Warga Sipil Kembali Jadi Korban: OPM Dituding Bunuh Dua Orang di Papua

Erick Tanjung, Muhammad Yasir

Jum'at, 25 Juli 2025 | 20:48 WIB
Warga Sipil Kembali Jadi Korban: OPM Dituding Bunuh Dua Orang di Papua
Kepala Operasi Damai Cartenz Brigjen Pol Faizal Ramadhani. (Dok. Satgas Operasi Damai Cartenz 2024)

Suara.com - Dua warga sipil tewas dibunuh kelompok Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka atau TPNPB-OPM. Peristiwa tersebut terjadi di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, dan Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah.

Insiden pertama terjadi di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, pada Kamis (24/7/2025) sekitar pukul 20.10 WIT. Korban bernama Andi Hasan (30) ditemukan tewas dengan luka tusuk di dalam rumahnya di Kompleks Perumahan DPR Lama.

Kapala Satgas Operasi Damai Cartenz Brigjen Faizal Ramdhani mengatakan, pelaku pembunuh Andi Hasan diduga bagian dari kelompok OPM pimpinan Elkius Kobak.

Berdasarkan keterangan saksi, korban saat itu duduk di dalam rumah ketika seorang pelaku membawa senjata tajam bersama dua rekannya. Mereka langsung menikam korban di bagian dada dan punggung kanan. Korban sempat berlari keluar rumah sebelum akhirnya meninggal dunia di RSUD Dekai.

Faizal juga memastikan korban merupakan warga sipil bukan agen militer sebagaimana yang dituding kelompok OPM.

“Pernyataan tersebut jelas merupakan kebohongan publik, karena faktanya korban adalah warga sipil, bukan agen atau anggota militer,” jelas Faizal kepada wartawan, Jumat (25/7/2025).

Peristiwa kedua terjadi pada pukul 13.40 WIT. Seorang warga sipil bernama Joni Hendra ditembak di kios miliknya di Kampung Wandoga, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya.

Pelaku, kata Faizal, diidentifikasi sebagai anggota KKB pimpinan Apen Kobogau bernama Yonial Kobogah. Ketika itu pelaku datang dan mendekati kios dari jarak sekitar tujuh meter lalu menembak korban dengan senjata api laras pendek saat korban tengah melayani pembeli pinang.

Usai menembak, pelaku melarikan diri ke arah perbukitan di atas Kampung Wandoga. Korban sempat dibawa ke Puskesmas Bilorai, tetapi nyawanya tidak tertolong.

baca juga

Faizal menyebut Yonial Kobogah merupakan anggota OPM yang juga diduga terlibat dalam aksi penembakan di Bandara Bilorai Sugapa beberapa waktu lalu.

"Satgas telah bergerak cepat dan melakukan pengejaran terhadap pelaku. Kami akan terus memburu dan menindak tegas siapapun yang mengganggu stabilitas keamanan masyarakat Papua,” ungkap Faizal.

Sementara Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Yusuf Sutejo mengimbau masyarakat tetap tenang. Sekaligus meminta mereka dapat segera melapor jika menemukan keberadaan pelaku. 

“Kami minta masyarakat tetap tenang dan mendukung aparat keamanan dengan memberikan informasi jika mengetahui keberadaan pelaku," pungkasnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Review Film Believe: Kobaran Cinta Tanah Air

Review Film Believe: Kobaran Cinta Tanah Air

Your Say | Jum'at, 25 Juli 2025 | 16:52 WIB

Kecelakaan Beruntun di Pulogadung: Truk Seruduk 12 Kendaraan, Termasuk Motor Anggota TNI

Kecelakaan Beruntun di Pulogadung: Truk Seruduk 12 Kendaraan, Termasuk Motor Anggota TNI

News | Jum'at, 25 Juli 2025 | 13:48 WIB

Menko Polhukam Sebut Karhutla Masuk Isu Keamanan Nasional

Menko Polhukam Sebut Karhutla Masuk Isu Keamanan Nasional

News | Kamis, 24 Juli 2025 | 20:40 WIB

Terkini

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Sumbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:58 WIB

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:57 WIB

Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B

Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B

Lifestyle | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:45 WIB

Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas

Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas

Jawa Tengah | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:43 WIB

Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan

Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan

Health | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:35 WIB

Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter

Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:25 WIB

Proyek E10 Ambisius, Tapi Siapa Mau Pasok Tebu untuk Pemerintah?

Proyek E10 Ambisius, Tapi Siapa Mau Pasok Tebu untuk Pemerintah?

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:22 WIB

Siap War Tiket! Indomaret Fun Run 2026 Bakal Ramaikan Gaya Hidup Sehat Warga Semarang

Siap War Tiket! Indomaret Fun Run 2026 Bakal Ramaikan Gaya Hidup Sehat Warga Semarang

Jawa Tengah | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:12 WIB

Anggaran Dipotong Pusat, Renovasi 11 Sekolah di Jakarta Terpaksa Mundur ke 2027

Anggaran Dipotong Pusat, Renovasi 11 Sekolah di Jakarta Terpaksa Mundur ke 2027

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:09 WIB

Gotong Royong Polhut Se-Indonesia, Bangun Rumah untuk Saudara di Aceh Tamiang

Gotong Royong Polhut Se-Indonesia, Bangun Rumah untuk Saudara di Aceh Tamiang

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:07 WIB

×