"Alami" Tak Selalu Aman: 5 Mitos Suplemen Kesehatan yang Harus Anda Tahu!

Dinda Rachmawati

Rabu, 25 Juni 2025 | 07:05 WIB
"Alami" Tak Selalu Aman: 5 Mitos Suplemen Kesehatan yang Harus Anda Tahu!
Ilustrasi suplemen vitamin D. (Shutterstock)

Suara.com - Di tengah meningkatnya kesadaran akan pentingnya hidup sehat, khususnya di kawasan Asia Pasifik (APAC), tren konsumsi produk alami kian marak. 

Banyak konsumen yang kini lebih memilih suplemen kesehatan berbahan dasar alami karena dianggap lebih aman, selaras dengan alam, dan bebas dari bahan sintetis.

Namun, di balik persepsi yang tampak meyakinkan ini, ternyata tersimpan risiko tersembunyi yang patut diwaspadai. 

Menurut Alex Teo, Director of Research Development and Scientific Affairs, Asia Pacific, Herbalife, anggapan bahwa “alami” selalu berarti “aman” dan “efektif” adalah salah kaprah yang dapat membahayakan. 

“Label alami kerap menimbulkan rasa aman palsu. Padahal, bahan alami pun bisa memiliki risiko efek samping jika dikonsumsi tidak sesuai aturan atau tanpa pengawasan,” ungkapnya.

Regulasi Ketat, Tapi Konsumen Tetap Harus Bijak

Di Indonesia, pengawasan terhadap suplemen kesehatan diatur oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Dua regulasi penting yang diberlakukan adalah Peraturan BPOM No. 10 Tahun 2024.

Aturan ini mengatur penandaan dan pelabelan produk agar tidak menyesatkan, dan Peraturan BPOM No. 24 Tahun 2023, yang menetapkan standar keamanan serta mutu produk sebelum dipasarkan. 

Namun, peraturan ini juga memberikan tanggung jawab besar kepada konsumen untuk memilih secara cermat.

baca juga

"Konsumen tetap perlu memverifikasi klaim produk dan memahami potensi efek sampingnya. Produk alami tidak otomatis bebas risiko, terutama jika tidak diketahui dosis aman atau jika dikonsumsi bersamaan dengan obat lain,” tegas Teo.

Ilmu Pengetahuan: Kunci Memahami Efektivitas Suplemen

Baik suplemen alami maupun sintetis memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Suplemen alami umumnya berasal dari tanaman atau bahan biologis lain yang sudah digunakan selama ratusan tahun dalam pengobatan tradisional.

Namun, hal ini bukan berarti bebas risiko. Misalnya, akar licorice, yang populer karena efek menenangkannya, dapat menyebabkan tekanan darah tinggi dan gangguan elektrolit jika dikonsumsi dalam dosis tinggi.

Sebaliknya, suplemen sintetis dirancang untuk meniru senyawa alami dan biasanya menjalani uji laboratorium ketat untuk memastikan keamanan serta efektivitasnya. 

Persoalannya bukan pada “alami” atau “sintetis”, melainkan pada kualitas formulasi, standar produksi, dan pengujian ilmiah yang menyertainya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Makanan Bikin Wajah Glowing Menurut Dokter Kulit, Rahasia Cantik Alami dari Dalam

5 Makanan Bikin Wajah Glowing Menurut Dokter Kulit, Rahasia Cantik Alami dari Dalam

Lifestyle | Selasa, 24 Juni 2025 | 08:00 WIB

Fun Run di Kawasan Terpadu, Solusi Sehat Gaya Hidup Urban

Fun Run di Kawasan Terpadu, Solusi Sehat Gaya Hidup Urban

Lifestyle | Senin, 23 Juni 2025 | 16:42 WIB

Ulasan Buku Move It, Mencintai Diri Sendiri dengan Menjaga Pola Hidup Sehat

Ulasan Buku Move It, Mencintai Diri Sendiri dengan Menjaga Pola Hidup Sehat

Your Say | Minggu, 15 Juni 2025 | 07:17 WIB

Terkini

Timah Rakyat Kembali Diserap PT Timah, Apa Dampaknya bagi Ekonomi Bangka Belitung?

Timah Rakyat Kembali Diserap PT Timah, Apa Dampaknya bagi Ekonomi Bangka Belitung?

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:10 WIB

Rayakan 30 Tahun Romanza, Maestro Tenor Andrea Bocelli Siap Guncang Jakarta dan Borobudur

Rayakan 30 Tahun Romanza, Maestro Tenor Andrea Bocelli Siap Guncang Jakarta dan Borobudur

Entertainment | Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:07 WIB

5 Contoh Susunan Acara Maulid Nabi di Sekolah, Cocok untuk SD hingga SMA

5 Contoh Susunan Acara Maulid Nabi di Sekolah, Cocok untuk SD hingga SMA

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Jika Aku Mereka: Melihat Dunia dari Sudut Pandang Penyandang Disabilitas

Jika Aku Mereka: Melihat Dunia dari Sudut Pandang Penyandang Disabilitas

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Menuju Piala Asia U-20 2027: Timnas Indonesia Ladeni Musuh Bebuyutan Malaysia

Menuju Piala Asia U-20 2027: Timnas Indonesia Ladeni Musuh Bebuyutan Malaysia

Bola | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Di Balik El Nino 2026: Mengapa Indonesia Terancam Krisis Air dan Pangan?

Di Balik El Nino 2026: Mengapa Indonesia Terancam Krisis Air dan Pangan?

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Gempa Susulan di Flores Masih Akan Berlangsung 30 Hari ke Depan, Frekuensi Menurun

Gempa Susulan di Flores Masih Akan Berlangsung 30 Hari ke Depan, Frekuensi Menurun

Tekno | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:52 WIB

Terima Gratifikasi Rp20,7 Miliar, Eks Kakanwil DJP Mohamad Haniv Ditahan KPK

Terima Gratifikasi Rp20,7 Miliar, Eks Kakanwil DJP Mohamad Haniv Ditahan KPK

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:52 WIB

Kemarahan Publik Tak Hanya Soal Prabowo, tapi Akumulasi Masalah 10 Tahun Era Jokowi

Kemarahan Publik Tak Hanya Soal Prabowo, tapi Akumulasi Masalah 10 Tahun Era Jokowi

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:43 WIB

Ardhito Pramono Gugat Sony Music Terkait Royalti, Akui Rugi Rp5,7 Miliar

Ardhito Pramono Gugat Sony Music Terkait Royalti, Akui Rugi Rp5,7 Miliar

Entertainment | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:41 WIB

×