Terobosan Medis, Indonesia Kini Punya Akses Implan Jantung Buatan Kelas Dunia yang Selamatkan Nyawa!

Dinda Rachmawati

Jum'at, 23 Mei 2025 | 09:52 WIB
Terobosan Medis, Indonesia Kini Punya Akses Implan Jantung Buatan Kelas Dunia yang Selamatkan Nyawa!
Indonesia Kini Punya Akses Implan Jantung Buatan Kelas Dunia yang Selamatkan Nyawa! (Dok.Borderless Healthcare Group (BHG))

Suara.com - Gagal jantung telah menjadi salah satu krisis kesehatan paling mendesak di Indonesia. Setiap tahunnya, lebih dari 10 juta orang Indonesia hidup dengan kondisi ini, dan tanpa intervensi medis yang tepat, lebih dari 30% dari mereka berisiko meninggal dunia. 

Sayangnya, keterbatasan akses terhadap teknologi kardiovaskular canggih menjadikan masalah ini semakin pelik. Namun kini, sebuah terobosan besar hadir melalui peluncuran solusi implan jantung buatan oleh Borderless Healthcare Group (BHG).

Ini menjadi terobosan baru yang disebut sebagai lompatan transformatif dalam dunia medis Indonesia. Di mana, intuk pertama kalinya, pasien gagal jantung di Indonesia memiliki akses terhadap implan jantung buatan kelas dunia melalui anak perusahaan BHG, yaitu Indonesia.md. 

Implan jantung buatan pun bukan sekadar perangkat medis baru, melainkan harapan baru bagi jutaan penderita yang sebelumnya tidak memiliki banyak pilihan selain pengobatan konvensional atau transplantasi jantung yang sulit diakses.

“Inisiatif ini merupakan lompatan transformatif dalam perawatan jantung di Indonesia. Dengan memperkenalkan solusi jantung buatan global kepada pasien lokal, kami tidak hanya memperpanjang hidup, kami juga mendefinisikan ulang batasan dalam perawatan kesehatan yang presisi dan penuh kasih,” jelas Dr. Timothy Low, CEO Indonesia.md.

Teknologi implan jantung ini tersedia dalam berbagai ukuran, bobot, dan kapasitas baterai, menjadikannya fleksibel untuk digunakan oleh berbagai kelompok usia, dari bayi yang lahir dengan kelainan jantung hingga orang dewasa dengan kondisi jantung kronis. 

Inovasi ini menjawab kebutuhan mendesak untuk personalisasi perawatan dan akses setara terhadap teknologi penyelamat jiwa.

Tak hanya sekadar alat, implan jantung buatan ini adalah bagian dari ekosistem kesehatan cerdas yang disebut MedTech 5.0. Sistem ini menggunakan kecerdasan buatan dan cloud medis global untuk menghubungkan pasien dengan spesialis jantung terbaik dari seluruh dunia.

Dengan bantuan teknologi telemedis, pemantauan jarak jauh, dan evaluasi lintas negara, pasien tidak lagi dibatasi oleh lokasi geografis atau keterbatasan infrastruktur lokal.

baca juga

“Kombinasi para ahli medis ‘glocal’ terkemuka untuk evaluasi implan jantung buatan lintas batas, inovasi perangkat medis kelas dunia, dan jaringan AI spesifik spesialisasi menghadirkan era baru layanan kesehatan tanpa batas di Indonesia,” ujar Dr. Wei Siang Yu, pendiri dan ketua Borderless Healthcare Group.

Satu aspek revolusioner lain dari peluncuran ini adalah teknik implan minimal invasif, yang juga akan diperkenalkan di Indonesia. 

Berbeda dari operasi jantung terbuka konvensional, metode ini mengurangi risiko komplikasi dan mempercepat proses pemulihan pasien, menjadikan perawatan lebih nyaman dan aman.

“Kami terus menyempurnakan protokol kami untuk membuat implan jantung buatan lebih aman, lebih cepat, dan lebih mudah diakses, secara signifikan meningkatkan hasil bagi pasien,” ungkap Dr. Cui Yong, ahli bedah kardiotoraks asal Tiongkok yang memelopori teknik implan minimal invasif.

Seiring dibukanya pendaftaran untuk evaluasi pasien gagal jantung stadium akhir melalui www.indonesia.md/artificial-heart, kolaborasi antara dokter lokal dan spesialis internasional mulai diwujudkan. 

Kesempatan ini menandai era baru di mana akses terhadap perawatan jantung canggih tidak lagi menjadi kemewahan, melainkan hak yang bisa dijangkau oleh masyarakat Indonesia.

Bersamaan dengan peluncuran ini, akan dimulai pula program pelatihan dan pertukaran pengetahuan untuk tenaga kesehatan di Indonesia, guna memastikan bahwa teknologi ini dapat diadopsi secara luas dan berkelanjutan. 

Karenanya, implan jantung buatan adalah fondasi awal bagi sistem kesehatan masa depan yang lebih inklusif, adaptif, dan berbasis teknologi tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ameku Takao no Suiri Karte: Ketika Logika dan Intuisi Bersatu Membongkar Penyakit Misterius

Ameku Takao no Suiri Karte: Ketika Logika dan Intuisi Bersatu Membongkar Penyakit Misterius

Your Say | Selasa, 13 Mei 2025 | 10:15 WIB

Viral! Ayah Orasi Depan RSUD Karawang: Gaji dari Negara, Kok Bayi Saya Meninggal?

Viral! Ayah Orasi Depan RSUD Karawang: Gaji dari Negara, Kok Bayi Saya Meninggal?

Video | Kamis, 08 Mei 2025 | 09:24 WIB

Dicap Lelet hingga Pika Wafat, BNN Akhirnya Mau Gandeng Kemenkes-BRIN buat Riset Ganja Medis

Dicap Lelet hingga Pika Wafat, BNN Akhirnya Mau Gandeng Kemenkes-BRIN buat Riset Ganja Medis

News | Selasa, 06 Mei 2025 | 14:33 WIB

Terkini

Konser Andrea Bocelli Tetap Digelar di Indonesia, Bawa Pesan Kemanusiaan dan Perdamaian

Konser Andrea Bocelli Tetap Digelar di Indonesia, Bawa Pesan Kemanusiaan dan Perdamaian

Entertainment | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:19 WIB

Berani! Singpura Kumpulkan Petinggi 10 Perusahaan Diduga Biang Kerok Kebakaran Hutan

Berani! Singpura Kumpulkan Petinggi 10 Perusahaan Diduga Biang Kerok Kebakaran Hutan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:18 WIB

Waketum MUI Jadi Saksi Meringankan Dugaan Korupsi Haji Eks Menag Yaqut Cholil

Waketum MUI Jadi Saksi Meringankan Dugaan Korupsi Haji Eks Menag Yaqut Cholil

Bekaci | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:16 WIB

Cari Kerja Susah Malah Disuruh Wirausaha, Dikira Dagang Gak Pakai Duit?

Cari Kerja Susah Malah Disuruh Wirausaha, Dikira Dagang Gak Pakai Duit?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:15 WIB

DBS dan BCA Kompak Sebut Isu Merger Hoax

DBS dan BCA Kompak Sebut Isu Merger Hoax

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:14 WIB

5 Sepatu Jalan Anti Air untuk Outdoor, Nyaman Dipakai saat Musim Hujan

5 Sepatu Jalan Anti Air untuk Outdoor, Nyaman Dipakai saat Musim Hujan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:13 WIB

Film Jumbo Akhirnya Tembus Pasar Italia, Kini Diputar di 121 Bioskop

Film Jumbo Akhirnya Tembus Pasar Italia, Kini Diputar di 121 Bioskop

Entertainment | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Lip Mask Emina Dipakai Berapa Kali Sehari? Ini Panduan Penggunaannya

Lip Mask Emina Dipakai Berapa Kali Sehari? Ini Panduan Penggunaannya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Laba Bersih Samator Indo Gas (AGII) Melonjak Hampir 80 Persen, Pendapatan Rp2,38 Triliun

Laba Bersih Samator Indo Gas (AGII) Melonjak Hampir 80 Persen, Pendapatan Rp2,38 Triliun

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:09 WIB

Kurangi Limbah Dapur, ibis Styles Bogor Pajajaran Pakai Cangkang Telur Dukung Tani & Pendidikan Anak

Kurangi Limbah Dapur, ibis Styles Bogor Pajajaran Pakai Cangkang Telur Dukung Tani & Pendidikan Anak

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:09 WIB

×