Sensasi Atmosferik!

Ulasan Film Khadam: Sajian Horor Lintas Negara dengan Sensasi Atmosferik!

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 07:00 WIB

1.276 SPPG Di-Suspend, 654 Lainnya Terancam Tutup Permanen: Ada Apa dengan Dapur MBG?

1.276 SPPG Di-Suspend, 654 Lainnya Terancam Tutup Permanen: Ada Apa dengan Dapur MBG?

News | Kamis, 17 September 2026 | 07:00 WIB

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

×