Jantung Berdebar Saat Istirahat Bisa Jadi Tanda SVT: Waspadai Aritmia di Usia Muda

Dinda Rachmawati

Rabu, 28 Mei 2025 | 20:25 WIB
Jantung Berdebar Saat Istirahat Bisa Jadi Tanda SVT: Waspadai Aritmia di Usia Muda
Ilustrasi Jantung Berdebar Hebat atau Aritmia (Dok. Freepik)

3. Atrial Fibrillation (AF), gangguan irama jantung lebih kompleks yang meningkatkan risiko gagal jantung dan stroke.

SVT bisa berkembang menjadi kondisi yang lebih berbahaya jika tidak segera ditangani. Oleh karena itu, deteksi dan penanganan dini sangat penting,” tambah dr. Dony.

Penanganan: Ablasi, Bukan Operasi Terbuka

Berbeda dengan operasi jantung terbuka, penanganan SVT modern dilakukan melalui prosedur ablasi kateter, yaitu tindakan minimal invasif untuk menghancurkan jalur listrik abnormal di jantung menggunakan energi frekuensi radio (RF).

“Keberhasilan prosedur ablasi bisa mencapai 90-95%, jauh lebih tinggi dibandingkan dengan penggunaan obat-obatan yang hanya bersifat mengontrol, bukan menyembuhkan,” jelas dr. Dony.

Pasien hanya perlu berpuasa delapan jam sebelumnya, tindakan dilakukan dalam keadaan sadar, dan kateter dimasukkan dari pangkal paha menuju jantung. Prosedur ini berlangsung sekitar 2-3 jam, dengan observasi pasca-tindakan selama 12-24 jam. Besoknya, pasien sudah bisa pulang.

Risiko dan Keunggulan Teknologi

Seperti prosedur medis lain, ablasi memiliki risiko. Salah satu risiko paling serius adalah jika jaringan yang dihancurkan terlalu dekat dengan jalur utama listrik jantung, bisa menyebabkan perlunya pemasangan alat pacu jantung. 

Namun dengan teknologi pemetaan jantung 3D yang tersedia di RS Siloam TB Simatupang, akurasi tindakan menjadi jauh lebih tinggi.

baca juga

“Teknologi 3D memberikan visualisasi yang lebih detail. Ini sangat membantu dalam prosedur kompleks,” kata dr. Dony. Teknologi ini tersedia untuk pasien mulai dari usia 5 tahun hingga lanjut usia.

Sayangnya, belum ada cara spesifik untuk mencegah SVT karena banyak kasus merupakan kelainan bawaan. Namun, kesadaran akan gejala dan pemeriksaan rutin dapat mencegah komplikasi. Hindari pemicunya, seperti stres berat, kurang tidur, dan kafein berlebih, jika Anda sensitif terhadapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kurang atau Kebanyakan Tidur Bisa Tingkatkan Risiko Serangan Jantung, Begini Penjelasan Ahli

Kurang atau Kebanyakan Tidur Bisa Tingkatkan Risiko Serangan Jantung, Begini Penjelasan Ahli

Lifestyle | Senin, 26 Mei 2025 | 15:10 WIB

Serangan Jantung Jadi Penyebab Terbanyak Kematian Jemaah Haji RI di Tanah Suci

Serangan Jantung Jadi Penyebab Terbanyak Kematian Jemaah Haji RI di Tanah Suci

News | Minggu, 25 Mei 2025 | 13:01 WIB

Serangan Jantung Bisa Balik Lagi dalam 5 Tahun, Ini Cara Ampuh Menurunkan Risikonya

Serangan Jantung Bisa Balik Lagi dalam 5 Tahun, Ini Cara Ampuh Menurunkan Risikonya

Lifestyle | Sabtu, 24 Mei 2025 | 15:41 WIB

Terkini

Kasus Yurizal dan Pelajaran Besar tentang Empati Tenaga Kesehatan di Era Media Sosial

Kasus Yurizal dan Pelajaran Besar tentang Empati Tenaga Kesehatan di Era Media Sosial

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:22 WIB

3 Mantan Pejabat Ditjen Bea Cukai Dicecar Soal Dugaan Suap Impor Barang

3 Mantan Pejabat Ditjen Bea Cukai Dicecar Soal Dugaan Suap Impor Barang

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:22 WIB

Ada Lex Specialist Dalam RUU PA: Penyitaan Aset Sebelum Persidangan Pokok Perlu Diuji

Ada Lex Specialist Dalam RUU PA: Penyitaan Aset Sebelum Persidangan Pokok Perlu Diuji

DPR | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:16 WIB

Raih 106 Juta Views, I Will Find You Masuk Top 10 Serial Populer di Netflix

Raih 106 Juta Views, I Will Find You Masuk Top 10 Serial Populer di Netflix

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:15 WIB

Polda Jateng Tangkap Mahasiswa Penyebar Konten Pornografi Berbasis Deepfake

Polda Jateng Tangkap Mahasiswa Penyebar Konten Pornografi Berbasis Deepfake

Jawa Tengah | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:14 WIB

Nasdem Tolak Usulan Pilkada Tanpa Wakil, Ingatkan Risiko Konsentrasi Kekuasaan

Nasdem Tolak Usulan Pilkada Tanpa Wakil, Ingatkan Risiko Konsentrasi Kekuasaan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:12 WIB

Pemerintah Kebut MBG di Daerah 3T, Target Papua hingga Maluku Tuntas Pekan Ini

Pemerintah Kebut MBG di Daerah 3T, Target Papua hingga Maluku Tuntas Pekan Ini

Bisnis | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:10 WIB

4 Awak Terluka dalam Serangan Terhadap Kapal di Laut Hitam

4 Awak Terluka dalam Serangan Terhadap Kapal di Laut Hitam

Video | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:10 WIB

Wapres AS: Ada Orang Iran yang Radikal Ingin Perang Berlanjut

Wapres AS: Ada Orang Iran yang Radikal Ingin Perang Berlanjut

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:08 WIB

Raja Juli Antoni dari Partai Apa? Ini Rekam Jejaknya di Politik

Raja Juli Antoni dari Partai Apa? Ini Rekam Jejaknya di Politik

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 16:08 WIB

×