7 Obat Herbal untuk Menurunkan Asam Lambung yang Efektif dan Alami

Fabiola Febrinastri | RR Ukirsari Manggalani | Suara.com

Sabtu, 14 Desember 2024 | 09:45 WIB
7 Obat Herbal untuk Menurunkan Asam Lambung yang Efektif dan Alami
(Dok. PAFI)

Suara.com - Asam lambung yang berlebih dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, mulai dari perasaan terbakar di dada (heartburn), gangguan pencernaan, hingga kerusakan pada lambung.

Jika kamu sedang mencari solusi alami untuk mengatasi asam lambung, obat herbal untuk menurunkan asam lambung bisa menjadi pilihan yang baik. Selain aman dan mudah didapat, pengobatan herbal juga memiliki risiko efek samping yang lebih rendah dibandingkan dengan obat kimia.

Artikel yang disadur dari pafimalukutenggarakab.org ini akan membahas berbagai obat herbal yang terbukti efektif dalam menurunkan asam lambung secara alami, beserta fakta-fakta dan data yang mendukung penggunaannya.

1. Jahe
Jahe sudah lama dikenal dalam dunia pengobatan herbal karena sifatnya yang dapat meredakan berbagai masalah pencernaan, termasuk gangguan asam lambung. Jahe mengandung senyawa gingerol yang memiliki efek anti-inflamasi dan antacid.

Penelitian menunjukkan bahwa jahe dapat membantu meredakan peradangan pada lambung, menurunkan produksi asam lambung, serta mempercepat proses pencernaan.
Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Ethnopharmacology pada tahun 2011 menunjukkan bahwa jahe efektif untuk mengatasi gejala dispepsia atau gangguan pencernaan, yang sering kali berhubungan dengan naiknya asam lambung. Kamu bisa mengonsumsi jahe dalam bentuk teh atau mengolahnya langsung menjadi perasan jahe segar untuk hasil yang optimal.

2. Kunyit
Kunyit juga dikenal sebagai obat herbal yang sangat baik untuk mengatasi masalah asam lambung. Zat aktif dalam kunyit, yaitu kurkumin, memiliki sifat anti-inflamasi yang kuat. Penelitian menunjukkan bahwa kurkumin dapat mengurangi peradangan di lambung, serta membantu melindungi lapisan lambung dari kerusakan akibat asam lambung yang berlebih.

Sebuah studi pada tahun 2015 yang dipublikasikan dalam Journal of Clinical Gastroenterology menemukan bahwa kunyit dapat membantu mengurangi gejala refluks gastroesofageal (GERD), yang merupakan kondisi yang disebabkan oleh naiknya asam lambung ke kerongkongan. Kamu bisa menambahkan kunyit pada makanan atau meminum kapsul ekstrak kunyit untuk merasakan manfaatnya.

3. Lidah Buaya
Lidah buaya adalah tanaman herbal yang sudah lama digunakan untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan, termasuk masalah pencernaan. Gel lidah buaya mengandung senyawa yang dapat menenangkan lapisan lambung yang teriritasi akibat asam lambung berlebih. Selain itu, lidah buaya juga membantu melindungi dinding lambung dari kerusakan lebih lanjut.

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam World Journal of Gastroenterology pada tahun 2010, lidah buaya dapat membantu meredakan gejala GERD dengan meningkatkan proses penyembuhan pada jaringan lambung yang terluka. Kamu bisa mengonsumsi jus lidah buaya yang tidak mengandung pewarna dan pemanis tambahan untuk hasil yang lebih maksimal.

4. Kemangi
Kemangi, selain terkenal sebagai bahan tambahan pada makanan, juga memiliki manfaat yang luar biasa untuk kesehatan pencernaan. Kemangi mengandung antioksidan dan sifat antiradang yang dapat membantu mengatasi peradangan pada lambung. Selain itu, kemangi juga dapat membantu mengurangi stres, yang sering kali menjadi faktor pemicu naiknya asam lambung.

Sebuah penelitian dalam Journal of Alternative and Complementary Medicine pada tahun 2011 mengungkapkan bahwa ekstrak daun kemangi dapat membantu menurunkan kadar asam lambung pada penderita stres. Cobalah mengonsumsi daun kemangi segar atau membuatnya menjadi teh untuk menikmati manfaatnya.

5. Peppermint
Peppermint adalah salah satu tanaman herbal yang populer untuk meredakan gangguan pencernaan, termasuk masalah asam lambung. Meskipun peppermint dapat mengurangi gejala asam lambung, perlu diingat bahwa bagi sebagian orang, peppermint justru bisa memperburuk gejala refluks gastroesofageal (GERD). Ini karena peppermint dapat merelaksasi otot-otot di sekitar kerongkongan, yang bisa menyebabkan asam lambung naik.

Namun, bagi sebagian besar orang, peppermint dapat membantu meredakan rasa tidak nyaman yang timbul akibat gangguan pencernaan. Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Clinical Gastroenterology pada tahun 2014 menunjukkan bahwa peppermint efektif dalam meredakan kembung dan gangguan pencernaan. Kamu bisa mencoba mengonsumsi teh peppermint untuk meredakan gejala asam lambung.

6. Madu
Madu merupakan bahan alami yang sering digunakan untuk meredakan masalah pencernaan, termasuk asam lambung. Madu mengandung senyawa anti-inflamasi yang dapat menenangkan lapisan lambung dan meredakan peradangan yang disebabkan oleh asam lambung yang berlebih. Selain itu, madu juga memiliki sifat antibakteri yang dapat melawan infeksi pada sistem pencernaan.

Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Medicinal Food pada tahun 2013 menunjukkan bahwa madu dapat membantu melindungi dinding lambung dari kerusakan akibat asam lambung berlebih dan mengurangi gejala maag. Untuk mendapatkan manfaat terbaik, pilih madu murni dan konsumsi 1-2 sendok makan madu setiap hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Obat Herbal untuk Meningkatkan Energi Tubuh yang Harus Kamu Coba

7 Obat Herbal untuk Meningkatkan Energi Tubuh yang Harus Kamu Coba

Health | Sabtu, 14 Desember 2024 | 09:36 WIB

Kenali Penyebab Asam Lambung, IDI Banyumas Berikan Informasi Pengobatan

Kenali Penyebab Asam Lambung, IDI Banyumas Berikan Informasi Pengobatan

Health | Selasa, 10 Desember 2024 | 14:15 WIB

Pafi Kota Pelaihari: Menyongsong Potensi Obat Herbal dalam Dunia Farmasi

Pafi Kota Pelaihari: Menyongsong Potensi Obat Herbal dalam Dunia Farmasi

Health | Rabu, 27 November 2024 | 11:05 WIB

7 Rempah Ajaib, Dijamin Tingkatkan Imun Tubuh di Musim Hujan

7 Rempah Ajaib, Dijamin Tingkatkan Imun Tubuh di Musim Hujan

Lifestyle | Jum'at, 08 November 2024 | 06:15 WIB

Erick Thohir Awalnya Mau Jadikan Indofarma Penjual Obat Herbal, Tapi Batal Karena Korupsi

Erick Thohir Awalnya Mau Jadikan Indofarma Penjual Obat Herbal, Tapi Batal Karena Korupsi

Bisnis | Jum'at, 01 November 2024 | 18:11 WIB

Waspada! Jenis Obat Herbal yang Berisiko Rusak Ginjal

Waspada! Jenis Obat Herbal yang Berisiko Rusak Ginjal

Health | Kamis, 10 Oktober 2024 | 15:43 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:53 WIB

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:58 WIB

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:20 WIB

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:06 WIB

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 12:19 WIB