RS Indonesia Tak Seindah Drakor Hospital Playlist! 5 Kasus Penelantaran Pasien

Bernadette Sariyem

Kamis, 19 Juni 2025 | 19:51 WIB
RS Indonesia Tak Seindah Drakor Hospital Playlist! 5 Kasus Penelantaran Pasien
Ilustrasi- Drama Korea Favorit Hospital Playlist. Drakor ini adalah utopia di mana dokter dan rumah sakit menomorsatukan kemanusiaan. Sementara realitas dokter dan rumah sakit Indonesia banyak yang sebaliknya.

Ombudsman RI Perwakilan NTB turun tangan untuk menginvestigasi kasus ini.

Kepala Ombudsman NTB, Dwi Sudarsono, menegaskan bahwa fasilitas kesehatan milik pemerintah tidak boleh menolak pasien gawat darurat karena alasan administrasi.

“Maladministrasi jika puskesmas tidak mau merawat pasien IGD dengan alasan belum membayar biaya perawatan,” ujar Dwi.

Kasus ini menyoroti pentingnya implementasi Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, yang mewajibkan fasyankes untuk mendahulukan penyelamatan nyawa.

Suasana ruang poliklinik rawat jalan yang sepi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Senin (5/10/2020).  [ANTARA FOTO/Adeng Bustomi]
Ilustrasi ruang tunggu rumah sakit. [ANTARA FOTO/Adeng Bustomi]

2. Alasan ICU Penuh, Nyawa Pasien BPJS Tak Tertolong di Bangka Tengah

Februari 2025, media sosial diramaikan oleh video seorang anak yang marah karena ibunya, pasien BPJS Kesehatan, meninggal dunia setelah diduga tidak mendapat perawatan intensif di RS Siloam Bangka Tengah.

Alasan yang diberikan adalah ruang ICU penuh. Keluarga menuduh pihak rumah sakit lambat memberikan konfirmasi dan penanganan, yang berakibat fatal.

Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Rakyat Indonesia Berdaya kemudian melaporkan kasus ini secara resmi.

Mereka menuding rumah sakit berpotensi melanggar UU No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dan UU No. 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit.

baca juga

“Kami melihat adanya dugaan kelalaian yang mengakibatkan pasien tidak mendapatkan haknya sebagai peserta BPJS," tegas Ketua LSM Rakyat Indonesia Berdaya, Aiman Nibung.

Kasus ini menjadi pengingat getir bagi para peserta BPJS Kesehatan, bahwa jaminan yang dimiliki terkadang tak cukup untuk menjamin pelayanan yang cepat dan tepat di saat kritis.

3. Meninggal di Ambulans Depan IGD RSUD Gowa

Sebuah video viral pada Juli 2024 menunjukkan seorang pasien meninggal dunia di dalam mobil ambulans, tepat di depan Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Syekh Yusuf, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Pasien tersebut diduga ditelantarkan dan lambat ditangani. Keluarga pasien juga mengaku dimintai biaya tambahan untuk bahan bakar ambulans.

Anggota Komisi IX DPR RI, Rahmad Handoyo, angkat bicara dan mengecam keras kejadian tersebut.

Ia menegaskan bahwa rumah sakit tidak boleh menolak pasien dengan alasan apa pun, termasuk kamar penuh.

“Tidak boleh menolak pasien dan bila keterisian penuh, RS wajib sementara menerima dan wajib membantu mencarikan rumah sakit yang tersedia untuk pelayanannya, bukan pasien yang mencari RS sendiri,” terang Rahmad.

Pihak RSUD Syekh Yusuf membantah telah menolak pasien dan menyatakan bahwa kondisi IGD saat itu memang sangat penuh.

Namun, kasus ini kadung membuka kembali diskusi publik tentang kapasitas rumah sakit dan prosedur rujukan yang seharusnya tidak membebankan pasien.

4. Bidan Diduga Lalai, Ibu Hamil di Musi Rawas Utara Meninggal

Pada Mei 2023, seorang ibu hamil berisiko tinggi di Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan, meninggal dunia setelah hendak melahirkan.

Keluarga menduga bidan di Puskesmas Pauh tidak memberikan pelayanan terbaik dan sempat menelantarkan pasien.

Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, sampai harus membentuk tim investigasi khusus untuk mengusut tuntas kasus ini.

Peristiwa ini menunjukkan bahwa kelalaian tidak hanya terjadi di rumah sakit besar, tetapi juga bisa mengancam di tingkat layanan primer seperti puskesmas.

5. Balita Meninggal, Ombudsman Temukan Kelalaian di RSUD Wonosari

Kasus yang terjadi beberapa tahun lalu ini tetap relevan. Seorang balita berusia 2 tahun meninggal dunia di RSUD Wonosari, DIY.

Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan DIY menemukan adanya kelalaian, yaitu tidak adanya visite (pemeriksaan) dokter ke bangsal tempat pasien dirawat.

Akibatnya, kondisi pasien terus melemah hingga meninggal. Kasus ini menjadi bukti bahwa kelalaian sekecil apa pun dalam jadwal pemeriksaan dokter bisa berakibat fatal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BPJS Padang: Pasien Ditolak RSUD, Meninggal Usai Dipulangkan dalam Kondisi Lemas!

BPJS Padang: Pasien Ditolak RSUD, Meninggal Usai Dipulangkan dalam Kondisi Lemas!

Video | Rabu, 04 Juni 2025 | 19:35 WIB

Kenalan dengan 4 Karakter Utama Drakor Resident Playbook, Ada Mantan Idol K-Pop

Kenalan dengan 4 Karakter Utama Drakor Resident Playbook, Ada Mantan Idol K-Pop

Entertainment | Selasa, 22 April 2025 | 07:51 WIB

Couple Favorit Hospital Playlist Ini Dikabarkan Tampil di Resident Playbook

Couple Favorit Hospital Playlist Ini Dikabarkan Tampil di Resident Playbook

Your Say | Sabtu, 19 April 2025 | 14:55 WIB

Banjir Cameo, 4 Karakter Hospital Playlist Ini Ramaikan Resident Playbook

Banjir Cameo, 4 Karakter Hospital Playlist Ini Ramaikan Resident Playbook

Your Say | Jum'at, 18 April 2025 | 19:05 WIB

Band Mido and Falasol Dipastikan Isi OST Resident Playbook Setelah 4 Tahun

Band Mido and Falasol Dipastikan Isi OST Resident Playbook Setelah 4 Tahun

Your Say | Jum'at, 18 April 2025 | 09:51 WIB

Spin-off dari Hospital Playlist, 4 Alasan Resident Playbook Wajib Ditonton!

Spin-off dari Hospital Playlist, 4 Alasan Resident Playbook Wajib Ditonton!

Your Say | Jum'at, 11 April 2025 | 07:12 WIB

Terkini

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:03 WIB

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Bogor | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Jakarta | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Bali | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:09 WIB

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:59 WIB

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:40 WIB

×