7 Obat Alami untuk Mengobati Perut Kembung yang Ampuh dan Mudah Ditemukan

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Rabu, 01 Januari 2025 | 20:20 WIB
7 Obat Alami untuk Mengobati Perut Kembung yang Ampuh dan Mudah Ditemukan
Ilustrasi kunyit. (Dok: Pafi)

Suara.com - Perut kembung sering kali membuat Kamu merasa tidak nyaman dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Kondisi ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor seperti konsumsi makanan tertentu, stres, atau gangguan pencernaan.

Namun, Kamu tidak perlu khawatir karena ada banyak obat alami untuk mengobati perut kembung yang bisa dicoba di rumah.

Dikutip dari pafiberaukab.org, berikut ini adalah beberapa solusi yang terbukti efektif berdasarkan penelitian di Indonesia.

1. Jahe

Jahe dikenal sebagai obat alami untuk mengobati perut kembung yang telah digunakan sejak lama. Jahe mengandung senyawa gingerol dan shogaol yang membantu meredakan perut kembung dengan cara mempercepat pengosongan lambung.

Studi yang dilakukan oleh Universitas Gadjah Mada (UGM) menunjukkan bahwa ekstrak jahe efektif dalam mengurangi gas dalam saluran pencernaan. Cukup seduh beberapa potong jahe dengan air hangat dan minum secara rutin.

2. Pepaya

Buah pepaya mengandung enzim papain yang mampu memperlancar pencernaan dan mengurangi perut kembung.

Penelitian yang dilakukan di Institut Pertanian Bogor (IPB) membuktikan bahwa konsumsi pepaya secara teratur membantu memperbaiki masalah pencernaan. Kamu bisa mengonsumsi pepaya segar atau menjadikannya jus sebagai cara alami untuk mengatasi perut kembung.

3. Kunyit

Kunyit merupakan salah satu obat alami untuk mengobati perut kembung yang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan pencernaan. Kandungan kurkumin dalam kunyit membantu meredakan peradangan di saluran pencernaan dan mencegah produksi gas berlebih.

Studi dari Universitas Airlangga menemukan bahwa kunyit memiliki efek antiradang yang signifikan pada penderita gangguan pencernaan. Cobalah untuk mengonsumsi kunyit dalam bentuk jamu atau teh kunyit hangat.

4. Daun Mint

Daun mint dikenal karena kemampuannya dalam menenangkan otot perut dan meredakan gas yang menyebabkan kembung.

Penelitian di Universitas Indonesia (UI) menunjukkan bahwa minyak esensial mint efektif dalam meredakan gejala sindrom iritasi usus besar (IBS) yang sering kali menyebabkan perut kembung. Kamu bisa membuat teh mint dengan cara menyeduh daun mint segar dan menikmatinya setelah makan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lakukan Hal Ini Saat Pikiran Stres untuk Kembali Rileks

Lakukan Hal Ini Saat Pikiran Stres untuk Kembali Rileks

Health | Senin, 23 Desember 2024 | 14:56 WIB

Simak Tips dan Pengobatan Dispepsia dari IDI Betun

Simak Tips dan Pengobatan Dispepsia dari IDI Betun

Health | Kamis, 19 Desember 2024 | 14:00 WIB

Bahaya Terlalu Membatasi Makanan: Orthorexia Bisa Pengaruhi Kualitas Hidup!

Bahaya Terlalu Membatasi Makanan: Orthorexia Bisa Pengaruhi Kualitas Hidup!

Lifestyle | Sabtu, 14 Desember 2024 | 19:15 WIB

Minum Cokelat Panas dan Teh Hijau Bisa Tangkal Stres? Ini Penjelasannya

Minum Cokelat Panas dan Teh Hijau Bisa Tangkal Stres? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Rabu, 20 November 2024 | 13:11 WIB

Artis Juga Manusia Biasa: Raisa Berbagi Tips Redakan Stres di Tengah Kesibukan

Artis Juga Manusia Biasa: Raisa Berbagi Tips Redakan Stres di Tengah Kesibukan

Lifestyle | Rabu, 13 November 2024 | 20:57 WIB

Melewatkan Sarapan Bisa Bikin Orang Gampang Marah? Ini Alasannya

Melewatkan Sarapan Bisa Bikin Orang Gampang Marah? Ini Alasannya

Health | Minggu, 10 November 2024 | 13:54 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB