Anak dengan Bibir Sumbing Perlu Operasi dan Terapi Sejak Dini, Ini Penjelasan Dokter

Budi Arista Romadhoni | Suara.com

Kamis, 15 Mei 2025 | 15:36 WIB
Anak dengan Bibir Sumbing Perlu Operasi dan Terapi Sejak Dini, Ini Penjelasan Dokter
Ilustrasi anak dengan bibir sumbing. Penanganan sejak dini bisa menyelamatkan anak yang menderita bibir sumbing. [ANTARA/HO/22]

Suara.com - Penanganan dini terhadap anak dengan kelainan bibir sumbing dan celah langit-langit dinilai sangat penting guna mencegah gangguan yang lebih luas, tidak hanya pada aspek fisik, tetapi juga psikis dan perkembangan sosial anak.

Kolaborasi antara berbagai bidang medis seperti spesialis THT, bedah plastik, dan dokter gigi mulut menjadi kunci penting dalam memberikan hasil optimal bagi masa depan anak.

Spesialis Telinga Hidung Tenggorokan Bedah Kepala dan Leher Dr. dr. Trimartani, Subsp.FPR(K), MARS menegaskan bahwa kelainan celah bibir maupun langit-langit yang tidak ditangani sejak dini dapat menimbulkan dampak signifikan terhadap kondisi psikologis anak.

“Satu tentunya estetik ya. Anak dengan bibir sumbing apalagi sudah mulai masuk playgroup, TK, itu dia jadi (merasa) lain sendiri kan. Kalau jadi lain sendiri, dia tidak percaya diri,” ujarnya dikutip dari ANTARA pada Kamis 15 Mei 2025.

Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa kelainan langit-langit mulut atau celah palatum dapat menimbulkan berbagai komplikasi medis seperti infeksi telinga, batuk, dan pilek berulang.

“Kadang-kadang sampai congek-an. Itu konsekuensinya menjadi panjang,” katanya.

Dampak lain yang kerap tidak disadari orang tua adalah gangguan pada proses mengunyah dan menelan.

Anak dengan celah langit-langit biasanya tidak dapat mengunyah makanan secara halus dan cenderung menelannya dalam bentuk kasar.

Akibatnya, anak sering mengalami tersedak dan memuntahkan kembali makanan yang telah dikonsumsi.

“Penyerapan nutrisi makanan yang tidak maksimal akibat gangguan mengunyah makanan ini mampu menyebabkan pertumbuhan tubuh anak menjadi terlambat,” jelasnya.

Lebih jauh, Dr. Trimartani menyoroti bahwa masa usia emas anak antara 0-5 tahun sangat krusial untuk perkembangan bicara.

Celah pada bibir dan langit-langit dapat mengganggu kemampuan anak dalam mengucapkan kata-kata dengan benar.

“Kelainan bibir sumbing dan celah langit dapat menghambat perkembangan bicara anak karena mengucapkan kata secara kurang tepat,” katanya.

Namun demikian, ia menekankan bahwa orang tua tidak perlu khawatir.

Prosedur bedah yang tersedia saat ini telah berkembang dan terbukti aman, asalkan dilakukan oleh tenaga medis yang kompeten dan berpengalaman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lebih dari Sekadar Estetika: Urgensi Penanganan Sumbing untuk Optimalisasi Tumbuh Kembang Anak

Lebih dari Sekadar Estetika: Urgensi Penanganan Sumbing untuk Optimalisasi Tumbuh Kembang Anak

Health | Jum'at, 21 Maret 2025 | 05:15 WIB

18 Anak Dapat Operasi Bibir Sumbing Gratis, Begini Tahapannya

18 Anak Dapat Operasi Bibir Sumbing Gratis, Begini Tahapannya

Health | Minggu, 07 Mei 2023 | 13:36 WIB

Bakti Sosial, Dokter-dokter Ini Lakukan Operasi Bibir Sumbing dan Katarak Gratis

Bakti Sosial, Dokter-dokter Ini Lakukan Operasi Bibir Sumbing dan Katarak Gratis

Health | Senin, 12 Desember 2022 | 20:19 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB