Gula, Garam, Lemak: 3 Musuh Tersembunyi di Makanan Olahan Anda? Ahli Gizi Ungkap Faktanya!

Dinda Rachmawati

Minggu, 13 Juli 2025 | 08:05 WIB
Gula, Garam, Lemak: 3 Musuh Tersembunyi di Makanan Olahan Anda? Ahli Gizi Ungkap Faktanya!
Ilustrasi garam. (Foto: Pexels/Tara Winstead)

Mendukung pemaparan tersebut, Prof. Purwiyatno Hariyadi, Guru Besar Teknologi Pangan dari IPB, memberikan penjelasan yang menyeimbangkan pandangan terhadap makanan ultra proses. Dalam forum yang sama, ia menekankan bahwa stigma negatif terhadap makanan ultra proses perlu dikaji ulang secara lebih objektif.

"Seringkali makanan ultra proses dianggap tidak sehat, padahal sebenarnya tidak bisa disamaratakan. Ada produk ultra proses yang bernilai gizi tinggi dan bermanfaat, tergantung pada formulasi dan komposisinya," ujar Prof. Purwiyatno.

Ia mencontohkan produk seperti daging nabati, protein bar, atau susu protein, yang meskipun melalui proses industri yang kompleks, tetap memiliki nilai nutrisi tinggi dan dibutuhkan dalam gaya hidup masyarakat modern.

Menurut sistem klasifikasi NOVA, makanan ultra proses didefinisikan sebagai produk dengan kandungan aditif seperti pemanis buatan, pewarna, pengemulsi, dan perisa sintetis. Namun, sistem ini menurut Prof. Purwiyatno masih terlalu menyamaratakan dan belum mempertimbangkan kualitas nutrisi akhir dari produk tersebut.

"Kita perlu meninjau ulang sistem NOVA agar tidak membingungkan masyarakat. Misalnya daging alternatif, yang masuk kategori ultra proses, padahal dari sisi gizi dan dampak lingkungan justru memiliki banyak nilai positif," tambahnya.

Solusi: Edukasi, Inovasi, dan Kesadaran Konsumen

Kedua narasumber sepakat bahwa solusi terhadap masalah ini tidak cukup hanya dengan melarang atau menyalahkan produk ultra proses. Edukasi gizi, reformulasi produk oleh industri, serta kesadaran masyarakat dalam membaca label dan memahami kandungan makanan adalah kunci utama.

"Masyarakat sebaiknya tidak hanya fokus pada apakah makanan itu diproses atau tidak, tapi lebih penting melihat komposisi nutrisinya. Waspadai kadar gula, garam, dan lemak, bukan semata-mata metode pengolahannya," tutur Prof. Purwiyatno.

Sementara itu, pemerintah juga telah mengambil langkah dengan mewajibkan produsen mencantumkan peringatan kesehatan pada produk olahan yang melebihi batas konsumsi harian gula, garam, dan lemak. Ketentuan ini wajib dipenuhi maksimal dalam waktu 4 tahun sejak diundangkan.

baca juga

Sebagaimana disampaikan oleh Dr. Marudut, menjaga kesehatan masyarakat tidak cukup hanya mengandalkan pola makan alami, tetapi juga perlu menyesuaikan dengan realitas modern dan mengedepankan edukasi serta regulasi yang kuat.

Pemaparan dalam simposia ini menjadi sinyal kuat bahwa kesehatan masyarakat membutuhkan sinergi antara ilmu gizi, teknologi pangan, kebijakan publik, dan kesadaran konsumen. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan Temukan 'Sidik Jari' Makanan Ultra-Proses dalam Darah dan Urin

Ilmuwan Temukan 'Sidik Jari' Makanan Ultra-Proses dalam Darah dan Urin

Your Say | Sabtu, 24 Mei 2025 | 08:26 WIB

Junk Food dan Makanan Ultra Proses Bisa Perburuk Kesehatan Mental, Pikir Ulang sebelum Konsumsi

Junk Food dan Makanan Ultra Proses Bisa Perburuk Kesehatan Mental, Pikir Ulang sebelum Konsumsi

Lifestyle | Minggu, 27 April 2025 | 12:27 WIB

Rekomendasi Makanan Olahan untuk Menurunkan Berat Badan: Makanan Beku hingga Kalengan

Rekomendasi Makanan Olahan untuk Menurunkan Berat Badan: Makanan Beku hingga Kalengan

Lifestyle | Sabtu, 19 April 2025 | 20:56 WIB

Terkini

Sengkarut Korupsi Dana Bencana BNPB: Surat KPK Belum Dibalas Panglima TNI, Ada Apa?

Sengkarut Korupsi Dana Bencana BNPB: Surat KPK Belum Dibalas Panglima TNI, Ada Apa?

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:07 WIB

Ratusan Cita Rasa Daerah Berkumpul, Festival Kuliner Nusantara Ini Bisa Jadi Agenda Akhir Pekan!

Ratusan Cita Rasa Daerah Berkumpul, Festival Kuliner Nusantara Ini Bisa Jadi Agenda Akhir Pekan!

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:06 WIB

Bantah Intervensi Kasus Narkoba DPRD Jatim, Gerindra Malah Ungkap Polisi Minta Uang Rp50 Juta

Bantah Intervensi Kasus Narkoba DPRD Jatim, Gerindra Malah Ungkap Polisi Minta Uang Rp50 Juta

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:05 WIB

990 Menit Tampil Penuh, Media Malaysia Beberkan Alasan Pemain Ini Layak Dilirik John Herdman

990 Menit Tampil Penuh, Media Malaysia Beberkan Alasan Pemain Ini Layak Dilirik John Herdman

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 14:05 WIB

Hutan Keramat Tabet, Cara Warga Lereng Slamet Menjaga Diri dari Ancaman Longsor

Hutan Keramat Tabet, Cara Warga Lereng Slamet Menjaga Diri dari Ancaman Longsor

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:05 WIB

Cara Membersihkan Rak Kulkas yang Lengket dan Berbau, Cuma Pakai Cuka!

Cara Membersihkan Rak Kulkas yang Lengket dan Berbau, Cuma Pakai Cuka!

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:05 WIB

7 Cara Memilih Pembalut yang Nyaman dan Aman, Panduan Penting untuk Kesehatan Organ Intim

7 Cara Memilih Pembalut yang Nyaman dan Aman, Panduan Penting untuk Kesehatan Organ Intim

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:05 WIB

British Style untuk Sehari-hari, Ini Cara Memadukan Motif Kotak-Kotak hingga Knitwear

British Style untuk Sehari-hari, Ini Cara Memadukan Motif Kotak-Kotak hingga Knitwear

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:03 WIB

Putusan MK Jadi Rujukan, Polri Mulai Usut Dugaan Ijazah Palsu Gibran

Putusan MK Jadi Rujukan, Polri Mulai Usut Dugaan Ijazah Palsu Gibran

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:01 WIB

Pemerintah Klaim Fundamental Ekonomi RI Masih Terjaga, Pede Kuat Sampai Akhir Tahun

Pemerintah Klaim Fundamental Ekonomi RI Masih Terjaga, Pede Kuat Sampai Akhir Tahun

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 14:00 WIB

×