Berkaca dari Cedera Victor Wembanyama, Apa Penyebab Deep Vein Thrombosis dan Bagaimana Penangannya?

Bimo Aria Fundrika Suara.Com
Senin, 24 Februari 2025 | 11:57 WIB
Berkaca dari Cedera Victor Wembanyama, Apa Penyebab Deep Vein Thrombosis dan Bagaimana Penangannya?
Victor Wembanyama. (Dok. Instagram/Wemby)

Suara.com - Musim ini, Victor Wembanyama harus menepi. Bintang muda NBA itu didiagnosis mengalami Deep Vein Thrombosis (DVT)—pembekuan darah di vena dalam bahu kanannya. Sebuah kondisi yang langka, tapi berisiko besar bagi kariernya.

Dokter Spesialis Bedah Vaskular dan Endovaskular dari Mayapada Hospital Kuningan, dr. Yuliardy Limengka, menjelaskan bahwa pembuluh darah vena memiliki peran krusial dalam tubuh, yaitu mengalirkan darah kembali ke jantung. Jika terjadi kerusakan atau trauma berat, aliran darah bisa terhambat, menyebabkan pembekuan yang berbahaya.

"Victor mengalami DVT di pembuluh vena dalam, dekat tulang. Jika kondisinya serius, peluangnya untuk kembali bermain bisa sangat kecil," ujar Yuliardy.

DVT umumnya terjadi di kaki, bukan di tangan seperti yang dialami Victor. Penyebab pastinya belum diumumkan, tapi Yuliardy menduga ini terjadi akibat overuse injury—cedera karena penggunaan otot yang berlebihan.

Ketika darah membeku di pembuluh vena, aliran menuju jantung melambat atau bahkan tersumbat. Jika bekuan itu bergerak ke paru-paru, kondisi ini bisa berujung fatal. Tubuh memang memiliki mekanisme penyembuhan alami, tetapi terkadang justru bereaksi berlebihan, menciptakan bekuan yang semakin memperburuk keadaan.

Jika tidak segera ditangani, pembuluh darah bisa mengalami kerusakan permanen. Dalam kasus Victor, itu berarti ancaman nyata bagi karier basketnya. "Dampaknya bisa fatal. Jika pembuluh darahnya rusak, kemungkinan untuk kembali bermain sangat kecil," lanjut Yuliardy.

Penanganan DVT tergantung tingkat keparahannya. Dalam fase akut, operasi trombektomi bisa menjadi pilihan untuk mengangkat bekuan darah. Dengan teknologi medis yang berkembang, prosedur ini bahkan bisa dilakukan tanpa sayatan.

Jika kondisi masih ringan, obat antikoagulan bisa membantu menghancurkan bekuan darah secara perlahan dan mencegah pembentukan baru.

DVT bisa menyerang siapa saja, bukan hanya atlet seperti Victor. Gejalanya bisa berupa rasa sakit yang terus-menerus, bengkak di satu sisi tubuh, kesemutan, hingga perubahan warna kulit—dari kemerahan, kebiruan, hingga pucat.

Baca Juga: Breakingnews! Mees Hilgers Kembali Setelah Lama Menghilang

"Jika mengalami tanda-tanda ini, sebaiknya segera periksa ke dokter spesialis bedah vaskular dan endovaskular," tegas Yuliardy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI