Operasi Amandel Tak Lagi Menakutkan! Ini 5 Metode Canggih yang Bisa Anda Pilih

Dinda Rachmawati | Suara.com

Jum'at, 06 Juni 2025 | 12:01 WIB
Operasi Amandel Tak Lagi Menakutkan! Ini 5 Metode Canggih yang Bisa Anda Pilih
Ilustrasi dokter memeriksa kesehatan mulut pasien. [shutterstock]

Suara.com - Ketika seseorang mengeluhkan sakit tenggorokan, banyak yang menganggapnya sebagai hal sepele. Namun, tidak semua nyeri tenggorokan bisa dianggap ringan, terutama jika biang keladinya adalah radang amandel atau tonsilitis. 

Di balik ukurannya yang kecil dan letaknya yang tersembunyi di belakang tenggorokan, amandel ternyata menyimpan peran besar sekaligus potensi masalah besar.

Menurut dr. Alexander Nur Ilhami, Sp.THT-KL, Dokter Spesialis Telinga Hidung Tenggorokan, Bedah Kepala Leher di Bethsaida Hospital Gading Serpong, amandel sebenarnya adalah bagian dari sistem kekebalan tubuh yang bertugas menyaring kuman dan virus yang masuk melalui mulut dan hidung. 

“Tapi ketika sering terinfeksi, justru bisa menjadi sumber penyakit,” ujar dr. Alexander. Artinya, ‘benteng pertahanan’ ini bisa berubah menjadi titik lemah bila tidak dijaga dengan baik.

Sering Sakit Tenggorokan Bisa Jadi Alarm Bahaya

Radang amandel bisa disebabkan oleh infeksi virus, seperti flu biasa atau mononukleosis, dan juga oleh infeksi bakteri, terutama Streptococcus pyogenes, si penyebab step throat yang terkenal ganas. 

Gejalanya tidak cuma sekadar nyeri tenggorokan, tapi juga bisa berupa demam tinggi, kelelahan, batuk, sakit kepala, hingga pembengkakan amandel yang bisa membuat proses menelan terasa seperti siksaan.

Apa yang membuat kondisi ini patut diwaspadai adalah ketika gejala-gejala tersebut terus berulang. Jika dalam satu tahun Anda mengalami radang amandel lebih dari lima kali, atau tidak kunjung sembuh meski sudah minum obat dan istirahat, itu bisa jadi sinyal bahwa tubuh Anda membutuhkan lebih dari sekadar pereda nyeri.

Kapan Amandel Perlu Diangkat?

Tidak semua radang amandel harus diakhiri di meja operasi. Dalam banyak kasus, istirahat yang cukup, konsumsi cairan hangat, obat pereda nyeri, atau antibiotik (jika disebabkan oleh bakteri) sudah cukup ampuh untuk meredakan infeksi. 

Tapi dalam kasus lain yang lebih serius, terutama jika infeksi terjadi berulang atau berkembang menjadi komplikasi seperti abses peritonsil (penumpukan nanah di sekitar amandel), maka tindakan tonsilektomi, yakni operasi pengangkatan amandel menjadi pilihan yang tak terhindarkan.

Namun, di sinilah sisi menarik dan canggih dari pengobatan modern mengambil alih. Operasi pengangkatan amandel kini tidak lagi semenakutkan dulu.

Bethsaida Hospital Gading Serpong menghadirkan berbagai pilihan metode tonsilektomi yang tidak hanya efektif, tetapi juga minim rasa sakit dan trauma pascaoperasi. Pasien kini bisa memilih dari berbagai teknik seperti:

  • Tonsilektomi Tradisional – menggunakan pisau bedah konvensional. Meski sederhana, metode ini masih relevan untuk kasus tertentu.
  • Elektrokauter – metode yang memanfaatkan panas dari arus listrik untuk mengangkat jaringan dan menghentikan perdarahan secara bersamaan.
  • Laser Tonsilektomi – teknologi laser untuk presisi lebih tinggi dan risiko perdarahan yang lebih rendah.
  • Coblation – teknologi modern yang menggunakan energi radiofrekuensi dengan suhu rendah, memberikan pengalaman pascaoperasi yang lebih nyaman.
  • Endoskopik Tonsilektomi – operasi dilakukan dengan bantuan kamera mini, memungkinkan dokter bekerja lebih akurat di area sempit dan sensitif.

“Setiap metode punya keunggulannya masing-masing. Kami akan memilihkan yang paling sesuai dengan kondisi pasien,” ungkap dr. Alexander.

Klinik THT yang Menyatu dari Diagnosis hingga Tindakan

Keunggulan Bethsaida Hospital tidak berhenti pada teknologi bedahnya saja. Klinik THT di rumah sakit ini dirancang sebagai layanan menyeluruh—mulai dari konsultasi, pemeriksaan endoskopi hidung dan tenggorokan, audiometri (tes pendengaran), hingga fasilitas bedah yang dilengkapi alat terkini.

“Tujuan kami adalah memberikan pengalaman pengobatan yang terintegrasi dan nyaman bagi pasien. Tidak perlu dirujuk ke sana-sini. Semua kami sediakan dalam satu atap,” ujar dr. Pitono, Direktur Bethsaida Hospital Gading Serpong.

Jadi, radang amandel bukanlah sekadar keluhan ringan. Jika tubuh Anda sering mengirimkan sinyal berupa sakit tenggorokan, demam, dan kesulitan menelan, mungkin saatnya berhenti menganggapnya remeh. Sebab, ketika sistem pertahanan tubuh Anda mulai ‘berbalik arah’, jangan tunda untuk mencari bantuan medis yang tepat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lebih dari Sekadar Operasi, Perjalanan Panjang Perawatan Bibir Sumbing di Indonesia

Lebih dari Sekadar Operasi, Perjalanan Panjang Perawatan Bibir Sumbing di Indonesia

Health | Rabu, 04 Juni 2025 | 18:06 WIB

Operasi Plastik ke Korea Jadi Pilihan, Dian Kristianita Ungkap Pengalamannya

Operasi Plastik ke Korea Jadi Pilihan, Dian Kristianita Ungkap Pengalamannya

Lifestyle | Senin, 02 Juni 2025 | 17:56 WIB

Jalani Operasi Bariatrik, Jelita Ramlan: Aku Ingin Hidupku Lebih Lama

Jalani Operasi Bariatrik, Jelita Ramlan: Aku Ingin Hidupku Lebih Lama

Entertainment | Rabu, 28 Mei 2025 | 12:05 WIB

Terkini

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB